
WEDA, thewasesanews.com — Pengurus FPTI Halmahera Tengah Dilantik untuk masa bakti 2025–2029 secara resmi mengukuhkan barisan kepemimpinannya dalam sebuah seremoni pelantikan organisasi yang berlangsung khidmat di Cafe 90 Derajat, Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Rabu (30/9/2026).
Pengukuhan jajaran pengurus cabang olahraga ekstrim tersebut mengusung tema strategis “FPTI Solid dalam Organisasi, Kuat dalam Pembinaan, Tinggi dalam Prestasi” sebagai batu pijakan transformasi olahraga panjat tebing daerah.
Langkah pelantikan kepengurusan ini menandai kebangkitan baru pembinaan cabang olahraga panjat tebing di Halmahera Tengah guna mencetak atlet-atlet muda potensial yang siap bersaing di kancah regional maupun nasional.

Ketua FPTI Kabupaten Halmahera Tengah, Bambang W. Harianto, dalam amanat utamanya menegaskan komitmen pengurus untuk membangun ekosistem pembinaan atlet yang terstruktur, inklusif, dan berkesinambungan.
Pihaknya melayangkan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar memberikan fasilitasi sarana pendukung dan pendampingan program secara penuh.
Bambang menggarisbawahi bahwa ketersediaan sarana prasarana latihan panjat tebing yang representatif sangat krusial bagi jajaran FPTI Halteng dalam mempersiapkan para atlet menghadapi barisan kejuaraan penting di tingkat nasional.
Di samping penyediaan sarana fisik, FPTI Halteng mendorong pentingnya pemberian insentif berkala bagi para pelatih cabang olahraga guna menjamin efektivitas dan kualitas proses transfer ilmu latihan di lapangan.
Pemberian apresiasi dan kesejahteraan bagi para pelatih dinilai sebagai faktor kunci untuk menjaga konsistensi pembinaan atlet usia dini secara jangka panjang.

FPTI Halteng bertekad untuk mentransformasikan panjat tebing dari cabor minoritas menjadi salah satu lumbung prestasi olahraga kebanggaan masyarakat Halmahera Tengah.
“Kami berharap Pemkab Halmahera Tengah dan Dispora dapat memfasilitasi kami secara optimal untuk mengembangkan potensi panjat tebing di daerah ini. Dukungan fasilitas dan insentif bagi para pelatih menjadi kunci utama agar proses pembinaan atlet berjalan efektif, berkelanjutan, dan mampu mencetak prestasi tinggi yang mengharumkan nama daerah di kancah nasional,” tegas Ketua FPTI Kabupaten Halmahera Tengah, Bambang W. Harianto.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Halmahera Tengah, Abubakar, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Halmahera Tengah, menyambut positif pengukuhan kepengurusan baru FPTI tersebut.
Pihaknya menilai pelantikan ini merupakan momentum emas untuk merevitalisasi agenda pembinaan olahraga serta memperkuat jejaring koordinasi antar-cabang olahraga di Halmahera Tengah.
Dispora mendorong seluruh jajaran pengurus organisasi cabang olahraga untuk rutin melangsungkan evaluasi kinerja dan membangun kolaborasi lintas sektor demi memajukan iklim olahraga daerah.
Abubakar menggarisbawahi perubahan paradigma dalam memandang aktivitas olahraga di tengah dinamika masyarakat modern Halmahera Tengah.
Olahraga dituntut untuk tidak sekadar diposisikan sebagai ajang perburuan medali semata, melainkan harus diinternalisasi sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya populer masyarakat.
Pemerintah Daerah melalui KONI Halmahera Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembinaan atlet daerah, termasuk merumuskan kebijakan insentif bagi para pelatih olahraga.
Dukungan pemerintah daerah dalam bentuk insentif pelatih diharapkan mampu meningkatkan motivasi serta profesionalisme instruktur lapangan di seluruh cabang olahraga unggulan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum FPTI Provinsi Maluku Utara, Muhammad Fitrah U. Ali, mengapresiasi tinggi terbentuknya kepengurusan resmi FPTI di Kabupaten Halmahera Tengah.
Dengan dilantiknya FPTI Halteng, kini FPTI Provinsi Maluku Utara telah memiliki lima kepengurusan definitif di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara.
Kehadiran FPTI Halmahera Tengah diposisikan sebagai amunisi baru yang sangat vital dalam memperkuat pemetaan dan pembinaan bibit atlet panjat tebing di level provinsi.
Fitrah mengakui bahwa tantangan terbesar FPTI Malut terletak pada pembinaan atlet berbasis daerah, mengingat domisili dan pangkalan bakat atlet berada di tingkat kabupaten dan kota.
Pihaknya berharap sinergi kuat antara FPTI Halteng dan KONI setempat mampu menghadirkan papan panjat (climbing wall) dan fasilitas latihan berstandar kompetisi di Weda.
Melalui kepengurusan periode 2025–2029 yang resmi dilantik ini, FPTI Halmahera Tengah optimistis mampu memperkokoh soliditas organisasi, melahirkan atlet elit, dan mengibarkan bendera daerah di Puncak prestasi panjat tebing Indonesia.
Narasumber: Bambang W. Harianto (Ketua FPTI Halmahera Tengah), Abubakar (Kadispora Halmahera Tengah / Perwakilan KONI Halteng), Muhammad Fitrah U. Ali (Ketua Umum FPTI Provinsi Maluku Utara).








