Peresmian Gereja GMIG Sion Lopong. - thewasesanews.com

Resmikan Gereja GMIG Sion Lopong, Pemkab Halteng Janjikan Pengaspalan Jalan dan Jaringan

​“Gereja ini dari awal masih menggunakan papan kayu, tetapi kali ini puji Tuhan melalui program rumah ibadah Pemkab Halteng, gereja di Dusun Lopong sudah berdiri permanen sehingga masyarakat bisa beribadah dengan layak. Untuk akses jalan, tahun ini kita targetkan langsung aspal menuju Kota Weda, begitu pula jaringan telekomunikasi diusahakan masuk tahun ini,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

HALMAHERA TENGAH, thewasesanews.com — Peresmian Gereja GMIG Sion Lopong menjadi momentum krusial bagi pemerataan pembangunan fasilitas keagamaan dan penataan infrastruktur dasar di wilayah Dusun Lopong, Desa Sidanga, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada Senin (28/9/2026).

​Ajang peresmian rumah ibadah permanen tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil, serta disaksikan oleh jajaran pimpinan perangkat daerah dan warga masyarakat setempat.

​Turut mendampingi dalam kegiatan strategis tersebut Kepala Bagian Kesra H. Yusuf Hasan, Camat Weda Yasri Baharuddin, Kepala Dinas Tata Kota Ir. Bambang Prakoso, S.T., jajaran hamba Tuhan dan pendeta, serta ratusan warga Dusun Lopong.

Peresmian Gereja GMIG Sion Lopong. - thewasesanews.com

​Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi eksekutif Halmahera Tengah ini mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan keadilan sosial dan kesetaraan hak pembangunan bagi masyarakat di daerah pelosok.

​Gedung Gereja GMIG Sion Lopong yang kini berdiri megah dan permanen sebelumnya merupakan bangunan sederhana berbahan kayu papan dengan fasilitas penunjang yang sangat terbatas bagi jemaat.

​Melalui alokasi program bantuan rumah ibadah Pemkab Halmahera Tengah, jemaat GMIG Sion Lopong kini memiliki tempat peribadatan yang jauh lebih layak, aman, dan representatif untuk melaksanakan aktivitas keagamaan harian maupun perayaan hari besar.

​Dalam arahannya di hadapan jemaat, Bupati Ikram Malan Sangadji mengenang kembali perjalanan pembangunan infrastruktur di Dusun Lopong yang mengalami kemajuan pesat dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun terakhir.

​Pihaknya mengungkapkan bahwa pada Desember 2023, Dusun Lopong masih terisolasi dari akses energi penerangan dasar sebelum akhirnya jaringan listrik resmi mengalir secara penuh ke pemukiman warga.

Peresmian Gereja GMIG Sion Lopong. - thewasesanews.com

​Bupati Ikram menyampaikan komitmen tegasnya bahwa penataan infrastruktur dasar di Dusun Lopong tidak akan berhenti pada ketersediaan aliran listrik dan tempat ibadah saja.

​Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggariskan target pengaspalan jalan poros penghubung Dusun Lopong menuju pusat Kota Weda yang siap direalisasikan secara bertahap pada tahun anggaran berjalan.

​Selain akselerasi pengaspalan jalan, Pemkab Halteng secara intensif mengupayakan perluasan dan penguatan jaringan telekomunikasi guna mengurai keterisolasian sinyal komunikasi di wilayah dusun tersebut.

​“Gereja ini dari awal masih menggunakan papan kayu, tetapi kali ini puji Tuhan melalui program rumah ibadah Pemkab Halteng, gereja di Dusun Lopong sudah berdiri permanen sehingga masyarakat bisa beribadah dengan layak. Untuk akses jalan, tahun ini kita targetkan langsung aspal menuju Kota Weda, begitu pula jaringan telekomunikasi diusahakan masuk tahun ini,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

​Bupati Ikram menekankan bahwa jajaran pemerintah daerah mengusung prinsip pelayanan publik yang inklusif dan tanpa sekat birokrasi yang menyulitkan warga di tingkat akar rumput.

Peresmian Gereja GMIG Sion Lopong. - thewasesanews.com

​Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melayangkan komunikasi langsung kepada jajaran pimpinan daerah apabila menemukan kendala pengurusan administrasi kependudukan maupun pelayanan publik harian.

​Langkah keterbukaan komunikasi ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh program penanganan kemiskinan, bantuan sosial, serta jaminan kesehatan gratis betul-betul menyasar warga yang membutuhkan tanpa hambatan birokrasi.

​Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan bagian terintegrasi dari program pembentukan karakter dan mentalitas spiritual masyarakat daerah.

​Bupati juga mengajak seluruh jemaat dan umat Kristiani di Dusun Lopong untuk memelihara toleransi antarumat beragama, menjaga kebersamaan, serta senantiasa mendoakan keselamatan bagi seluruh masyarakat Halmahera Tengah.

​Sambutan positif dan apresiasi tinggi disampaikan oleh Ketua Bidang Lema Sinode Maluku Utara, Apner Nanes, atas komitmen nyata dan perhatian besar yang ditunjukkan Pemkab Halmahera Tengah.

​Apner menilai keberadaan bangunan gereja permanen ini merupakan bukti konkret kepedulian kepemimpinan Bupati Ikram dan Wabup Ahlan dalam merawat kerukunan serta spiritualitas warga di wilayah terpencil.

​Pihaknya beserta seluruh jemaat memanjatkan doa agar jajaran pimpinan Pemkab Halteng senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan hikmat dalam mengawal agenda pembangunan daerah yang berkeadilan.

​Kehadiran gedung gereja permanen ini sekaligus menjadi simbol penguatan modal sosial dan harmoni antar-kelompok di kawasan Weda yang tengah mengalami dinamika pertumbuhan pesat.

​Akses infrastruktur jalan yang memadai dari Dusun Lopong menuju Kota Weda diproyeksikan bakal menstimulasi pertumbuhan ekonomi warga lokal melalui kemudahan mobilitas hasil pertanian dan perkebunan.

​Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah dusun terdepan diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Halmahera Tengah yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

​Masyarakat Dusun Lopong menyampaikan rasa haru dan gembira karena usulan pembangunan tempat ibadah dan perbaikan infrastruktur jalan yang diimpikan selama bertahun-tahun kini diwujudkan secara nyata oleh Pemkab Halteng.

​Komitmen Pemkab Halteng dalam menyelaraskan pembangunan fisik infrastruktur dan spiritualitas keagamaan mendapat tempat tersendiri di hati warga Dusun Lopong.

​Keberhasilan peresmian gereja ini menjadi bukti bahwa alokasi anggaran daerah dimanfaatkan secara transparan dan inklusif untuk seluruh golongan masyarakat tanpa diskriminasi.

​Seluruh rangkaian peresmian dan tasyakuran peribadatan di Gereja GMIG Sion Lopong berlangsung dengan khidmat, aman, lancar, dan diselimuti kehangatan persaudaraan antar-warga hingga selesai.

Narasumber: Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. (Bupati Halmahera Tengah), Apner Nanes (Ketua Bidang Lema Sinode Maluku Utara).

Logo The Wasesa News
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!