Satgas Yonarmed 19 Bogani Terima Senjata Api di Sambas. - thewasesanews.com

Jaga Kondusifitas Perbatasan, Warga Desa Sebunga Serahkan Senjata Api Sukarela ke Satgas Yonarmed 19/Bogani

​"Kami sangat mengapresiasi kesadaran hukum yang ditunjukkan oleh warga Desa Sebunga ini. Penyerahan senjata api secara sukarela ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan humanis melalui komunikasi sosial yang rutin kami laksanakan di lapangan mampu menyadarkan masyarakat akan bahaya dan konsekuensi hukum kepemilikan senjata api ilegal," jelas Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Letda Ctp Juwito dalam rilis resminya kepada media.

SAMBAS, The Wasesa News – Satgas Yonarmed 19 Bogani terima senjata api jenis Bowman dari salah seorang warga perbatasan secara sukarela di wilayah Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Senin (06/07/2026) pagi. Penyerahan satu pucuk senjata api ilegal kaliber 12 mm tanpa nomor seri tersebut diterima langsung oleh jajaran personel militer melalui Pos Gabma Sajingan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani. Langkah kooperatif masyarakat ini merefleksikan keberhasilan pelaksanaan program komunikasi sosial (komsos) yang digelar intensif oleh TNI dalam mengedukasi warga mengenai risiko bahaya serta konsekuensi hukum kepemilikan senjata api tanpa izin resmi.

​Senjata api rakitan tersebut diserahkan langsung oleh seorang petani setempat berinisial MSN di kediaman pribadinya tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Kesadaran hukum MSN muncul setelah dirinya mendapatkan pemahaman mendalam dari para prajurit penjaga perbatasan negara mengenai potensi ancaman pidana dan keselamatan jika warga sipil nekat menyimpan senjata api. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik oleh petugas di lapangan, senjata api jenis Bowman tersebut berada dalam kondisi yang baik dan masih berfungsi, namun diserahkan dalam keadaan kosong tanpa disertai dengan amunisi aktif.

​Pihak Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani menyambut positif tindakan bijak yang dilakukan oleh MSN. Kepedulian warga dalam mematuhi aturan hukum positif di Indonesia ini diproyeksikan mampu memicu keteladanan serupa bagi masyarakat luas di wilayah perbatasan, guna bersama-sama meminimalkan peredaran senjata api ilegal yang berpotensi memicu kerawanan sosial.

Satgas Yonarmed 19 Bogani Terima Senjata Api di Sambas. - thewasesanews.com

​”Kami sangat mengapresiasi kesadaran hukum yang ditunjukkan oleh warga Desa Sebunga ini. Penyerahan senjata api secara sukarela ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan humanis melalui komunikasi sosial yang rutin kami laksanakan di lapangan mampu menyadarkan masyarakat akan bahaya dan konsekuensi hukum kepemilikan senjata api ilegal,” jelas Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Letda Ctp Juwito dalam rilis resminya kepada media.

Letda Ctp Juwito menambahkan bahwa penyerahan instrumen berbahaya ini juga menjadi indikator sahih mengenai semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI dalam menjaga keamanan wilayah kedaulatan NKRI. Setelah prosesi penyerahan selesai, personel Pos Gabma Sajingan langsung melakukan tindakan pendataan identitas penyerah, dokumentasi, serta mengamankan barang bukti sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) militer yang berlaku untuk selanjutnya dilaporkan kepada Komando Atas demi mendapatkan petunjuk lebih lanjut.

​Secara keseluruhan, jalannya agenda penyerahan senjata api di kediaman warga tersebut dilaporkan berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan lancar. Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani dari Kodam XIII/Merdeka pun mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat perbatasan agar tidak ragu melaporkan atau menyerahkan barang serupa kepada aparat keamanan, demi mewujudkan iklim lingkungan yang kondusif dan bebas dari ancaman kriminalitas di kawasan beranda terdepan negara.

Sumber: Penerangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Kodam XIII/Merdeka

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!