
BANDAR LAMPUNG, thewasesanews.com — Kejurnas HAPKIDO Indonesia 2026 di Lampung secara resmi diselenggarakan oleh Pengurus Pusat HAPKIDO Indonesia (PPHI) dengan menunjuk Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, sebagai tuan rumah ajang kejuaraan bela diri tingkat nasional tahunan tersebut.
Gelaran kompetisi olahraga bergengsi tingkat nasional ini dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Siger, Kota Bandar Lampung, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh pada Sabtu dan Minggu, 26 hingga 27 September 2026.
Kepastian penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut disampaikan secara resmi oleh jajaran Pengurus Pusat HAPKIDO Indonesia dalam siaran pers di Bandar Lampung pada Jumat (25/9/2026).
Sebanyak 18 kontingen pengurus provinsi (pengprov) Hapkido dari berbagai daerah di tanah air dipastikan mengirimkan para atlet terbaiknya untuk berlaga memperebutkan gelar juara nasional dalam kejuaraan kali ini.
Kehadiran belasan kontingen daerah tersebut makin menegaskan pesatnya perkembangan dan penyebaran cabang olahraga seni bela diri Hapkido di seluruh pelosok wilayah Indonesia.
Dalam pengarahan resminya menjelang pembukaan pertandingan, Ketua Umum PPHI, GBPH Haji Prabukusumo, S.Psi., memberikan pesan khusus kepada seluruh atlet, pelatih, dan manajer dari 18 kontingen provinsi yang hadir.
Ia menekankan pentingnya menjaga esensi dasar olahraga bela diri Hapkido yang mengutamakan keharmonisan, penghormatan, dan persaudaraan antar-insan olahraga, sekalipun sedang berada di tengah tensi kompetisi yang tinggi.
“Harap diingat olah raga bela diri HAPKIDO adalah harmonis, yang selalu menampilkan pertandingan olah raga bela diri dengan semangat profesional,” tegas Ketua Umum PPHI, GBPH Haji Prabukusumo, S.Psi.
GBPH Haji Prabukusumo menjelaskan bahwa filosofi harmoni yang terkandung dalam Hapkido bukan sekadar teori di dalam arena latihan, melainkan prinsip hidup yang harus dicerminkan dalam setiap pertandingan resmi.
Seni bela diri Hapkido yang berasal dari Korea ini mengajarkan teknik mengalirkan energi lawan, kuncian, lemparan, hingga serangan presisi tanpa mengabaikan aspek kesantunan dan kedisiplinan mental.
Oleh karena itu, PPHI berharap kejuaraan nasional ini menjadi wadah pembuktian bahwa persaingan ketat merebut medali tetap bisa berjalan secara damai, sportif, dan terhormat.
Pilihan lokasi di GOR Siger Bandar Lampung dinilai sangat strategis dan representatif untuk menggelar kejuaraan berskala nasional yang melibatkan ribuan peserta, official, serta penonton.
Fasilitas arena di GOR Siger telah disiapkan sedemikian rupa sesuai dengan standar teknis pertandingan Hapkido internasional, mulai dari matras arena, sistem penjurian digital, hingga area medis.
Guna memeriahkan dan menyukseskan helatan besar ini, GBPH Haji Prabukusumo secara terbuka mengundang seluruh lapisan warga masyarakat Provinsi Lampung dan sekitarnya untuk hadir menyaksikan langsung ajang tersebut.
Selain masyarakat umum, PPHI juga menyampaikan undangan hangat kepada jajaran insan pers dan rekan-rekan wartawan untuk meliput secara langsung jalannya pertandingan dari awal hingga penutupan.
Dukungan publik dan media massa dianggap sangat vital dalam memperkenalkan seni bela diri Hapkido secara lebih luas kepada masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Sumatra.
Penunjukan Provinsi Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional tahun ini juga menjadi dorongan besar bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan prestasi olahraga di daerah.
Pemerintah daerah serta Pengprov Hapkido Lampung menyambut positif kepercayaan yang diberikan oleh PPHI untuk menjadi tuan rumah bagi ratusan atlet dari berbagai provinsi.
Para atlet yang berlaga dalam Kejurnas HAPKIDO Indonesia 2026 ini merupakan hasil seleksi ketat di tingkat daerah melalui berbagai ajang kejuaraan daerah dan pemusatan latihan.
Kejurnas ini mempertandingkan berbagai kategori dan nomor resmi, mulai dari kategori Daeryun (pertarungan langsung), Hyung (peragaan seni jurus), Hosinsul (teknik bela diri praktis), hingga nomor peragaan senjata.
Setiap nomor pertandingan diprediksi bakal menyajikan persaingan ketat mengingat para kontingen membawa misi untuk meraih poin peringkat nasional bagi atlet-atlet terbaik mereka.
Selain berebut predikat sebagai kontingen juara umum nasional, kejurnas ini menjadi ajang pemantauan bakat (talent scouting) bagi tim pelatih nasional PPHI.
Para pemenang dan atlet potensial yang muncul dari kejuaraan ini berpeluang besar untuk dipanggil masuk ke dalam skuad pemusatan latihan nasional (pelatnas) guna mewakili Indonesia di ajang internasional.
Persiapan teknis panitia pelaksana di GOR Siger Bandar Lampung dilaporkan telah mencapai tahap akhir dan siap digunakan sepenuhnya pada Sabtu pagi.
Sistem pengawasan medis dan keselamatan atlet juga disiagakan penuh dengan melibatkan tim dokter olahraga serta armada medis darurat di sekitar area pertandingan.
Kedatangan ratusan atlet beserta tim pendamping dari 18 provinsi ke Kota Bandar Lampung turut memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi lokal dan pariwisata daerah.
Tingkat okupansi hotel, penginapan, serta aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar area GOR Siger dilaporkan mengalami peningkatan signifikan menjelang pembukaan acara.
PPHI berkomitmen menjadikan Kejurnas HAPKIDO 2026 di Bandar Lampung ini sebagai standar baru penyelenggaraan event olahraga independen yang transparan dan akuntabel.
Penjurian dalam kejuaraan ini melibatkan wasit dan juri bersertifikasi nasional serta internasional yang bertindak objektif dalam setiap penilaian.
Dengan keterlibatan penuh dari 18 kontingen provinsi, ajang ini diharapkan makin mempererat tali silaturahmi nasional antar-pengurus daerah Hapkido di seluruh Indonesia.
Kejuaraan ini diselenggarakan secara terbuka dan gratis bagi masyarakat umum yang ingin menyaksikan dari dekat keindahan serta ketangguhan teknik seni bela diri Hapkido.
Pengurus Pusat HAPKIDO Indonesia mengajak seluruh pecinta olahraga bela diri untuk bersatu memberikan semangat kepada para atlet yang berjuang mengharumkan nama daerahnya masing-masing.
Melalui kejurnas ini, Hapkido Indonesia makin menancapkan posisinya sebagai salah satu cabang olahraga bela diri favorit yang berkembang pesat dan berprestasi di tanah air.
Seluruh rangkaian kejuaraan dipastikan akan menerapkan standar disiplin tinggi agar jalannya pertandingan sejak babak penyisihan hingga babak final berjalan lancar dan aman.
Masyarakat Lampung diimbau untuk memadati tribun GOR Siger dan memberikan dukungan positif kepada seluruh kontingen yang bertanding dengan tetap menjaga ketertiban.
PPHI optimistis bahwa Kejurnas HAPKIDO Indonesia 2026 di Bandar Lampung akan melahirkan bibit-bibit atlet tangguh yang siap membela panji bangsa di kancah dunia.
Narasumber: GBPH Haji Prabukusumo, S.Psi. (Ketua Umum Pengurus Pusat HAPKIDO Indonesia).








