Qori Hatmalina ketua FOC PAPPRI Kota Depok,Bangkitkan ekosistem musik

DEPOK,

Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok resmi memulai kepengurusan baru periode 2026-2031. Tongkat kepemimpinan kini dipegang Qori Hatmalina. Pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung khidmat di Hotel Bumi Wiyata, Jalan Margonda Raya, Senin (3/8/ 2026).

Ketua DPD PAPPRI menyerahkan bendera Pataka sebagai simbol keabsahan Qori menahkodai PAPPRI Kota Depok. Acara ini dihadiri Ketua Umum PAPPRI, Ketua DPD PAPPRI Jakarta, DPD PAPPRI Jawa Barat, pembina DPC PAPPRI, anggota DPR RI, DPRD Kota Depok, serta para pelaku seni dan budaya.

Pelantikan ini menjadi momentum membangkitkan kembali ekosistem musik dan ekonomi kreatif di Kota Depok.

Rangkul Semua Pelaku Seni

Dalam sambutannya, Qori menegaskan komitmen merangkul seluruh pelaku seni dan musik di Depok. Ia menyebut Depok memiliki potensi besar yang telah melahirkan nama-nama besar nasional seperti Ayu Ting, Pasha Ungu, hingga Boomerang.

“Depok adalah kota yang tidak pernah kekurangan talenta. Potensi musik Depok ini nyata, dan sudah saatnya kita memberi ruang yang layak bagi talenta-talenta untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Qori.

Tiga Komitmen Utama

Untuk mewujudkan visi tersebut, Qori memaparkan tiga fokus kerja kepengurusannya,

1. Pembinaan Musisi Muda. Membuka ruang pemberdayaan bagi musisi muda Depok yang selama ini belum terfasilitasi secara maksimal.

2. Ruang Ekspresi dan Perlindungan Hukum. Menjadikan PAPPRI sebagai wadah panggung musik sekaligus membentengi hak-hak musisi.

3. Sinergi Lintas Sektor. Menguatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Depok, stakeholder, komunitas seni, dan masyarakat luas.

“PAPPRI Depok tidak boleh hanya jadi wadah berkumpul, tetapi harus bertransformasi menjadi motor penggerak industri musik dan ekonomi kreatif,” ucap Qori yang juga Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra.

Dapat Dukungan Penuh Musisi Senior

Pelantikan mendapat dukungan penuh dari musisi senior tanah air, Bongky Marcel, bassis grup band BIP dan eks-Slank yang menetap di Depok.

Bongky berharap kepemimpinan baru ini memicu “revolusi musik” dari Kota Depok. Ia mengibaratkan Depok punya potensi seperti Seattle di era grunge.

“Semangatnya sangat positif. Mudah-mudahan ini jadi revolusi musik dari Kota Depok. Selama ini Depok dianggap ‘Jakarta Coret’, musisinya termasuk saya lebih sering cari panggung di Jakarta karena ‘mesin’ di Depoknya belum hidup,” kata Bongky.

Ia menekankan pentingnya menghidupkan ekosistem lokal mulai dari penyediaan ruang kreatif, standar mutu karya dan rekaman, hingga aktivitas ekonomi berkelanjutan di bidang musik.ujarnya

Para musisi senior, kata Bongky, siap memberikan dukungan 100% untuk mendampingi kepengurusan PAPPRI Depok yang baru. (Yun)

Avatar photo
Yuni F

Leave a Reply

error: Content is protected !!