
JAKARTA, thewasesanews.com — Pemkab Halmahera Tengah sabet dua penghargaan Kemendagri sekaligus atas prestasi memuaskan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan perumahan bagi masyarakat di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026.
Dua apresiasi bergengsi tingkat regional tersebut diserahkan langsung dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam menyabet dua kategori penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga di wilayah Maluku Utara.
Dalam penganugerahan tersebut, Kabupaten Halmahera Tengah berhasil meraih predikat Terbaik I pada Kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah serta predikat Terbaik III pada Kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan.

Pencapaian sebagai Terbaik I pada Kategori Implementasi Program Pembangunan 3 Juta Rumah menegaskan keberhasilan Pemkab Halmahera Tengah dalam merumuskan kebijakan hunian yang inklusif serta tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Atas raihan prestasi puncak pada kategori perumahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berhak mendapatkan alokasi insentif berupa Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 300 unit rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Tambahan alokasi program BSPS ini dipastikan bakal mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di berbagai desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
Penilaian pada kategori perumahan ini secara ketat mengukur keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam merespons arahan strategis nasional melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan terjangkau.

Kriteria evaluasi mencakup keberadaan dukungan regulasi daerah, efektivitas percepatan penyediaan pemukiman, hingga tata kelola pembangunan kawasan perumahan swadaya yang berkelanjutan dan berbasis partisipasi warga.
Inovasi daerah dalam menciptakan skema kolaborasi lintas sektor untuk pemenuhan kebutuhan hunian layak menjadi nilai tambah utama yang membawa Halmahera Tengah mengungguli daerah lainnya di wilayah Maluku dan Nusa Tenggara.
Sementara itu, pada Kategori Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Pemkab Halmahera Tengah berhasil mengamankan posisi Terbaik III berkat konsistensi perbaikan fasilitas dan jangkauan layanan medis masyarakat.
Atas raihan prestasi di bidang kesehatan masyarakat tersebut, Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi finansial berupa dana dukungan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Suntikan dana apresiasi tersebut direncanakan akan dialokasikan kembali untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan serta peningkatan sarana prasarana medis dasar di tingkat puskesmas dan fasilitas kesehatan pembantu.
Kategori kesehatan ini menilai secara mendalam komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, serta berkelanjutan melalui tata kelola layanan kesehatan publik yang terintegrasi.
Indikator penilaian mencakup tingkat perluasan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, cakupan kepesertaan aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), penyediaan sanitasi layak, ketersediaan tenaga medis, hingga program pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala.
Kedua penghargaan tingkat regional tersebut diterima secara langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, di hadapan jajaran pejabat Kementerian Dalam Negeri dan para kepala daerah se-wilayah Maluku dan Nusa Tenggara.
Dalam penyerahan trofi dan piagam tersebut, Bupati Halmahera Tengah didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Aidin, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Abdullah Yusuf, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rifani Abdurrajak.

Kehadiran jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah tersebut mencerminkan kerja keras kolektif dan koordinasi lintas sektor yang solid dalam mengeksekusi program-program prioritas daerah.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 sendiri merupakan instrumen evaluasi berkala Kemendagri untuk menilai sejauh mana standar pelayanan minimal dapat diterapkan secara konsisten oleh pemerintah daerah.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil mengukir capaian kinerja unggul di wilayahnya masing-masing.
Mendagri menekankan bahwa penerapan standar pelayanan minimal di sektor-sektor krusial seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan rakyat merupakan amanat konstitusi yang wajib dilaksanakan oleh setiap pimpinan daerah.
“Itu hal yang wajib dilakukan. Ditambah dengan satu lagi, yaitu penanganan sampah dan Indonesia Asri yang menjadi program unggulan Bapak Presiden,” ujar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam sambutannya.
Tito Karnavian menambahkan bahwa pemberian insentif dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya kepada daerah berprestasi diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi daerah lain untuk terus berinovasi dalam melayani warga.

Menurutnya, kompetisi positif antar-pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik akan mempercepat pemerataan pembangunan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kerja keras seluruh jajaran aparatur sipil negara dan dukungan penuh dari segenap warga Halmahera Tengah.
Ia menegaskan bahwa penghargaan dan alokasi bantuan tambahan dari pemerintah pusat ini akan dijadikan dorongan moral untuk bekerja lebih keras lagi dalam melayani masyarakat.
Pemkab Halmahera Tengah berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program BSPS sebanyak 300 unit agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup keluarga penerima manfaat.
Di sisi lain, dana apresiasi bidang kesehatan sebesar Rp1 miliar juga akan dimaksimalkan untuk memperluas jangkauan pemeliharaan kesehatan gratis serta pemenuhan sarana sanitasi warga desa.
Pencapaian ganda ini semakin memperkokoh posisi Kabupaten Halmahera Tengah sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pemerintahan yang progresif dan berorientasi pada hasil di wilayah Maluku Utara.
Melalui sinergi yang terus terjalin antara pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, dan elemen masyarakat, Halmahera Tengah optimistis mampu mempertahankan tren positif pembangunan di masa-masa mendatang.
Sumber: Siaran Pers Kemendagri & Pemkab Halmahera Tengah








