
YALIMO, The Wasesa News – Jajaran personel militer dari Pos Kout Elelim meluncurkan kegiatan teritorial Satgas Yonif 645/GTY berupa pembagian sarana penggalangan kitab suci Alkitab serta pembukaan posko pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan, pada Kamis (16/07/2026). Aksi kemanusiaan terpadu yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas (Wadansatgas) Yonif 645/GTY Kapten Inf. Bambang Ndaru Ardiansyah, S.T.Han., M.A.P., dengan mengerahkan 12 personel berkemampuan khusus ini, menyasar jemaah Gereja GBI Elelim. Langkah proaktif tersebut diambil sebagai komitmen nyata institusi TNI dalam mempererat tali silaturahmi, menggali aspirasi publik, memberikan dukungan rohani, serta menghadirkan intervensi medis secara cepat bagi warga yang tinggal di wilayah pedalaman.
​Melalui metode anjangsana atau kunjungan langsung dari rumah ke rumah dan tempat ibadah, jajaran personel pengamanan wilayah ini berupaya membangun jembatan komunikasi yang humanis guna menyerap aspirasi riil dari masyarakat setempat. Pendekatan dialogis ini dinilai sangat efektif untuk mendengarkan keluhan warga sekaligus memetakan potensi kerawanan sosial demi menjaga kondusivitas wilayah hukum perbatasan. Wadansatgas mengajak segenap elemen masyarakat untuk terus merawat pola komunikasi yang terbuka dan tidak ragu untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum yang bertugas di lapangan.

​”Apabila muncul permasalahan di kampung, diharapkan segera dikomunikasikan dengan Apkam setempat agar bisa cepat ditangani dan tidak menjadi konflik berkepanjangan,” ujar Wakil Komandan Satgas Yonif 645/GTY Kapten Inf. Bambang Ndaru Ardiansyah, S.T.Han., M.A.P., di hadapan pemuka agama setempat.
Dalam momentum kunjungan rohani tersebut, Satgas Yonif 645/GTY menyerahkan bantuan sejumlah Alkitab serta cinderamata kultural berupa syal khas suku Dayak Kalimantan Barat. Penyerahan simbolis ini diterima langsung oleh Pendeta (Pdm.) Yakub Gombo, S.Th., selaku Bapak Gembala Gereja GBI Elelim. Pihak otoritas gereja menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keikhlasan para prajurit garda terdepan ini yang bersedia hadir membawa kedamaian spiritual serta memperkuat literasi keagamaan bagi para jemaah. Tokoh agama setempat menegaskan kesepahaman bahwa pemeliharaan ketertiban umum merupakan tanggung jawab kolektif.

​Sesi kemudian dilanjutkan dengan pembukaan posko pelayanan kesehatan darurat yang dikhususkan bagi masyarakat di sekitar wilayah Distrik Elelim yang membutuhkan penanganan medis segera dan berkelanjutan. Layanan kesehatan cuma-cuma ini menjadi prioritas satgas dalam membantu mencukupi kebutuhan medis warga, terutama di tengah keterbatasan sarana transportasi dan fasilitas kesehatan formal di pedalaman. Melalui pemeriksaan fisik umum dan pemberian obat-obatan esensial ini, TNI berupaya menjaga imunitas warga agar tetap produktif.

​Terciptanya hubungan kemitraan yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan antara Satgas Yonif 645/GTY dan penduduk lokal diharapkan mampu menumbuhkan rasa aman psikologis yang kuat. Kebersamaan yang terajut erat ini menjadi modal sosial penting dalam mendukung stabilitas wilayah dan percepatan program kesejahteraan masyarakat secara komprehensif. Rangkaian program pengabdian kemanusiaan ini dilaporkan berlangsung dengan sangat tertib, lancar, dan kondusif, menegaskan komitmen penuh korps Gardatama Yudha untuk selalu berbuat yang terbaik demi kemajuan tanah Papua.
Sumber: Penerangan Satgas Yonif 645/GTY (Gardatama Yudha)








