Pemkab Halmahera Tengah Kerahkan OPD Tangani Karhutla. - thewasesanews.com

Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji Kerahkan Personel OPD

​“Keselamatan warga dan kelestarian lingkungan Halmahera Tengah adalah prioritas utama. Kita mengerahkan seluruh potensi aparatur Pemkab Halmahera Tengah untuk turun langsung membantu pemadaman Karhutla di delapan titik rawan. Kami juga mengimbau tegas seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar tidak melakukan pembakaran lahan atau kebun dalam bentuk apa pun. Setiap tindakan pembakaran liar yang melanggar hukum akan ditindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

WEDA, Thewasesanews.com — Pemkab Halmahera Tengah Kerahkan OPD Tangani Karhutla secara cepat dan terpadu guna memadamkan kobaran api serta menekan risiko perluasan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di delapan titik rawan pada Sabtu (10/10/2026).

​Langkah tanggap darurat tersebut diinstruksikan langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., bersama Wakil Bupati Halmahera Tengah guna mengakselerasi proses pemadaman dan isolasi area terdampak.

​Dalam skema penanganan darurat ini, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah diwajibkan menugaskan sedikitnya 10 orang staf dari masing-masing dinas untuk diterjunkan langsung ke lokasi kejadian.

​Pengerahan personel gabungan jajaran aparatur sipil negara tersebut dijadwalkan bergerak secara simultan menuju titik-titik lokasi kebakaran mulai pukul 14.00 WIT dengan koordinasi di bawah kendali tim lapangan.

​Guna menunjang kelancaran dan keselamatan operasional di lapangan, setiap regu OPD dibekali peralatan pendukung darurat, seperti alat pemotong vegetasi serta Alat Pelindung Diri (APD) standar penanganan kebakaran.

​Pembagian wilayah kerja difokuskan pada delapan titik lokasi krusial yang telah diinventarisasi oleh tim satuan tugas penanggulangan bencana daerah.

​Berdasarkan dokumen pemetaan penugasan regu, lokasi belakang pemukiman dan area Gereja Wiliamo diprioritaskan menjadi sasaran pemadaman oleh Regu 5.

​Adapun kawasan Tabalik yang menjadi salah satu episentrum sebaran titik api mendapat penebalan personel secara intensif melalui pengerahan tiga kelompok kerja sekaligus, yaitu Regu 6, Regu 7, dan Regu 8.

​Pemerintah daerah mengarahkan seluruh regu untuk bergerak taktis memadamkan sumber api utama sekaligus membuat sekat bakar guna mencegah perambatan api ke kawasan permukiman warga.

​“Keselamatan warga dan kelestarian lingkungan Halmahera Tengah adalah prioritas utama. Kita mengerahkan seluruh potensi aparatur Pemkab Halmahera Tengah untuk turun langsung membantu pemadaman Karhutla di delapan titik rawan. Kami juga mengimbau tegas seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar tidak melakukan pembakaran lahan atau kebun dalam bentuk apa pun. Setiap tindakan pembakaran liar yang melanggar hukum akan ditindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

Di samping melakukan aksi pemadaman langsung, Pemkab Halmahera Tengah melancarkan imbauan preventif kepada seluruh lapisan masyarakat agar menghentikan segala bentuk aktivitas pembakaran lahan, kebun, maupun semak belukar.

​Kondisi cuaca ekstrem yang ditandai dengan suhu udara tinggi, kelembapan rendah, dan angin kencang dinilai sangat rawan memicu lonjakan titik api baru dari sisa pembakaran vegetasi.

​Masyarakat yang menemukan indikasi munculnya titik api atau melihat aktivitas pembakaran liar diminta untuk segera melapor kepada pemerintah desa, kantor kecamatan, BPBD, serta aparat TNI-Polri setempat.

​Langkah penegakan hukum secara tegas disiapkan bagi pihak-pihak yang terbukti sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan bertentangan dengan norma undang-undang perlindungan lingkungan hidup.

​Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mengharapkan sinergi dari insan pers, tokoh masyarakat, dan dunia usaha untuk memperluas edukasi pencegahan Karhutla demi menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.


Sumber: Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Halteng, BPBD Kabupaten Halmahera Tengah.

Logo The Wasesa News
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!