
JAKARTA, Thewasesanews.com — Kapita Kahagila Kesultanan Ternate Nilai Indonesia mengalami perkembangan yang jauh lebih baik dan menunjukkan arah kemajuan positif selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (21/10/2026).
Pernyataan dukungan dan apresiasi kebangsaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kapita Kahagila Kesultanan Ternate sekaligus Kapita Tanah Besar Halmahera, Jhoni Timbangnusa, kepada insan pers di kawasan Jakarta Pusat.
Jhoni menilai bahwa berbagai program dan kebijakan strategis yang digulirkan pemerintah di sektor pendidikan, layanan kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan langkah konkret dalam mendorong percepatan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pemerintah dinilai berhasil menjaga stabilitas nasional serta mengawal arah pembangunan di tengah ketidakpastian dan tantangan ekonomi global.
Dalam pandangannya, ketegangan serta tantangan politik yang dihadapi pemerintah saat ini perlu disikapi secara bijaksana oleh seluruh elemen masyarakat dengan tetap membuka ruang evaluasi yang konstruktif.
Jhoni menegaskan bahwa ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil kebijakan berani justru telah mengusik kenyamanan kelompok-kelompok tertentu.
”Berbagai langkah nyata terus dilakukan untuk Indonesia yang lebih maju menuju Indonesia Emas. Langkah dan kebijakan Presiden Prabowo saat ini yang dinilai sangat tegas dan kompetitif dirasa telah mengganggu segelintir kelompok oligarki. Mereka merasa terganggu karena kebijakan tegas Presiden dapat mengancam Gurita bisnis dan kepentingan politik mereka, baik yang ada di dalam maupun di luar negeri,” tegas Kapita Kahagila Kesultanan Ternate, Jhoni Timbangnusa.
Menanggapi maraknya aksi penyampaian pendapat dan dinamika unjuk rasa di ruang publik, Kapita Kahagila menggarisbawahi bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh negara.
Kendati demikian, pihak Kesultanan Ternate mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan elemen pemuda agar menyampaikan aspirasi serta kritik secara damai, santun, tertib, dan patuh pada koridor hukum yang berlaku.
Konstitusi memang memberikan jaminan atas kemerdekaan berekspresi, namun pelaksanaannya wajib diimbangi dengan rasa tanggung jawab untuk memelihara ketertiban umum.
Pihaknya mengajak publik untuk mencermati setiap kebijakan pemerintah secara objektif demi menjaga kondusivitas pembangunan nasional.
Sinergi antara ketegasan pemimpin dan dukungan masyarakat sipil diposkan sebagai modal utama bangsa dalam menghadapi cengkeraman oligarki.
Rangkaian pandangan dan imbauan kebangsaan tersebut ditutup dengan ajakan persatuan agar perbedaan pandangan politik disampaikan secara demokratis tanpa mengorbankan kepentingan rakyat luas.
Narasumber: Jhoni Timbangnusa (Kapita Kahagila Kesultanan Ternate / Kapita Tanah Besar Halmahera).
Dokumen Rujukan: Keterangan Pers Resmi Kapita Kahagila Kesultanan Ternate di Jakarta Pusat (21 Oktober 2026).








