
TANGERANG, thewasesanews.com — STQ Ke-4 Desa Kampung Melayu Timur secara resmi digelar oleh Pemerintah Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, guna menjaring dan mencetak bibit-bibit Qori dan Qoriah terbaik di Aula Desa Kampung Melayu Timur pada Sabtu (26/9/2026).
Ajang keagamaan tingkat desa tahunan tersebut berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta antusiasme tinggi dari warga masyarakat setempat yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.
Sebanyak 80 peserta yang berasal dari berbagai majelis taklim, pondok pesantren, dan lembaga pengajian anak di wilayah Desa Kampung Melayu Timur unjuk kebolehan dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an.

Para peserta bersaing secara sportif pada sejumlah cabang perlombaan yang dibuka oleh panitia, meliputi Cabang Tilawah Anak-anak, Tilawah Remaja, Tilawah Dewasa, Tartil Al-Qur’an, Tahfidz Juz 30, serta Murottal.
Rangkaian acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Kampung Melayu Timur Jamaludin, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Desa Ustaz Bustomi, serta Ketua Panitia Pelaksana H. Kukuh.
Turut hadir pula unsur pembina desa dari unsur TNI/Polri, yakni Bhabinkamtibmas Aipda Oki dan Babinsa Serda Tri Yono, bersama jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan wali santri.
Penyelenggaraan STQ tingkat desa ini dirancang bukan sekadar ajang perlombaan rutin, melainkan instrumen pembinaan mental keagamaan generasi muda di tingkat akar rumput.
Pemerintah Desa Kampung Melayu Timur berkomitmen menjadikan kegiatan syiar Islam ini sebagai wadah kaderisasi berkelanjutan bagi para penghafal dan pembaca Al-Qur’an lokal.
Dalam sambutan resminya saat membuka acara, Kepala Desa Kampung Melayu Timur Jamaludin menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pemandu moral kehidupan bermasyarakat di tengah arus modernisasi.
Ia menegaskan bahwa peserta terbaik dari ajang STQ desa ini akan mendapatkan pembinaan intensif untuk mewakili Desa Kampung Melayu Timur pada gelaran STQ Tingkat Kecamatan Teluknaga mendatang.
“Melalui STQ Ke-4 ini, mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Kita cari putra-putri terbaik desa kita untuk kita bina agar bisa berprestasi sampai tingkat Kabupaten, Provinsi, bahkan Nasional,” ujar Kepala Desa Kampung Melayu Timur, Jamaludin.
Suasana kompetisi di dalam Aula Desa berlangsung khidmat dan penuh semangat religius saat para qori muda membacakan ayat-ayat suci di hadapan dewan juri yang kompeten.
Para juri melakukan penilaian secara ketat berdasarkan kriteria tajwid, fashohah, lagu (taranum), hingga keindahan suara peserta di atas panggung.
Keterlibatan orang tua dan masyarakat sekitar memberikan dorongan moral yang kuat bagi para peserta muda untuk tampil dengan percaya diri.
Panitia pelaksana berharap ajang ini dapat memantik minat anak-anak dan remaja di Desa Kampung Melayu Timur untuk semakin mencintai, mempelajari, serta mengamalkan Al-Qur’an.
Penyelenggaraan STQ Ke-4 ini sekaligus memperkokoh jalinan silaturahmi antar-pengurus majelis taklim dan para tokoh agama se-Desa Kampung Melayu Timur.
Sinergi antara pemerintah desa, ulama, dan jajaran aparat keamanan terbukti mampu menciptakan ruang kegiatan positif yang mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Pemerintah Desa Kampung Melayu Timur mengalokasikan perhatian khusus terhadap pengembangan pendidikan keagamaan non-formal di wilayahnya sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia.
Para pemenang dari setiap cabang lomba, baik kategori putra maupun putri, akan diumumkan secara resmi oleh dewan hakim seusai seluruh rekapitulasi penilaian pertandingan selesai dilakukan.
Daftar juara dari cabang Tilawah Anak, Tahfidz Juz 30, hingga Murottal nantinya diproyeksikan langsung masuk ke dalam pemusatan latihan (tc) LPTQ Desa Kampung Melayu Timur.
Pengurus LPTQ Desa siap memberikan pendampingan materi khusus guna mematangkan kesiapan mental dan kualitas bacaan peserta sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui keberlanjutan program STQ ini, Desa Kampung Melayu Timur optimistis dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing tinggi serta membawa nama harum daerah di ajang keagamaan tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kegiatan pembukaan STQ Ke-4 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat demi kelancaran seluruh rangkaian acara dan keselamatan warga desa.
Narasumber: Jamaludin (Kepala Desa Kampung Melayu Timur), Ustaz Bustomi (Ketua LPTQ Desa Kampung Melayu Timur), H. Kukuh (Ketua Panitia STQ Ke-4).








