
NIAS UTARA, The Wasesa News – Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias secara resmi berhasil merampungkan seluruh tahapan pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Desa Holi, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, pada Rabu (10/06/2026). Infrastruktur vital sepanjang 8 meter dengan lebar 3 meter tersebut kini telah mencapai progres pengerjaan fisik 100 persen. Selesainya proyek ini menandakan bahwa fasilitas penyeberangan baru tersebut sudah siap sepenuhnya dimanfaatkan oleh segenap lapisan masyarakat guna mendukung aktivitas mobilitas transportasi dan memperlancar urat nadi perekonomian harian warga setempat.

Langkah taktis penyelesaian prasarana publik ini merupakan bagian dari program Karya Bakti TNI Angkatan Darat (AD) Skala Besar Tahun Anggaran 2026. Kebijakan strategis tersebut dicanangkan dengan fokus sasaran utama berupa percepatan pembangunan infrastruktur pada wilayah pedalaman yang terpencil dan tertinggal. Kehadiran struktur jembatan yang kokoh ini diharapkan mampu membuka aksesibilitas yang lebih baik bagi warga Desa Holi, terutama dalam mendongkrak kelancaran kegiatan ekonomi lokal, mempermudah anak-anak menuju fasilitas pendidikan, serta mempercepat pelayanan sektor kesehatan masyarakat.
Keberhasilan proyek di lapangan ini tidak terlepas dari tingginya loyalitas serta dedikasi kerja yang ditunjukkan oleh jajaran personel gabungan lintas satuan. Dalam proses pengerjaannya, Kodim 0213/Nias bersinergi secara solid dengan para prajurit ahli dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 1/Dhira Dharma serta personel dari Yon TP 905. Kolaborasi taktis antar-satuan TNI AD ini menjadi faktor penting dalam melakukan akselerasi dan percepatan seluruh beban pekerjaan fisik di lapangan, sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target.

Implementasi program kerja teritorial ini juga dinilai sangat sejalan dengan arah kebijakan strategis yang diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepala Negara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur daerah sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Melalui wadah Karya Bakti TNI AD inilah, pemerintah bersama jajaran militer menghadirkan solusi konkret pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan mendasar warga, khususnya di kawasan yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses konektivitas darat.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa penyelesaian Jembatan Aramco di Nias Utara ini merupakan manifestasi otentik dari komitmen luhur TNI AD untuk membantu pemerintah daerah mempercepat roda pembangunan. Keberadaan jembatan yang representatif ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana penyeberangan fisik semata, melainkan bertindak sebagai katalisator dalam memperlancar jalur distribusi logistik dan memperkokoh ketahanan konektivitas antarwilayah.

“Pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan daerah. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah serta memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Desa Holi dan sekitarnya,” ujar Kolonel Infanteri Sandy, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya.
Dengan beroperasinya Jembatan Aramco secara penuh, tantangan transportasi yang selama bertahun-tahun dihadapi warga Desa Holi kini mulai teratasi dengan baik. Aliran barang hasil bumi dan komoditas pertanian daerah diprediksi akan mengalir lebih cepat ke pasar-pasar utama tanpa perlu khawatir terhadap kendala cuaca buruk. Sinergitas kokoh yang ditunjukkan oleh prajurit TNI bersama masyarakat dalam menyukseskan Karya Bakti ini sekaligus mempertegas bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap menjadi pilar utama penyokong stabilitas serta kemajuan pembangunan di daerah pinggiran nusantara.
Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pendam I/BB)









