
KIMAAM, The Wasesa News – Komitmen nyata TNI dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan kembali dibuktikan lewat penyediaan infrastruktur vital. Atas kepedulian Presiden Republik Indonesia dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali sukses membangun sumur bor di Kampung Kiworo, Distrik Kimaam, Papua pada Sabtu (20/06/2026). Langkah taktis ini diambil sebagai solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih yang selama ini menjadi kendala utama bagi warga di beranda terdepan NKRI.
Proyek pengadaan fasilitas sanitasi ini dipimpin langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan. Program pembangunan difokuskan pada wilayah pedalaman guna mempermudah pemenuhan kebutuhan air minum harian yang layak, meningkatkan standar kesehatan lingkungan, serta menyokong produktivitas aktivitas domestik maupun pertanian masyarakat adat setempat.

Proses pengerjaan sumur bor tersebut melibatkan kolaborasi aktif yang memperlihatkan eratnya kemanunggalan antara aparat militer dan warga sipil. Para prajurit dan penduduk Kampung Kiworo saling bahu-membahu sejak tahap survei titik mata air, pengangkutan material pelindung, hingga proses instalasi pipa pompa agar pasokan air bersih dapat segera terdistribusi ke pemukiman.
Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, menegaskan bahwa kehadiran pasukannya di garis perbatasan negara tidak hanya memikul mandat operasi pengamanan wilayah teritorial belaka. Lebih dari itu, jajaran Satgas Rajawali memiliki tanggung jawab sosial yang besar untuk proaktif mendeteksi dan menyelesaikan problematika mendasar yang dihadapi oleh masyarakat lokal.

“Melalui pembuatan sumur bor ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dan kegiatan lainnya,” ujar Letkol Inf Anhar Agil Gunawan saat memberikan peninjauan berkala di lokasi pembangunan infrastruktur tersebut.
Peresmian dan beroperasinya sumur bor baru ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para tokoh adat dan warga Kampung Kiworo. Selama ini, pemenuhan air bersih yang layak di kawasan perbatasan memerlukan perjuangan fisik yang cukup berat, sehingga kehadiran fasilitas modern ini dinilai sangat merubah kualitas hidup harian mereka menjadi lebih baik dan higienis.
Sinergi program ini membuktikan kepekaan kepemimpinan nasional terhadap pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kehadiran sarana air bersih ini tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan publik, melainkan juga menumbuhkan rasa aman serta rasa diperhatikan oleh pemerintah pusat di tengah dinamika geografi perbatasan.

Melalui semangat kemanunggalan yang terus dipelihara, Satgas Yonif 123/Rajawali berkomitmen untuk meluncurkan inovasi program sosial penunjang lainnya secara berkala. Pemenuhan fasilitas publik ini diharapkan mampu memperkokoh integrasi nasional serta memastikan bahwa keadilan sosial dan pemerataan pembangunan dapat dirasakan langsung oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.
Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/Rajawali








