Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

Bongkar Jaringan Internasional, Kodam XII/Tanjungpura Serahkan 21,4 Kilogram Sabu dan WNA Malaysia Hasil Tangkapan Perbatasan ke BNNP Kalbar

​"Atas keberhasilan ini, Bapak Pangdam XII/Tanjungpura menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para prajurit dan seluruh instansi terkait yang bertugas di lapangan. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kedekatan TNI dan warga perbatasan dalam menjalin komunikasi sosial, sehingga sinergi informasi dapat terwujud dengan sangat baik," - Brigjen TNI Purnomosidi.

PONTIANAK, The Wasesa News – Komitmen Tentara Nasional Indonesia dalam membentengi kedaulatan negara dari ancaman kejahatan transnasional terbukti nyata lewat keberhasilan penumpasan penyelundupan narkotika jaringan internasional berskala besar di teritorial perbatasan darat. Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura secara resmi menyerahkan barang bukti narkotika golongan satu jenis sabu seberat total 21,4 kilogram beserta satu orang terduga pelaku yang merupakan warga negara asing berkebangsaan Malaysia kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat. Prosesi penyerahan resmi berkas perkara dan barang sitaan bernilai miliaran rupiah tersebut dilangsungkan di Markas Polisi Militer Kodam (Mapomdam) XII/Tanjungpura, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Kamis (11/06/2026), sebagai wujud sinergitas antarinstitusi penegak hukum dalam memberantas narkoba.

Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

​Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

Dalam upacara penyerahan tersebut, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si, diwakili oleh Danrem 121/Alambhana Wanawai, Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han. Seluruh barang bukti interseptif serta tersangka diterima langsung oleh Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, S.I.K., S.H., M.H., guna dilakukan pengembangan penyidikan lebih lanjut. Keberhasilan operasi gabungan di lini depan ini menjadi sinyal kuat bagi sindikat gelap internasional bahwa pengawasan di koridor perbatasan negara kini diperketat secara berlipat ganda.

​Seluruh paket barang haram seberat 21,4 kilogram tersebut merupakan hasil murni dari kejelian dan kesigapan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarhanud 1/Purwa Bajra Cakti/1 Kostrad. Pasukan elit ini berhasil mendeteksi dan menggagalkan upaya penyelundupan saat melaksanakan operasi penyergapan senyap atau ambush di jalur tidak resmi yang kerap dijuluki jalur tikus. Operasi penindakan tersebut dieksekusi secara taktis di sektor kanan kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/06/2026) malam.

Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

​Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

Pelaksanaan patroli malam yang bergerak dalam kegelapan tersebut diinisiasi oleh personel Pos Kotis Gabma Entikong yang berada di bawah komando taktis Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Kapten Arh Rino Pambudi, S.Tr.(Han). Melalui pemetaan intelijen yang matang dan pembacaan situasi lapangan yang presisi, tim patroli berhasil mengendus pergerakan mencurigakan seorang pria paruh baya yang berusaha melintasi batas negara secara ilegal melalui rute hutan belantara.

​Setelah melakukan pengepungan terukur, prajurit Kostrad berhasil mengamankan pria asing tersebut yang kemudian diketahui berinisial MO, seorang warga negara Malaysia berusia 66 tahun yang berasal dari wilayah Johor. Saat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh terhadap barang bawaannya, petugas menemukan 20 paket besar narkotika yang disembunyikan secara rapi di dalam kemasan Teh China berwarna hijau. Modus operandi pengemasan tersebut sengaja diterapkan oleh pelaku dengan harapan dapat mengelabui pandangan petugas visual di lapangan.

Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

​Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi menjelaskan bahwa seluruh mekanisme penanganan pascapenangkapan di wilayah perbatasan telah dilakukan sesuai dengan prosedur standar operasi yang berlaku di internal TNI. Penyerahan berkas perkara secara cepat kepada pihak BNNP Kalimantan Barat ditujukan agar proses hukum formal, pelacakan jaringan penadah di dalam negeri, serta uji laboratorium forensik terhadap kandungan zat narkotika dapat segera dituntaskan tanpa menunda waktu.

​”Atas keberhasilan ini, Bapak Pangdam XII/Tanjungpura menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para prajurit dan seluruh instansi terkait yang bertugas di lapangan. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kedekatan TNI dan warga perbatasan dalam menjalin komunikasi sosial, sehingga sinergi informasi dapat terwujud dengan sangat baik,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi saat membacakan amanat tertulis pimpinan tertinggi Kodam XII/Tanjungpura di hadapan awak media.

Pihak TNI AD menilai bahwa keberhasilan penggagalan pasokan narkoba dalam jumlah fantastis ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat perbatasan yang secara konsisten menjaga komunikasi sosial dengan pos-pos militer setempat. Kepercayaan masyarakat terhadap integritas prajurit penjaga perbatasan memicu mengalirnya informasi-informasi strategis terkait aktivitas mencurigakan di jalur-jalur tikus. Hubungan emosional yang harmonis antara kemanunggalan TNI dan rakyat inilah yang menjadi kunci utama terciptanya sistem pertahanan semesta yang tangguh di beranda depan negara.

Kodam XII/Tpr Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu Asal Malaysia. - thewasesanews.com

​Di sisi lain, Kepala BNNP Kalimantan Barat Brigjen Pol. Totok Lisdiarto menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pelacakan mendalam untuk mengetahui siapa pemesan utama dari puluhan kilogram sabu yang dibawa oleh kurir internasional tersebut. Kerja sama erat dengan kepolisian diraja Malaysia juga akan diintensifkan guna memutus mata rantai penyebaran narkoba dari hulu, mengingat letak geografis Kalimantan Barat yang berbatasan darat langsung dengan Sarawak memiliki kerawanan yang sangat tinggi terhadap penyelundupan komoditas ilegal.

​Langkah tegas, terukur, dan kolaboratif yang dipertontonkan oleh Kodam XII/Tanjungpura bersama BNNP Kalbar ini menjadi bukti otentik bahwa pertahanan kedaulatan negara tidak hanya berbicara soal kedaulatan fisik tanah air, melainkan juga perlindungan total terhadap ketahanan sumber daya manusia dari kehancuran akibat zat adiktif. Pengawasan ketat di sepanjang garis perbatasan darat Kalimantan Barat dipastikan akan terus ditingkatkan tanpa menurunkan intensitas patroli, demi mewujudkan lingkungan Indonesia yang bersih dari narkoba.

Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer (Pendam) XII/Tanjungpura

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!