
SERANG, thewasesanews.com — Kapolda Banten Terima Aspirasi BEM Banten Bersatu bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan Ketua DPRD Banten dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung tertib dan damai di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, pada Rabu (26/8/2026).
​Kehadiran Kapolda Banten Irjen Pol Hengki di tengah-tengah massa aksi tersebut menjadi wujud nyata kehadiran negara untuk mengawal kebebasan berpendapat sekaligus menyerap langsung poin-poin aspirasi yang disuarakan oleh elemen mahasiswa.

​Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Hengki menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Aliansi BEM Banten Bersatu atas kedewasaan dan komitmen mereka dalam menyampaikan pendapat di muka umum secara santun, aman, dan lancar tanpa diwarnai potensi gangguan keamanan.
​Polda Banten menilai bahwa kegiatan penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati bersama. Namun, kebebasan berdemokrasi tersebut hendaknya tetap beriringan dengan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat luas.

​”Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan BEM Banten Bersatu yang sudah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan lancar. Kita semua dari Pemerintah Provinsi Banten, Ketua DPRD, dan saya sebagai Kapolda hadir untuk melaksanakan pengamanan sebagai wujud kehadiran negara untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan rekan-rekan mahasiswa. Kita mengimbau, bukan berarti melarang, tetapi kita mengajak supaya aspirasi itu bisa disampaikan di sini. Manakala ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti ke pemerintah pusat, kita akan sampaikan. Mari kita tahan diri semua, tunjuk saja perwakilan, tidak perlu beramai-ramai sehingga apa yang menjadi aspirasi bisa tersampaikan dengan baik. Jaga Provinsi Banten yang aman, tidak melakukan hal-hal yang merugikan kita semua,” ujar Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, Rabu (26/8/2026).
Irjen Pol Hengki mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya kelompok mahasiswa, untuk selalu mengutamakan jalur dialog dan musyawarah. Penggunaan skema perwakilan massa aksi dinilai jauh lebih efektif agar poin-poin tuntutan yang dibawa dapat terdiskusi dengan baik serta segera mendapat respons konkret dari pemangku kebijakan.


​Jajaran Pemerintah Provinsi Banten bersama Polda Banten juga siap menjadi jembatan komunikasi apabila terdapat tuntutan strategis dari mahasiswa yang memerlukan koordinasi dan pengawalan hingga ke tingkat pemerintah pusat.
​Polda Banten menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, serta mendengarkan setiap aspirasi warga demi memastikan Provinsi Banten tetap berada dalam situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Sumber: Bidhumas Polda Banten, KP3B Kota Serang








