
LAMPUNG TENGAH, The Wasesa News – Jajaran personel Kodim 0411/KM melalui Koramil 411-04/Trimurjo bersama warga Lingkungan V Kelurahan Trimurjo dan Dusun IV Desa Sidokerto bahu-membahu mempercepat pembangunan kembali Jembatan Perintis Garuda (Aramco) di Sungai Punggur Utara, Lampung Tengah, pada Minggu (28/06/2026). Infrastruktur jembatan ini menjadi prioritas utama dalam memulihkan akses transportasi dan konektivitas harian yang menghubungkan wilayah Kecamatan Bumiratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah dengan area sekitarnya.
​Akselerasi pembangunan infrastruktur penyeberangan ini diinisiasi sebagai tindak lanjut nyata atas gagasan Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat interkoneksi jalur logistik pedesaan. Jembatan penting tersebut sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat termakan usia sehingga melumpuhkan aktivitas warga. Sebagai langkah pemulihan, TNI Angkatan Darat bersama masyarakat menerapkan konstruksi baja bergelombang (Aramco) yang dikenal jauh lebih kuat, kokoh, dan tahan lama.
​Pada tahap awal pengerjaan fisik, seluruh komponen yang terlibat memfokuskan sasaran pada pembersihan puing-puing bangunan jembatan lama serta pengerukan endapan lumpur sungai. Langkah krusial ini dilakukan untuk mempersiapkan landasan pengecoran pondasi yang akan menjadi dasar utama kekuatan struktur Aramco. Pengerjaan di lapangan berjalan dinamis dengan dukungan penuh dari satu unit alat berat ekskavator, di mana hingga saat ini progres pembangunan dilaporkan telah mencapai angka 13 persen.
​Aksi gotong royong berskala kewilayahan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 411-04/Trimurjo Sertu Gunawan bersama para tukang, didampingi Kepala Desa Sidokerto Durahman, serta fungsionaris militer Kopda Din Kholib dari Srendam XXI/Radin Inten dan Serka (Purn.) Jama’in. Kehadiran para tokoh masyarakat seperti Ketua RW V Trimurjo Turanto dan Ketua RT 21 Slamet turut membakar semangat ratusan warga yang berbaur bersatu padu menyelesaikan pembersihan material di aliran sungai.

​“Pembangunan Jembatan Aramco ini adalah wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah kesulitan akses masyarakat. Kami berkomitmen memberikan keamanan dan kenyamanan akses bagi masyarakat agar aktivitas sosial maupun ekonomi dapat segera normal kembali,” ujar Babinsa Trimurjo Sertu Gunawan di sela-sela pengerjaan fisik di lapangan.
Selain di Sungai Punggur Utara, titik gotong royong pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menyasar area Sungai Way Seputih di Kampung Liman Benawi, Kecamatan Trimurjo, yang menjadi jalur penghubung strategis menuju Kelurahan Mulyo Sari, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro. Di lokasi kedua ini, jalannya proyek dipimpin oleh Plh Danramil 411-04/Trimurjo Peltu Muhammad, Babinsa Liman Benawi Serka Supriyadi, serta Babinsa Mulyo Sari Sertu Wahyudi yang berkolaborasi aktif dengan Ketua RW 01 Mulyo Sari Juliyanto beserta kepala dusun setempat.
​Keberadaan jembatan penghubung antar-kabupaten dan kota yang baru ini diharapkan mampu menjadi urat nadi perekonomian yang efektif bagi masyarakat kelurahan maupun desa. Dengan pulihnya akses jembatan secara total, roda ekonomi lokal diproyeksikan kembali bergerak positif, memperlancar akses pendidikan anak-anak sekolah, serta mempermudah mobilitas harian warga dalam suasana yang aman dan kondusif.
Sumber: Kodim 0411/KM & Koramil 411-04/Trimurjo








