Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah. - thewasesanews.com

Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah Diperketat, Pemkab Dorong Standar Kualitas dan Berkelanjutan

​“Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan sektor pariwisata Halmahera Tengah yang tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga semakin baik dari sisi kualitas dan tata kelola. Pengelolaan sektor pariwisata membutuhkan sinergi berkelanjutan demi memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda.

WEDA, thewasesanews.com — Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Halmahera Tengah Hakkamy Husain, S.H., mewakili Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., di Weda, Halmahera Tengah, pada Rabu (30/9/2026).

​Langkah strategis pimpinan daerah tersebut digelar sebagai wujud komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam memperkuat tata kelola usaha pariwisata serta mengakselerasi potensi ekonomi kreatif daerah.

​Kegiatan pembinaan dan pengawasan terpadu ini dirancang secara khusus untuk meningkatkan standar mutu pelayanan publik di sektor hiburan dan pelesiran, memberikan jaminan perlindungan dan kenyamanan bagi para wisatawan, serta menjamin kepastian hukum bagi para pelaku usaha jasa pariwisata di seluruh wilayah Halteng.

​Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Setda, Bupati Halmahera Tengah Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., menggarisbawahi pentingnya melangsungkan transformasi paradigma dalam pengelolaan pariwisata daerah.

Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah. - thewasesanews.com

​Pemkab Halteng menegaskan bahwa akselerasi pembangunan pariwisata daerah tidak boleh lagi hanya berfokus pada pencapaian angka statistik kunjungan wisatawan atau kuantitas semata.

​Penguatan sektor pariwisata masa depan dituntut untuk sejalan dengan peningkatan mutu pelayanan (service excellence), keandalan sarana dan prasarana pendukung, serta akuntabilitas tata kelola kelembagaan pariwisata.

​Bupati menekankan bahwa terbangunnya kolaborasi dan sinergitas yang kokoh antar-lembaga pemerintah, perhimpunan pelaku usaha jasa pariwisata, pengelola destinasi, hingga komunitas masyarakat lokal merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

​Kebijakan pembinaan dan pengawasan berkala ini juga difungsikan untuk mendorong efektivitas standardisasi fasilitas akomodasi penginapan, pemanduan wisata, kuliner lokal, hingga kelaikan sarana transportasi wisata yang beroperasi di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.

​Melalui kepastian penerapan standar pelayanan operasional dan kepatuhan regulasi, para wisatawan mancanegara maupun domestik diharapkan mendapatkan pengalaman berkunjung yang berkesan serta rasa aman selama menikmati keindahan alam Halteng.

Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah. - thewasesanews.com

​“Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan sektor pariwisata Halmahera Tengah yang tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga semakin baik dari sisi kualitas dan tata kelola. Pengelolaan sektor pariwisata membutuhkan sinergi berkelanjutan demi memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Setda Hakkamy Husain, S.H.

Lebih lanjut, Pemkab Halteng menaruh harapan besar agar pelaksanaan kegiatan pembinaan dan pengawasan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi warga masyarakat di sekitar kawasan destinasi unggulan.

​Sektor pariwisata diposisikan sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi inklusif yang dinilai ampuh dalam membuka lapangan kerja baru, memperluas cakupan pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menaikkan taraf hidup warga pedesaan.

​Program pembinaan ini mencakup penyampaian pemahaman mengenai regulasi perizinan berusaha berbasis risiko (risk-based licensing), pemenuhan standar kelaikan fasilitas, serta pengawasan terhadap kepatuhan regulasi lingkungan hidup dan norma hukum yang berlaku.

​Para pelaku usaha jasa pariwisata diajak untuk terus berinovasi dalam mengemas paket wisata tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan alam serta penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal kebudayaan Fagogoru.

​Pemkab Halteng mengingatkan bahwa keberlanjutan industri pariwisata daerah sangat bergantung pada kemampuan bersama dalam menjaga keseimbangan antara komersialisasi ekonomi dan pelestarian ekosistem pesisir serta daratan.

Pengawasan Jasa Pariwisata Halmahera Tengah. - thewasesanews.com

​Pemerintah daerah memastikan bakal melangsungkan fungsi pengawasan secara terukur, humanis, konstruktif, serta edukatif kepada seluruh pemilik dan pengelola jasa pariwisata di lapangan.

​Pendekatan edukatif dalam pengawasan ini ditujukan agar para pelaku usaha tidak merasa terbebani, melainkan merasa didampingi oleh pemerintah daerah dalam memenuhi legalitas dan standar mutu usaha.

​Melalui instrumen pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan ini, Pemkab Halmahera Tengah optimistis daya saing pariwisata daerah akan kian melesat di tingkat regional, nasional, hingga mancanegara.

​Mengakhiri amanat pimpinan daerah, Asisten II Setda Halmahera Tengah menyampaikan doa dan harapan agar seluruh tahapan pembinaan ini mampu melahirkan rekomendasi serta langkah konkret bagi kemajuan sektor pariwisata Halmahera Tengah.

​Rangkaian acara Pembinaan dan Pengawasan Jasa Pariwisata Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026 secara resmi dinyatakan dibuka dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi teknis dari jajaran narasumber Dinas Pariwisata dan OPD terkait.

Narasumber: Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si. (Bupati Halmahera Tengah – diwakili Asisten II Setda Halmahera Tengah).

Logo The Wasesa News
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!