
JAKARTA, Thewasesanews.com – Prabowonomics tegaskan Kabinet Merah Putih eksekutor ekonomi kerakyatan yang dibentuk khusus untuk mengeksekusi visi Asta Cita dan seluruh program strategis berbasis Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945. Penegasan mendasar tersebut diuraikan secara komprehensif dalam Bab 8 buku bilingual karya Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., berjudul Prabowonomics: Gerakan Besar Ekonomi Rakyat Dengan Hasil Terbaik Cepat. Buku setebal 946 halaman yang diterbitkan oleh The Prabowonomics Institute (The PRINT) ini menempatkan ulasan jajaran menteri Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto sebagai mesin penggerak utama birokrasi dalam Bagian 2 mengenai Konsep Prabowonomics.
​Landasan filosofis karya literatur ini menegaskan bahwa seluruh gagasan pembangunan ekonomi nasional di dalamnya berakar kuat pada nilai-nilai konstitusi serta semangat pidato politik Presiden Prabowo. Pasal 33 UUD 1945 ditempatkan sebagai fondasi kedaulatan ekonomi negara, sementara Pasal 34 menjadi dasar hukum kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat. Kehadiran Kabinet Merah Putih dirancang bukan sebagai panggung kompromi politik, melainkan sebagai tim kerja operasional yang fokus menyelesaikan persoalan mendasar rakyat kecil, mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga penciptaan lapangan kerja.

​”Kabinet Merah Putih bukan kabinet bagi-bagi kekuasaan. Ini kabinet kerja. Tugasnya satu: pastikan rakyat makan, sekolah, sehat, dan punya kerja. Logika Pak Prabowo jelas: tidak ada ego sektoral. Kalau pangan butuh energi, menteri pangan dan energi harus duduk bareng. Kalau sekolah butuh gizi, menteri pendidikan dan kesehatan harus kompak. Itu komando Hasil Terbaik Cepat,” tegas Penulis Buku Prabowonomics, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta.
Dalam Bab 8 buku tersebut, struktur Kabinet Merah Putih digambarkan sebagai susunan birokrasi yang ramping, berbasis meritokrasi, serta berorientasi penuh pada hasil akhir di lapangan. Setiap kementerian dibebani tanggung jawab untuk mengawal Gerakan Besar sesuai bidang tugas masing-masing. Proyek skala nasional yang dikawal ketat mencakup Swasembada Pangan, Swasembada Energi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga pengembangan Koperasi Merah Putih.

​Model kepemimpinan dalam Prabowonomics dinilai sebagai bentuk translasi nilai-nilai Sapta Marga ke dalam sistem tata kelola pemerintahan sipil. Pendekatan ini menuntut disiplin tinggi, loyalitas pada kepentingan bangsa, serta keberpihakan penuh pada kesejahteraan rakyat di tingkat tapak. Evaluasi kinerja para pejabat negara tidak lagi diukur dari rutinitas rapat atau formalitas administratif, melainkan dari dampak nyata dan perubahan terukur yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
​”Logika Prabowonomics: kabinet adalah pelayan rakyat. Kalau 1 tahun tidak ada perubahan di desa, berarti evaluasi. Karena amanat Pasal 34, negara wajib hadir untuk fakir miskin. Bab ini penting untuk memahami bagaimana Presiden Prabowo memastikan birokrasi bergerak cepat, terukur, dan tidak bertele-tele dalam melayani rakyat,” tambah Yonge Sihombing.
Karya ilmiah berformat bilingual Indonesia-Inggris ini diterbitkan oleh Global Aksara Press dan disusun ke dalam 6 bagian utama yang mencakup 42 bab, dilengkapi linimasa perjalanan sejarah Presiden Prabowo Subianto. Struktur materi buku membentang dari Biografi dan Dasar Pemikiran, Konsep Prabowonomics, Program Ekonomi Unggulan, Program Hasil Terbaik Cepat, Program Ekonomi Prioritas, hingga Refleksi dan Arah Kebijakan Masa Depan.

​Buku karya Yonge Sihombing ini dibanderol dengan Harga Versi Bahasa Indonesia: Rp 7.000.000,- dan Versi Bahasa Inggris: Rp 8.000.000,-. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, masyarakat maupun instansi terkait dapat mendatangi Kantor The Prabowonomics Institute / Yayasan Pusat Prabowonomika Indonesia (YPPI) di Lt. 18 Unit 18 Gedung Neo Soho Residence Central Park, Jl. Letjen S. Parman Kav. 28 Jakarta Barat, atau melalui kontak HP: 0812-6688-5927 (Yonge Sihombing/Penulis) dan 0811-9326-260 (Hendrik Sinaga/Bendahara The Prabowonomics Institute). Buku Prabowonomics ini hanya dapat dipesan secara resmi melalui The Prabowonomics Institute (The PRINT / Yayasan Pusat Prabowonomika Indonesia / YPPI).
Sumber: Bedah Buku Prabowonomics & Keterangan Resmi The Prabowonomics Institute








