
MONTEREY, The Wasesa News – Seorang perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Kapten Laut (P) Muhammad Fiftah Taufan Lubis, S.T.Han., berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ia sukses menyelesaikan pendidikan Program Master of Science in Information Strategy and Political Warfare di Naval Postgraduate School (NPS), Monterey, California, Amerika Serikat, dengan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) fantastis sebesar 3,88.
Keberhasilan akademis yang diraih dalam prosesi Spring Graduation 2026 ini ditempuh selama 18 bulan di Department of Defense Analysis melalui skema Regional Defense Fellowship Program (RDFP). NPS sendiri dikenal luas sebagai institusi pendidikan pascasarjana elit milik Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang menyelenggarakan pendidikan bagi perwira militer, pegawai federal, serta perwira militer dari berbagai negara mitra strategis.
Dalam upacara kelulusan tersebut, Kapten Fiftah menjadi bagian dari 405 lulusan yang memperoleh total 414 gelar akademik tingkat magister dan doktor. Komposisi lulusan global tersebut mencakup ratusan personel dari berbagai matra militer Amerika Serikat, puluhan pegawai sipil pemerintah, serta 29 perwira internasional yang mewakili 18 negara sahabat di seluruh belahan dunia.
Prosesi wisuda bergengsi ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi pertahanan global, seperti Presiden NPS VADM Ann E. Rondeau, USN (Ret), Acting Provost Dr. W. Matthew Carlyle, dan Letnan Jenderal William J. Bowers dari Korps Marinir AS. Hadir pula memberikan dukungan moril secara langsung, perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco, Monica Purba selaku Konsul Penerangan dan Sosial Budaya.
Pihak Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menegaskan bahwa capaian luar biasa ini merupakan wujud nyata dari visi jangka panjang organisasi. Keberhasilan ini membuktikan secara inklusif bahwa kualitas perwira nasional mampu bersaing ketat dan unggul di ruang akademik militer internasional yang sangat kompetitif.
“Keberhasilan ini mencerminkan komitmen penuh TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan di institusi militer terkemuka dunia. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi pengembangan kapasitas organisasi, khususnya dalam bidang strategi informasi, komunikasi strategis, peperangan politik, dan keamanan nasional,” demikian pernyataan resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut.
Melalui pencapaian akademis yang impresif ini, hubungan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat dipastikan semakin kokoh, khususnya di bidang pengembangan kapasitas personel. Pengalaman empiris dan keahlian baru yang dibawa pulang oleh Kapten Fiftah akan menjadi aset berharga dalam memperkuat kedaulatan maritim dan taktik pertahanan masa depan NKRI.
Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) & KJRI San Francisco








