
WEDA, The Wasesa News – Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, memimpin langsung pelaksanaan apel pagi aparatur sipil negara yang digelar di halaman Kantor Bupati Halmahera Tengah, Weda, pada Senin (13/07/2026). Dalam forum resmi tersebut, Sekda memberikan pengarahan taktis mengenai pentingnya menjaga disiplin ASN Halmahera Tengah demi peningkatan performa pelayanan publik, hingga seruan menjaga stabilitas sosial di tengah euforia ajang bergengsi Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung. Agenda rutin ini dihadiri oleh jajaran Staf Ahli, Asisten Sekretariat Daerah, seluruh pimpinan Perangkat Daerah, serta diikuti secara masif oleh ratusan pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten.
​Pihak pemerintah daerah menyoroti fluktuasi kinerja birokrasi yang menuntut konsistensi tinggi dari setiap abdi negara. Langkah pengarahan ini diambil sebagai respons preventif untuk mengunci ritme kerja pegawai agar tidak mengendur pasca-adanya tren positif kenaikan tingkat kehadiran dalam beberapa pekan terakhir. Sekda mengingatkan bahwa peningkatan disiplin yang mulai membaik tidak boleh sekadar menjadi pencapaian sementara, melainkan harus ditransformasikan menjadi etos kerja permanen yang berdampak pada mutu pelayanan publik.
​Setiap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diinstruksikan secara tegas untuk melakukan pengawasan melekat serta pembinaan berkelanjutan kepada staf di unit kerja masing-masing. Otoritas daerah menghendaki adanya pembuktian nyata dari seluruh lini aparatur guna menjawab ekspektasi pimpinan daerah terkait profesionalisme penyerapan program kerja anggaran.

​”Kami melihat akhir-akhir ini disiplin dan kinerja ASN mulai membaik. Ini merupakan perkembangan yang positif. Mari kita buktikan kepada pimpinan bahwa kita mampu menjaga disiplin dan memberikan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, dalam arahannya di hadapan peserta apel.
Di samping penegasan tugas pokok dan fungsi birokrasi, manajemen Pemkab Halmahera Tengah juga secara kritis merespons dinamika sosial global terkait turnamen sepak bola dunia yang tengah menyita perhatian publik. Aparatur sipil negara diimbau untuk bersikap dewasa dan menjaga sportivitas serta netralitas psikologis dalam menyikapi perbedaan dukungan tim sepak bola. Pemerintah daerah mengkhawatirkan adanya potensi gesekan horizontal atau penurunan produktivitas kerja yang dipicu oleh fanatisme berlebihan terhadap negara peserta Piala Dunia.
​”Kita boleh memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing, tetapi jangan sampai karena terlalu fanatik menimbulkan perselisihan atau konflik. Tetap jaga kebersamaan, saling menghormati, dan utamakan persaudaraan,” tegas Sekda Bahri Sudirman secara mendalam kepada seluruh jajaran pegawai.
Melalui penegasan berkala ini, Pemkab Halmahera Tengah berharap seluruh aparatur dapat menjaga keseimbangan antara performa profesional di kantor dan keharmonisan bermasyarakat. Sikap saling menghargai dan pengutamaan nilai persaudaraan diposisikan sebagai pilar utama untuk mencegah polarisasi sosial, sehingga jalannya roda pemerintahan di wilayah Weda tetap berjalan kondusif, aman, dan berorientasi penuh pada kepentingan masyarakat luas.
Sumber: Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah








