Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0213 Nias Rampung. - thewasesanews.com

Jamin Kelancaran Mobilitas Warga, Kodim 0213/Nias Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Nias Utara

​"TNI akan terus berkontribusi melalui berbagai kegiatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," jelas Kapendam I/BB Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., dalam rilis kedinasannya.

NIAS UTARA, The Wasesa News – Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0213 Nias yang membentang kokoh di atas aliran Sungai Samiri, Desa Botombawo, Kecamatan Sitoluori, Kabupaten Nias Utara, secara resmi dinyatakan rampung 100 persen pada Jumat (03/07/2026). Penyelesaian menyeluruh terhadap infrastruktur dasar sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter ini menandai babak baru bagi konektivitas antarwilayah pedesaan melalui program unggulan Bakti TNI AD Untuk Rakyat yang berdampak instan pada peningkatan mobilitas harian warga terpencil.

​Pelaksanaan konstruksi fasilitas penyeberangan publik ini dilakukan secara terintegrasi dengan mengerahkan kekuatan gabungan dari berbagai satuan taktis Angkatan Darat demi memotong kendala geografis. Unsur pasukan di lapangan terdiri atas personel Komando Rayon Militer (Koramil) 06/Tuhemberua Kodim 0213/Nias, Batalyon TP 903/Baluseda, serta Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 1/Dhira Dharma yang saling bahu-membahu menuntaskan pengerjaan fisik di area pedalaman.

Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0213 Nias Rampung. - thewasesanews.com

​Pengerahan kekuatan komando ini sengaja dioptimalkan guna memacu efisiensi pengerjaan struktur beraliran pipa baja bergelombang tersebut agar dapat difungsikan sesegera mungkin oleh publik. Program akselerasi pembangunan infrastruktur teritorial di wilayah-wilayah terpencil dan tertinggal ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, demi mewujudkan pemerataan kesejahteraan yang merata.

​Sebelum proyek vital ini dituntaskan, fluktuasi debit air Sungai Samiri kerap menjadi momok kronis yang melumpuhkan aktivitas ekonomi serta mengancam keselamatan warga setempat saat musim penghujan tiba. Keberadaan jembatan yang kini berdiri mantap diproyeksikan mampu memotong biaya logistik hasil bumi, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mempercepat jalur rujukan pelayanan sosial kesehatan darurat menuju pusat kota.

Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0213 Nias Rampung. - thewasesanews.com

​Merespons keberhasilan capaian di lapangan, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., menyatakan bahwa rampungnya infrastruktur ini menjadi bukti otentik komitmen TNI untuk hadir di tengah kesulitan warga. Pihak Kodam I/BB menegaskan bahwa kontribusi pembangunan fisik teritorial akan terus ditingkatkan secara berkala demi memperkuat ketahanan wilayah dan roda perekonomian hukum Nias Utara.

​”TNI akan terus berkontribusi melalui berbagai kegiatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco ini menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” jelas Kapendam I/BB Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., dalam rilis kedinasannya.

Semangat gotong royong yang tercipta harmonis antara prajurit TNI dan komponen masyarakat adat setempat sepanjang operasional pengerjaan menjadi modal sosial yang bernilai tinggi bagi daerah. Sinergi ini terbukti efektif merekatkan kemanunggalan lintas sektoral yang kuat dalam menjaga stabilitas keamanan serta kenyamanan kehidupan sosial di wilayah pedesaan.

Pembangunan Jembatan Aramco Kodim 0213 Nias Rampung. - thewasesanews.com

​Pasca-penuntasan proyek fisik ini, fungsi pengawasan serta aspek pemeliharaan berkala ke depan akan disinergikan bersama aparatur pemerintahan desa dan Bintara Pembina Desa (Babinsa). Langkah pengawalan melekat ini ditempuh guna menjamin masa pakai bangunan publik tersebut dapat bertahan lama serta terus memberikan kemaslahatan produktif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat teritorial secara berkelanjutan.

Sumber: Penerangan Kodam I/Bukit Barisan (Pendam I/BB)

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!