
MAMBERAMO TENGAH, Thewasesanews.com – Personel Satgas Yonif 645 Gty mengajar di Papua sebagai bentuk kepedulian nyata dalam memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus memberikan motivasi pendidikan bagi generasi muda di wilayah perbatasan Indonesia. Kegiatan pembinaan karakter dan bela negara ini dilaksanakan oleh jajaran Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Kewilayahan Yonif 645/Gty di SMA Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa (21/07/2026).
​Aksi sosial dan edukatif yang dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Eragayam, Letda Inf Dodis A. Ramadhan, S.H., M.H., tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara prajurit TNI dan civitas akademika di pedalaman Papua. Selain memberikan materi pelajaran dasar, jajaran personel Satgas juga menyuntikkan semangat kebersamaan, rasa cinta tanah air, serta kesadaran mendalam akan pentingnya pendidikan demi menyongsong masa depan yang mandiri dan berdaya saing.

​Dalam keterangannya, Letda Inf Dodis A. Ramadhan menegaskan bahwa kehadiran aparat keamanan di tengah-tengah masyarakat perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek stabilitas wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi langsung pada sektor-sektor krusial seperti pendidikan dan kesejahteraan sosial.
​”Kami ingin kehadiran Satgas dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kepedulian terhadap masa depan generasi muda Papua. Kami ingin remaja-remaja di sini punya semangat belajar yang tinggi. Pendidikan adalah jembatan menuju masa depan yang lebih cerah,” ujar Komandan Pos Eragayam, Letda Inf Dodis A. Ramadhan, S.H., M.H.
Kehadiran para prajurit Gardatama Yudha ini disambut dengan antusiasme tinggi dan kehangatan oleh seluruh jajaran guru serta ratusan siswa SMA Eragayam. Raut wajah gembira dan keterbukaan para pelajar menjadi cerminan nyata bahwa keberadaan TNI diterima sangat baik oleh warga lokal sebagai pelindung sekaligus pengayom masyarakat.
​Pihak sekolah mengapresiasi tinggi dedikasi para prajurit yang bersedia meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi ilmu di ruang kelas. Perwakilan tenaga pengajar SMA Eragayam mengungkapkan bahwa kehadiran personel TNI membawa dampak psikologis positif yang signifikan bagi dinamika pembelajaran di sekolah.

​”Kedatangan personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 645/Gty memberikan energi baru dan dorongan semangat yang luar biasa, baik bagi kami para guru maupun anak-anak di SMA Eragayam ini,” tutur perwakilan guru SMA Eragayam, Agus, S.Pd.
Melalui rangkaian agenda terpadu ini, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 645/Gty memantapkan komitmennya untuk terus mengawal kemajuan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua. Sinergi erat antara TNI dan lembaga pendidikan ini diharapkan dapat menjadi pijakan kokoh dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta siap membangun daerahnya di masa depan.








