
MEDAN, thewasesanews.com — Tradisi Kenaikan Pangkat Kodam I Bukit Barisan secara resmi digelar dalam Acara Tradisi Laporan Korps Kenaikan Pangkat Anggota Kodam I/Bukit Barisan Periode 1 Oktober 2026 yang dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, di Aula Manunggal Makodam I/BB, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (1/10/2026) pukul 09.30 WIB.
Perhelatan tradisi militer penuh khidmat tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan resmi institusi terhadap amanah kebangsawan prajurit yang berhasil meraih peningkatan jenjang kepangkatan satu tingkat lebih tinggi atas prestasi dan dedikasi pengabdiannya.
Dalam periode kenaikan pangkat kali ini, sebanyak 299 personel jajaran Kodam I/Bukit Barisan secara resmi memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Dari total 299 prajurit penerima kenaikan pangkat tersebut, sebanyak 33 personel di antaranya merupakan Perwira Menengah (Pamen), yang terdiri atas enam prajurit berpangkat Kolonel, tiga prajurit berpangkat Letnan Kolonel (Letkol), serta 24 prajurit berpangkat Mayor.
Upacara Laporan Korps ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Kodam I/BB, meliputi Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/BB, Inspektur Kodam (Irdam) I/BB, Kapoksahli Pangdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam), serta para Perwira Menengah yang menerima kenaikan pangkat.
Turut hadir mendampingi dalam kegiatan kehormatan tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah I/Bukit Barisan beserta jajaran pengurus Persit KCK PD I/Bukit Barisan.

Dalam amanatnya, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menggarisbawahi bahwa kenaikan pangkat dalam hirarki kemiliteran bukanlah sekadar perubahan status administratif atau pemenuhan rutinitas karir semata.
Pangdam menegaskan bahwa jenjang kepangkatan baru merupakan sebuah amanah kehormatan berharga yang dianugerahkan oleh negara kepada setiap prajurit atas rekam jejak loyalitas, integritas, serta prestasi kerja yang konsisten.
Penyematan pangkat baru tersebut menuntut konsekuensi logis berupa peningkatan kualitas tanggung jawab, kedewasaan bersikap, serta profesionalisme dalam mengawal tugas-tugas pokok TNI AD di wilayah perbatasan dan teritorial.

“Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini adalah amanat yang diberikan oleh negara. Oleh karena itu, kita sebagai prajurit harus tulus dalam melaksanakan tugas. Seorang prajurit tidak perlu khawatir dengan jalan hidup maupun masa depannya, karena Tuhan akan memberikan yang terbaik bagi karir dan hidup kita. Kita tidak boleh mudah menyerah, harus tetap memiliki mental pantang menyerah,” tegas Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa.
Pangdam mengingatkan bahwa pencapaian kenaikan pangkat tidak didapatkan secara cuma-cuma, melainkan melalui proses penilaian obyektif, uji kompetensi, pengorbanan, serta rekam jejak pengabdian yang panjang.
Atas nikmat dan kepercayaan negara tersebut, seluruh prajurit diwajibkan untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menerjemahkannya ke dalam kinerja yang semakin handal.

Di samping rasa syukur, Mayjen TNI Hendy Antariksa secara khusus menekankan pentingnya merawat sikap humilitas atau kerendahan hati di tengah peningkatan jabatan.
Pangdam mewanti-wanti agar tingginya pangkat dan kedudukan di dalam struktur organisasi militer tidak sedikit pun memicu timbulnya sikap sombong, angkuh, atau arogan terhadap bawahan maupun masyarakat sipil.
Sikap rendah hati dan kepemimpinan yang mengayomi justru harus menjadi ciri khas utama setiap prajurit Kodam I/Bukit Barisan dalam berinteraksi dan mengatasi berbagai persoalan di lapangan.

Mengenai dinamika karir ke depan, Pangdam berpesan agar para prajurit tidak larut dalam kecemasan atau spekulasi yang tidak perlu terkait masa depan prajurit.
Seluruh personel diimbau untuk memfokuskan energi pada pelaksanaan tugas pokok secara sungguh-sungguh, berintegritas tinggi, serta meyakini bahwa pengabdian yang tulus akan senantiasa membukakan jalan terbaik bagi karier militer.
Pangdam I/BB juga memberikan apresiasi khusus kepada para istri prajurit yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana atas kesetiaan dan dukungan moral yang tiada henti dalam mendampingi suami bertugas.
Peran Persit dipandang sebagai pilar pendorong utama yang memberikan ketenangan dan motivasi bagi para prajurit untuk dapat menjalankan tugas-tugas operasional negara secara optimal.

Melalui momentum kenaikan pangkat ini, Kodam I/Bukit Barisan berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan kualitas pelayanan kemasyarakatan di seluruh wilayah cakupan Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, hingga Kepulauan Riau.
Rangkaian upacara Tradisi Laporan Korps Kenaikan Pangkat ditutup dengan pemberian ucapan selamat secara personal dari Pangdam I/BB beserta pejabat utama dan pengurus Persit kepada para perwira yang naik pangkat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Sumber : Kodam I/Bukit Barisan, Penerangan Kodam (Pendam) I/Bukit Barisan, Persit KCK PD I/Bukit Barisan.








