
JAKARTA, The Wasesa News – Langkah konkret dalam mendongkrak mutu serta kualitas tenaga kerja domestik agar mampu bersaing secara kompetitif di pasar kerja terus digulirkan oleh pemerintah pusat menjelang berakhirnya agenda pelatihan kerja berskala makro. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia secara resmi menegaskan kembali pentingnya kepemilikan sertifikasi kompetensi bagi para lulusan program pemagangan sebagai instrumen mutlak untuk memperkuat daya saing sekaligus memperbesar peluang keterserapan kerja di berbagai lini sektor dunia industri moderen saat ini. Kebijakan akselerasi ini mencuat bertepatan dengan momentum menjelang berakhirnya pelaksanaan Program Magang Nasional Batch 2 yang dijadwalkan selesai secara serentak pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan secara rinci bahwa kepemilikan sertifikasi kompetensi resmi menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan setelah para peserta menyelesaikan seluruh rangkaian program magang. Keberadaan sertifikat profesi tersebut berfungsi krusial sebagai bentuk legalitas dan pengakuan resmi dari negara atas keahlian serta keterampilan teknis (hard skill maupun soft skill) yang telah berhasil diperoleh dan diasah oleh para peserta selama menjalani praktik kerja nyata langsung di lapangan.
Sejalan dengan komitmen penyerapan tenaga kerja tersebut, pihak kementerian bergerak taktis dengan mendorong seluruh lulusan Program Magang Nasional Batch 2 untuk segera melanjutkan proses peningkatan kompetensi mereka ke tahap sertifikasi khusus. Guna meringankan beban masyarakat, Kemnaker memastikan bahwa proses pengujian keahlian ini akan menggandeng pihak Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan difasilitasi secara penuh tanpa dipungut biaya alias gratis. Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis, keran pendaftaran untuk program sertifikasi gratis ini akan dibuka mulai tanggal 8 hingga 19 Juni 2026 mendatang yang dapat diakses secara terpadu melalui platform digital resmi MagangHub.

Di samping mempersiapkan program sertifikasi pasca-magang, jajaran Kemnaker juga memastikan bahwa seluruh tahapan akhir dari manajemen administrasi Program Magang Nasional Batch 2 berjalan secara optimal dan akuntabel menjelang penutupan program kerja. Langkah penertiban ini mencakup penyelesaian administrasi hak-hak seluruh peserta, pelaksanaan evaluasi program kerja secara menyeluruh, serta pengumpulan pelaporan hasil akhir dari pelaksanaan program oleh masing-masing pihak perusahaan penyelenggara magang di seluruh wilayah tanah air.
Sebagai puncak dari rangkaian program nasional tersebut, agenda seremonial pelepasan resmi para peserta Program Magang Nasional Batch 2 dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Acara bernilai strategis bagi perekonomian nasional ini direncanakan akan dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bersama dengan Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, yang sekaligus akan memberikan arahan strategis terkait arah kebijakan perluasan kesempatan kerja nasional di masa mendatang.
Sumber: Humas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia








