Jembatan Perintis Kodam Radin Inten Rampung. - thewasesanews.com

Pulihkan Akses yang Mangkrak 10 Tahun, Jembatan Perintis Kodam Radin Inten di Lampung Timur Segera Rampung

​"Pembangunan jembatan di Way Bungur ini tercatat telah terbengkalai sejak tahun 2016 silam dan merugikan mobilitas warga setempat. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa jembatan darurat di lokasi ini akan selesai dibangun sepenuhnya dalam waktu dua minggu ke depan agar bisa langsung digunakan untuk aktivitas harian," tegas Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat memberikan pengarahan di lokasi peninjauan.

LAMPUNG TIMUR, The Wasesa News – Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten secara progresif mempercepat pembangunan infrastruktur konektivitas desa melalui peresmian tahapan akhir Jembatan Perintis Kodam Radin Inten di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, pada Sabtu (18/07/2026). Langkah taktis ini diambil guna memulihkan interaksi sosial dan mobilitas ekonomi ribuan warga lokal yang sempat terisolasi akibat mangkraknya proyek jembatan permanen di wilayah tersebut selama hampir sepuluh tahun. Kehadiran jembatan gantung ini dirancang menjadi solusi cepat yang solutif sekaligus instrumen vital dalam mendongkrak distribusi komoditas pertanian antarwilayah rural.

​Aksi teritorial berskala besar ini merupakan wujud implementasi langsung dari instruksi strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengamanatkan percepatan pembangunan fasilitas umum di daerah pinggiran dan terpencil. Pihak TNI Angkatan Darat merespons arahan tersebut dengan meluncurkan Program Jembatan Perintis Garuda, sebuah gerakan stimulan infrastruktur yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat akar rumput. Di Provinsi Lampung sendiri, program ini ditargetkan mampu membangun 64 jembatan secara simultan, mencakup 30 jembatan gantung, 24 jembatan armco, dan 10 jembatan beton yang seluruhnya diproyeksikan rampung total pada akhir Juli 2026.

Jembatan Perintis Kodam Radin Inten Rampung. - thewasesanews.com

​Konstruksi fisik di Desa Kali Pasir sendiri telah diawali dengan peletakan batu pertama pada 1 April 2026 lalu, dan kini strukturnya telah berdiri kokoh membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 2 meter. Keberhasilan pembangunan sarana penyeberangan ini tidak terlepas dari tingginya semangat gotong royong yang melibatkan personel terlatih TNI, jajaran teknisi jembatan, serta partisipasi aktif warga desa setempat. Penyatuan kekuatan elemen sipil dan militer ini terbukti mampu memotong rantai birokrasi pengerjaan sehingga akselerasi proyek di lapangan berjalan sangat cepat dan efisien.

​Kondisi darurat yang dialami warga Way Bungur ini bahkan menarik perhatian langsung dari otoritas tertinggi pusat di Jakarta. Dalam peninjauan mendadak ke lokasi proyek, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, secara tegas memberikan instruksi agar sisa pengerjaan teknis segera dituntaskan tanpa penundaan. Pemerintah pusat menaruh perhatian serius pada wilayah-wilayah yang mengalami hambatan pembangunan kronis akibat kelalaian tata kelola masa lalu.

Jembatan Perintis Kodam Radin Inten Rampung. - thewasesanews.com

​”Pembangunan jembatan di Way Bungur ini tercatat telah terbengkalai sejak tahun 2016 silam dan merugikan mobilitas warga setempat. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa jembatan darurat di lokasi ini akan selesai dibangun sepenuhnya dalam waktu dua minggu ke depan agar bisa langsung digunakan untuk aktivitas harian,” tegas Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat memberikan pengarahan di lokasi peninjauan.

​Dampak ekonomi dari berfungsinya sarana ini diyakini akan langsung dirasakan oleh sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian Lampung Timur. Dengan terbukanya jalur ini, waktu tempuh pengiriman logistik dapat dipangkas secara signifikan sehingga menekan biaya operasional para petani. Pihak Kodam menegaskan bahwa jembatan ini menjadi komitmen berkelanjutan dalam mengawal kesejahteraan publik di daerah pelosok.

​”Program Jembatan Perintis Garuda ini hadir sebagai solusi nyata atas penantian panjang masyarakat. Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam mengembalikan akses transportasi yang sempat terputus, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Kali Pasir dan wilayah sekitarnya demi mendukung pemerataan kesejahteraan di Provinsi Lampung,” urai perwakilan Penerangan Kodam XXI/Radin Inten secara resmi.

Sinergi terpadu yang ditunjukkan dalam pengerjaan proyek kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi pemulihan infrastruktur mangkrak di daerah lain. Dinamika sosial masyarakat di Kecamatan Way Bungur kini diproyeksikan akan kembali bergairah seiring dengan terjaminnnya kepastian akses transportasi yang aman, kokoh, dan berkesinambungan.

Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer (Pendam) XXI/Radin Inten

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!