Prajurit Brigif TP 45/SB Latihan Silat Sekinci Kinci. - thewasesanews.com

Lestarikan Kearifan Lokal, Prajurit Brigif TP 45/Sai Bhumi Gencar Latihan Silat Sekinci Kinci

​"Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program teritorial Kodam XXI/Radin Inten yang bertujuan untuk terus menghidupkan dan menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian budaya daerah, diharapkan terbangun keharmonisan sosial serta semakin kokohnya persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa," rilis resmi pihak Penerangan Kodam XXI/Radin Inten dalam keterangan tertulisnya.

BANDAR LAMPUNG, The Wasesa News – Dalam upaya konkret membina ketahanan fisik sekaligus menjaga kelestarian warisan leluhur, prajurit dari kesatuan Brigif TP 45/Sai Bhumi menggelar latihan intensif seni bela diri tradisional Pencak Silat Sekinci Kinci. Kegiatan teritorial kemanunggalan yang sarat akan nilai-nilai filosofis kehidupan ini dipusatkan di kawasan Taman Wisata Bendungan Way Rarem, Kabupaten Lampung Utara, pada Rabu (24/06/2026). Langkah ini menjadi bagian penting dari agenda pembinaan satuan dalam membentuk karakter prajurit yang tangguh dan adaptif terhadap kearifan lokal.

​Latihan bela diri khas kebudayaan Lampung ini merupakan implementasi nyata dari program pembinaan teritorial yang digagas oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten. Di tengah gempuran modernisasi dan arus globalisasi, institusi TNI AD memandang perlunya mengambil peran aktif sebagai garda terdepan untuk menghidupkan kembali serta memperkokoh eksistensi identitas adat asli daerah di wilayah penugasan mereka.

Prajurit Brigif TP 45/SB Latihan Silat Sekinci Kinci. - thewasesanrws.com

​Selain memacu kebugaran jasmani dan kesiapan fungsional prajurit, Pencak Silat Sekinci Kinci dipilih karena memiliki kedalaman materi spiritual yang mengajarkan prinsip kekeluargaan, kesetiakawanan, rasa hormat, serta kedisiplinan yang tinggi. Nilai-nilai luhur ini dinilai sangat sejalan dengan napas pengabdian prajurit Sapta Marga dalam menjalankan interaksi sosial harian bersama masyarakat sipil.

​Pihak Penerangan Kodam (Pendam) XXI/Radin Inten menegaskan bahwa penguasaan seni budaya lokal oleh aparat kewilayahan merupakan instrumen strategis untuk membangun jembatan komunikasi yang harmonis. Melalui pendekatan kultural yang menyentuh akar rumput, integrasi sosial dan kondusivitas stabilitas keamanan di wilayah Provinsi Lampung dapat terus dirawat dalam bingkai persatuan yang kokoh.

Prajurit Brigif TP 45/SB Latihan Silat Sekinci Kinci. - thewasesanews.com

​”Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program teritorial Kodam XXI/Radin Inten yang bertujuan untuk terus menghidupkan dan menjaga eksistensi kearifan lokal Lampung di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian budaya daerah, diharapkan terbangun keharmonisan sosial serta semakin kokohnya persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa,” rilis resmi pihak Penerangan Kodam XXI/Radin Inten dalam keterangan tertulisnya.

Karakter yang kuat dan mentalitas yang menjunjung tinggi kebersamaan dari hasil penempaan silat tradisional ini diharapkan melekat erat dalam sanubari setiap prajurit Brigif TP 45/Sai Bhumi saat mengemban tugas negara di lapangan. Dengan demikian, mereka tidak hanya profesional dalam aspek taktis militer, tetapi juga mampu menjadi teladan moral yang mengayomi masyarakat di sekelilingnya.

​Komitmen Brigif TP 45/Sai Bhumi dalam mengawal eksistensi Pencak Silat Sekinci Kinci ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda Lampung untuk kembali mencintai dan bangga terhadap kebudayaan mereka sendiri. Menjaga warisan budaya bangsa adalah tanggung jawab kolektif, dan TNI AD siap berdiri bersama rakyat untuk memastikan kekayaan adat ini tetap lestari dan diwariskan secara utuh kepada generasi penerus.

Sumber: Penerangan Kodam XXI/Radin Inten (Pendam I/BB)

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!