Polda Metro Jaya Kawal Aksi Buruh DPR RI. - thewasesanews.com

Kawal Aksi Buruh di DPR RI, Polda Metro Jaya Terjunkan 13 Ribu Personel Gabungan dengan Pendekatan Humanis

​“Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik. Yang kami kedepankan adalah pelayanan yang humanis. Personel harus sabar, mampu berkomunikasi dengan baik, dan menjaga situasi tetap tenang agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman,” tegas Karoops Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar.

JAKARTA, Thewasesanews.com — Polda Metro Jaya Kawal Aksi Buruh DPR RI secara masif dan terukur dengan mengedepankan pelayanan humanis, dialogis, serta persuasif guna mengamankan penyampaian pendapat sejumlah elemen buruh di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (6/10/2026).

​Pengamanan berskala besar ini disiagakan untuk menjamin iklim demokrasi berjalan tertib sekaligus memastikan aktivitas sosial dan lalu lintas masyarakat di wilayah ibu kota tetap berlangsung secara aman dan kondusif.

​Dalam pergelaran operasional tersebut, Polda Metro Jaya mengerahkan total kekuatan sebanyak 13.316 personel gabungan yang disebar secara taktis di pelbagai titik strategis kawasan Senayan dan sekitarnya.

Polda Metro Jaya Kawal Aksi Buruh DPR RI. - thewasesanews.com

​Sebanyak 11.261 personel disiagakan secara langsung di seputaran komplek Gedung DPR/MPR RI untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa elemen serikat pekerja.

​Sementara itu, sebanyak 2.055 personel lalu lintas dikerahkan khusus untuk melakukan pengawalan, pengaturan arus kendaraan, dan rekayasa lalu lintas di sekitar area kegiatan.

​Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar, menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin undang-undang dan wajib dihormati oleh semua pihak.

​Oleh karena itu, kehadiran institusi kepolisian diposisikan untuk melayani para pengunjuk rasa sekaligus menjaga hak-hak warga sipil lainnya yang tetap beraktivitas di sekitar lokasi.

​Saat memimpin apel kesiapan personel di lapangan, Brigjen La Ode Aries menekankan kepada seluruh aparat agar mengedepankan komunikasi publik yang santun dan senantiasa berkoordinasi secara aktif dengan para koordinator lapangan (korlap) aksi.

Polda Metro Jaya Kawal Aksi Buruh DPR RI. - thewasesanews.com

​Setiap personel keamanan diwajibkan menjaga tingkat pengendalian diri yang tinggi, tidak mudah terpancing oleh provokasi di jalanan, serta bertindak sepenuhnya sesuai Standard Operating Procedure (SOP) dan arahan pimpinan.

​Secara tegas, seluruh personel pengamanan juga dilarang keras membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam selama melangsungkan tugas pengawalan aksi penyampaian pendapat buruh.

​“Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik. Yang kami kedepankan adalah pelayanan yang humanis. Personel harus sabar, mampu berkomunikasi dengan baik, dan menjaga situasi tetap tenang agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman,” tegas Karoops Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar.

Pihak kepolisian menggarisbawahi bahwa kesabaran dan kecermatan petugas di lapangan menjadi faktor penentu dalam mencegah potensi gesekan sosial yang tidak diinginkan selama unjuk rasa berlangsung.

​Seluruh pimpinan satuan kerja diinstruksikan untuk memantau pergerakan anggotanya secara melekat guna memastikan penerapan SOP pengamanan berjalan tanpa cela.

​Pengaturan akses jalan dan arus lalu lintas disiapkan secara fleksibel dan dinamis dengan memperhatikan eskalasi perkembangan situasi di lapangan, khususnya di sepanjang koridor Jalan Gatot Subroto dan ruas arteri pendukung di sekeliling kawasan parlemen.

​Rekayasa lalu lintas alih arus akan diberlakukan secara situasional guna mencegah terjadinya kemacetan parah pada jam-jam sibuk kendaraan warga.

​Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh menjaga pilar-pilar demokrasi nasional.

​Kombes Pol. Budi Hermanto menggarisbawahi pentingnya rasa saling menghormati antara peserta aksi unjuk rasa, petugas pengamanan, serta pengguna jalan umum lainnya.

​Polda Metro Jaya mengimbau seluruh elemen buruh yang menyuarakan aspirasi agar tetap menjaga ketertiban umum, tidak merusak fasilitas publik, serta mengutamakan keselamatan bersama sepanjang gelaran aksi berlangsung.

​Sinergitas antara koordinator buruh dan aparat keamanan di lapangan menjadi kunci utama dalam mewujudkan penyampaian aspirasi yang damai, bermartabat, serta terhindar dari potensi gangguan Kamtibmas.

​Aparat kepolisian disiagakan dari pagi hingga seluruh rangkaian penyampaian pendapat selesai dan massa buruh membubarkan diri secara tertib dari kawasan Senayan.

​Dengan kesiapan matang dan pendekatan humanis yang diterapkan, Polda Metro Jaya optimistis kegiatan penyampaian pendapat oleh elemen buruh di Gedung DPR/MPR RI dapat berjalan lancar serta situasi Jakarta tetap aman dan kondusif.

Sumber: Apel Pengamanan dan Pengawalan Penyampaian Pendapat Elemen Buruh di Gedung DPR/MPR RI Jakarta (6/10/2026).

Logo The Wasesa News
Dian Pramudja

Leave a Reply

error: Content is protected !!