
Kab. Tangeran, The Wasesa News – Lurah Kramat Haji Nur Alam hadiri tahlilan Haji Roji bin Haji Marda pada peringatan malam ketujuh wafatnya almarhum yang digelar dengan penuh khidmat di kediaman keluarga duka, Desa Kramat, Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang, Minggu (07/06/2026). Kehadiran pemimpin nomor satu di Kelurahan Kramat tersebut didampingi secara langsung oleh jajaran aparatur pemerintah desa, termasuk tokoh penting lingkungan seperti Ketua RW Mistar dan Ketua RW Ubay.
​Agenda keagamaan ini turut dihadiri oleh para ustadz, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga sekitar yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Prosesi tahlilan malam ketujuh dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus momentum untuk memanjatkan doa bersama.
​Warga dan jemaah yang hadir bersama-sama memohon agar almarhum diterima segala amal ibadahnya, diampuni segala kekhilafannya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selain itu, kehadiran jajaran pemerintahan ini ditujukan untuk memberikan dukungan moral yang mendalam bagi keluarga besar yang ditinggalkan.
​Kehadiran jajaran aparatur pemerintah desa di tengah-tengah warga yang sedang berduka ini mencerminkan komitmen pelayanan publik yang humanis dan tidak berjarak. Sejak awal ritual keagamaan dimulai, suasana sakral dan penuh kekeluargaan begitu terasa di lokasi acara halaman rumah duka.
​Ratusan jemaah yang memadati kediaman almarhum tampak khusyuk menggemakan kalimat-kalimat thoyyibah, selawat, serta untaian ayat-ayat suci Al-Qur’an. Pihak keluarga besar almarhum Haji Roji bin Haji Marda menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Lurah Haji Nur Alam beserta rombongan.
​Bagi pihak keluarga, kehadiran sosok pemimpin di masa-masa sulit seperti ini menjadi pelipur lara tersendiri. Kedatangan aparatur desa dirasa mampu memberikan tambahan kekuatan moral untuk menghadapi ujian kehilangan anggota keluarga tercinta yang mereka sayangi.
​”Kami atas nama keluarga besar almarhum mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Lurah Haji Nur Alam beserta seluruh jajaran yang telah berkenan hadir dan duduk bersama kami mendoakan almarhum. Kehadiran beliau malam ini sungguh menjadi pelipur lara dan memberikan kekuatan moral yang sangat besar bagi kami yang ditinggalkan,” ujar perwakilan keluarga duka di sela-sela acara.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan keluarga duka juga menegaskan betapa masyarakat sangat menghargai dedikasi dan loyalitas yang ditunjukkan oleh Lurah Haji Nur Alam. Selama memimpin wilayah Desa Kramat, sosok yang akrab disapa Haji Alam tersebut dikenal sebagai kepala desa yang sangat setia dan peduli.
​Kepedulian pemimpin tingkat kelurahan ini dinilai bukan sekadar jargon politik semata, melainkan dibuktikan secara nyata melalui tindakan konsisten di lapangan. Lurah Haji Nur Alam hampir selalu mengupayakan diri untuk hadir secara langsung di tengah warga setiap kali ada musibah kematian atau kedukaan.
​Langkah menghadiri kedukaan warga dilakukan tanpa pernah memandang status sosial ataupun latar belakang ekonomi mereka. Kebiasaan mulia ini dinilai mampu menyentuh hati masyarakat secara mendalam dan berhasil mempererat ikatan emosional antara pemerintah desa dan seluruh warga Kramat.
​Fleksibilitas dan keaktifan aparatur lingkungan, termasuk peran aktif dari RW Mistar dan RW Ubay dalam mengoordinasikan jalannya tahlilan malam ketujuh ini, juga mendapat sorotan positif. Sinergitas yang harmonis antara jajaran rukun warga dan kepala desa menjadi kunci utama kekompakan warga.
​Hubungan yang baik tersebut dinilai menjadi instrumen penting dalam menciptakan lingkungan kemasyarakatan yang solid, rukun, dan saling mendukung. Pihak keluarga berharap agar hubungan komunikasi dan kerja sama yang baik ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan di masa depan.
​Menurut pandangan warga, kepemimpinan yang bersedia turun langsung ke lapangan dan peka terhadap kondisi duka warganya adalah fondasi utama bagi kemajuan daerah. Kedekatan ini dipercaya mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Desa Kramat secara menyeluruh.
​Suasana tahlilan yang berlangsung khusyuk tersebut diisi dengan pembacaan Surah Yasin, zikir tahlil, dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz setempat. Seluruh jemaah yang hadir, termasuk para tokoh agama, tampak menyatu dalam saf-saf doa yang rapat.
​Kondisi tersebut merefleksikan rasa gotong royong dan solidaritas sosial yang masih sangat kental tertanam di lingkungan Desa Kramat. Kehadiran para tokoh agama dan ustadz dalam acara ini juga memberikan pencerahan spiritual bagi keluarga yang sedang mengalami kesedihan.
​Tokoh agama yang hadir mengingatkan kembali akan hakikat kematian sebagai ketetapan mutlak dari Yang Maha Kuasa. Warga diajak untuk senantiasa menyikapi musibah kehilangan ini dengan penuh kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan yang tulus.
​”Alhamdulillah seluruh rangkaian acara mendoakan almarhum Haji Roji bin Haji Marda dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan tertib. Kehadiran Pak Lurah Haji Nur Alam memberikan teladan luar biasa mengenai bagaimana seorang pemimpin seharusnya bersikap dan hadir bersama warganya di saat duka,” kata salah seorang perwakilan tokoh masyarakat setempat.
Ketika seorang pemimpin bersedia meluangkan waktu di malam hari untuk duduk bersama warga di tikar yang sama, sekat birokrasi seketika runtuh. Kebersamaan melantunkan doa yang sama membuat jarak antara pejabat dan rakyat digantikan oleh rasa persaudaraan yang tulus.
​Pihak keluarga almarhum kembali menegaskan bahwa keteladanan yang ditunjukkan oleh Lurah Kramat beserta jajarannya menjadi bukti nyata tingginya rasa kepedulian sosial. Aparatur pemerintahan Desa Kramat dinilai memiliki empati yang besar terhadap kondisi psikologis warga.
​Masyarakat berharap ke depannya jalinan sinergi antara warga dan pemerintah desa dapat terus berjalan secara berkesinambungan dalam berbagai aspek kehidupan. Hubungan harmonis ini diharapkan tidak hanya muncul dalam situasi formal pemerintahan, melainkan juga dalam kegiatan sosial keagamaan.
​Kehadiran pemimpin yang loyal dan selalu ada di saat warganya tertimpa musibah dipercaya akan meningkatkan kepercayaan publik secara signifikan. Hal ini berdampak positif terhadap dukungan masyarakat pada jalannya roda pemerintahan di tingkat desa.
​Melalui momentum tahlilan ini, seluruh elemen masyarakat Desa Kramat yang hadir juga bersama-sama mendoakan agar keluarga besar almarhum diberikan ketabahan. Kehilangan sosok ayah dan tokoh penting tentu meninggalkan kesedihan mendalam bagi kelangsungan hidup keluarga.
​Namun, dukungan moril yang mengalir deras dari tetangga, ustadz, pengurus RW, hingga Lurah diharapkan dapat meringankan beban psikologis yang dihadapi. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah singkat antara Lurah Haji Nur Alam, aparatur desa, tokoh agama, dan pihak keluarga duka.
Sumber:Liputan Giat Ta’ziah dan Tahlilan Warga Kelurahan Kramat






