Satgas Yonarmed 19 Bogani Terima Senjata Api Warga Sambas. - thewasesanews.com

Tingkatkan Kesadaran Hukum Perbatasan, Warga Sambas Sukarela Serahkan Senjata Api Ilegal ke Satgas Yonarmed 19/Bogani

​"Kami sangat mengapresiasi tindakan sukarela dari warga Desa Sungai Bening ini yang dengan kesadaran penuh menyerahkan senjata api miliknya kepada petugas. Ini membuktikan bahwa komunikasi sosial yang kami bangun secara humanis mengenai bahaya dan risiko hukum kepemilikan senjata ilegal telah dipahami dengan baik oleh masyarakat perbatasan," jelas Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Letda Ctp Juwito dalam keterangan resminya.

SAMBAS, The Wasesa News – Satgas Yonarmed 19 Bogani terima senjata api warga Sambas secara sukarela di wilayah perbatasan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Minggu (05/07/2026). Penyerahan satu pucuk senjata api rakitan jenis Bowman tersebut bertempat di Pos Sei Bening, Desa Sungai Bening, Kecamatan Sajingan Besar. Momentum penting ini menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan teritorial dan komunikasi sosial (komsos) humanis yang konsisten dijalankan oleh jajaran TNI Angkatan Darat dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya serta risiko hukum kepemilikan senjata api ilegal di wilayah beranda terdepan negara.

​Warga yang dengan penuh kesadaran menyerahkan senjata api tersebut diketahui berinisial AM (47), seorang pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani di Desa Sungai Bening. Langkah kooperatif dari AM ini dipicu oleh pemahaman mendalam yang diperolehnya setelah mengikuti dialog dan penyuluhan berkala dari personel Pos Sei Bening. Materi edukasi tersebut secara intensif memaparkan tentang implikasi hukum yang berat serta besarnya ancaman keselamatan fisik jika warga sipil nekat menyimpan senjata api tanpa izin resmi dari otoritas negara.

​Senjata api yang diserahkan oleh AM diidentifikasi merupakan jenis Bowman dengan spesifikasi kaliber 12 mm. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan inventarisasi oleh petugas penilai di lapangan, senjata api tersebut berada dalam kondisi fisik yang relatif baik dan masih berfungsi dengan normal. Meski demikian, senjata api rakitan ini tidak memiliki nomor registrasi resmi atau nomor pabrikan serta diserahkan oleh pemiliknya dalam keadaan kosong tanpa disertai dengan amunisi aktif.

Satgas Yonarmed 19 Bogani Terima Senjata Api Warga Sambas. - thewasesanews.com

​Pihak Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas sikap jujur dan kesadaran hukum yang ditunjukkan oleh AM. Langkah sukarela dari seorang petani perbatasan ini diharapkan dapat menjadi contoh teladan yang positif bagi warga lainnya di Kabupaten Sambas untuk tidak lagi menyimpan barang-barang berbahaya yang melanggar ketentuan hukum positif di Indonesia.

​”Kami sangat mengapresiasi tindakan sukarela dari warga Desa Sungai Bening ini yang dengan kesadaran penuh menyerahkan senjata api miliknya kepada petugas. Ini membuktikan bahwa komunikasi sosial yang kami bangun secara humanis mengenai bahaya dan risiko hukum kepemilikan senjata ilegal telah dipahami dengan baik oleh masyarakat perbatasan,” jelas Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Letda Ctp Juwito dalam keterangan resminya.

​Letda Ctp Juwito menambahkan bahwa penyerahan senjata ini juga menjadi indikator semakin kuatnya rasa saling percaya (trust) yang terbangun antara prajurit TNI penjaga perbatasan dan masyarakat setempat. Sinergitas horizontal ini sangat krusial dalam memitigasi potensi gangguan keamanan, konflik sosial, maupun penyalahgunaan senjata api yang dapat mengancam stabilitas kawasan pertahanan negara.

​Setelah prosesi penyerahan selesai, personel Pos Sei Bening langsung melakukan tindakan administratif sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat di lingkungan militer. Petugas mendata secara rinci identitas penyerah, mendokumentasikan visual seluruh rangkaian kegiatan, serta mengamankan barang bukti senjata Bowman tersebut ke tempat penyimpanan yang aman. Selanjutnya, barang bukti tersebut akan dilaporkan secara berjenjang kepada Komando Atas demi mendapatkan petunjuk tindak lanjut penanganan berikutnya.

​Melalui momentum penyerahan senjata ini, jajaran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani dari Kodam XIII/Merdeka kembali melayangkan imbauan sosiologis secara masif kepada seluruh lapisan masyarakat di koridor perbatasan Kalimantan Barat. Warga diminta untuk tetap proaktif menjaga iklim kemitraan yang kondusif serta menjauhkan diri dari kepemilikan komoditas ilegal demi keselamatan bersama. Sinergitas yang kokoh antara TNI dan rakyat di garis perbatasan diproyeksikan menjadi benteng pertahanan nasional yang tak tergoyahkan.

Sumber: Penerangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Kodam XIII/Merdeka

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!