satgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal. - thewasesanres.com

Satgas Pamtas Yonarmed 13 Nanggala Kostrad Gagalkan Penyelundupan Miras Ilegal di Jalur Tikus Perbatasan RI-Malaysia Kapuas Hulu

​“Keberhasilan penggagalan ini tidak terlepas dari kejelian prajurit di lapangan serta sikap kooperatif warga saat pemeriksaan. Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala akan terus mengintensifkan patroli perimeter, ambush berkala, serta komsos persuasif guna menutup ruang gerak kegiatan ilegal serta menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban di sepanjang garis batas negara,” tegas Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M.

KAPUAS HULU, thewasesanews.comsatgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal jenis Lemon Gin sebanyak 48 botol melalui tindakan penyergapan (ambush) terukur di jalur tidak resmi (JTR) atau jalur tikus wilayah perbatasan Republik Indonesia dan Malaysia, Sabtu (15/8/2026) dini hari. Langkah tegas Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat melalui Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Pos Sei Kelik tersebut dilaksanakan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban serta menekan peredaran barang-barang terlarang menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

​Keberhasilan penindakan hukum di garis depan benteng pertahanan negara ini bermula dari tingginya intensitas kegiatan patroli perimeter kawasan perbatasan yang dipadukan secara konsisten dengan metode komunikasi sosial (komsos) oleh para prajurit Satgas bersama masyarakat lokal setempat.

satgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal. - thewasesanews.com

​Berbekal laporan serta informasi berharga dari warga sekitar yang mengeluhkan maraknya aktivitas pengangkutan barang-barang tanpa dokumen resmi melalui jalan setapak di hutan perbatasan, personel Pos Sei Kelik langsung merespons cepat dengan menyusun rencana taktis penyergapan di titik-titik rawan perlintasan ilegal.

​Menindaklanjuti informasi intelijen berbasis kemitraan masyarakat tersebut, Pos Sei Kelik Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala segera menggelar Operasi Ambush yang dipimpin secara langsung oleh Komandan Tim (Dantim) Ambush, Kopda Eko, dengan menyisir dan menduduki koordinat strategis di jalur tidak resmi yang telah dipetakan sebelumnya.

​Dalam suasana gelap gulita dan medan perbatasan yang cukup berat pada sekira pukul 01.05 WIB, tim ambush yang melakukan pengintaian secara senyap mendapati pergerakan mencurigakan dari seorang warga sipil berinisial B yang sedang melintas membawa barang bawaan berukuran besar.

satgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal. - thewasesanews.com

​Tanpa membuang waktu, personel Satgas Pamtas langsung melakukan penghentian secara terukur, pengamanan area, serta pemeriksaan identitas dan muatan yang dibawa oleh oknum warga berinisial B tersebut di lokasi penyergapan.

​Dari hasil penggeledahan fisik terhadap barang bawaan yang dibawa pelaku, tim patroli menemukan satu dus karton besar yang setelah dibuka berisi 48 botol minuman keras ilegal merek Lemon Gin buatan luar negeri yang tidak dilengkapi dokumen pabean maupun izin edar resmi dari instansi berwenang.

​Mendapat barang bukti pelanggaran hukum perbatasan tersebut, petugas langsung mengamankan barang bukti beserta warga berinisial B ke Pos Sei Kelik guna pendataan awal dan penanganan prosedur hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

satgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal. - thewasesanews.com

Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala Kostrad, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M., memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi, kejelian, serta kesiapsiagaan prajuritnya yang bertugas di garis terdepan perbatasan negara.

​Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat pedalaman Kapuas Hulu yang semakin bersikap kooperatif dan aktif memberikan informasi berharga demi menjaga kesucian wilayah kedaulatan NKRI dari tindak kejahatan transnasional.

​“Keberhasilan penggagalan ini tidak terlepas dari kejelian prajurit di lapangan serta sikap kooperatif warga saat pemeriksaan. Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala akan terus mengintensifkan patroli perimeter, ambush berkala, serta komsos persuasif guna menutup ruang gerak kegiatan ilegal serta menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban di sepanjang garis batas negara,” tegas Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos., M.M.

Letkol Arm Rokib Hanafi menjelaskan bahwa pengetatan pengawasan di pintu-pintu masuk non-prosedural di sepanjang perbatasan darat RI-Malaysia merupakan agenda prioritas nasional, terlebih menjelang perayaan momentum bersejarah peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia pada 17 Agustus 2026.

satgas yonarmed 13 nanggala gagalkan penyelundupan miras ilegal. - thewasesanews.com

​Masuknya komoditas minuman keras secara ilegal di kawasan pemukiman perbatasan dinilai berpotensi memicu timbulnya berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti tindak kriminalitas, perkelahian antar warga, hingga penurunan derajat kesehatan masyarakat di pelosok desa.

​Oleh karena itu, tindakan penyergapan malam hari (ambush) di jalur tikus dipandang sebagai langkah preventif-koersif yang sangat efektif dalam memutus mata rantai penyelundupan komoditas ilegal dari negara tetangga.

​Dansatgas menegaskan bahwa seluruh jajaran Pos Satgas Pamtas di bawah komandonya tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di garis perbatasan, mulai dari penyelundupan miras, narkotika, pembalakan liar (illegal logging), penambangan tanpa izin (illegal mining), hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

​Keberadaan jajaran Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu tidak sekadar bertugas menjaga patok batas negara secara fisik, melainkan turut hadir sebagai pengayom dan pelindung warga dari pengaruh negatif barang-barang selundupan.

​Melalui pendekatan berbasis komunikasi sosial persuasif, prajurit Kostrad terus mengedukasi warga desa perbatasan agar senantiasa mentaati hukum, memilih jalur perdagangan yang sah, serta ikut berpartisipasi menjaga stabilitas keamanan kawasan demi tercapainya pertumbuhan ekonomi daerah yang sehat.

​Sinergi yang erat antara TNI dan rakyat di garis batas ini terbukti menjadi benteng pertahanan paling ampuh dalam menghempang berbagai modus kejahatan lintas negara yang terus berkembang.

​Penggagalan penyelundupan 48 botol minuman keras ilegal jenis Lemon Gin oleh Pos Sei Kelik ini menambah deretan catatan prestasi penindakan hukum Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala Kostrad selama menjalankan mandat pengamanan perbatasan di Kalimantan Barat.

​Seluruh barang bukti hasil penindakan selanjutnya akan diserahterimakan secara resmi kepada pihak berwenang, baik pihak Kepolisian, Bea Cukai, maupun instansi terkait untuk proses pemusnahan dan penyidikan lebih mendalam.

​Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala berkomitmen untuk terus menyiagakan jajarannya selama 24 jam penuh di seluruh titik rawan perbatasan demi memastikan bahwa peringatan HUT Ke-81 RI di seluruh perbatasan nusantara dapat berlangsung dengan aman, kondusif, damai, dan penuh khidmat.

Sumber: Penerangan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 13/Nanggala Kostrad

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!