Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen. - thewasesanews.com

Mulai 1 Juli 2026, Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Pengemudi Kantongi 92 Persen

​"Mulai efektif tanggal 1 Juli 2026, GoTo Gojek Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide. Kami mendukung upaya ini untuk terus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi," jelas Catherine Hindra Sutjahyo.

JAKARTA, The Wasesa News – Dua raksasa aplikator transportasi online di Indonesia, Gojek (GoTo) dan Grab Indonesia, secara resmi mengumumkan pemberlakuan potongan komisi layanan roda dua sebesar 8 persen mulai 1 Juli 2026. Kebijakan strategis ini memastikan para mitra pengemudi (driver) bakal mengantongi 92 persen pendapatan bersih dari setiap transaksi layanan penumpang.

​Keputusan bersejarah ini disepakati dalam pertemuan tingkat tinggi antara pimpinan DPR RI bersama jajaran manajemen puncak PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dan Grab Indonesia di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/06/2026). Langkah ini menjadi jawaban nyata atas aspirasi lama para pengemudi ojol terkait sistem pembagian hasil yang lebih adil.

​Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa kesepakatan pemangkasan nilai komisi tersebut dicapai setelah melalui rangkaian pembahasan dan komunikasi intensif. DPR RI secara aktif memediasi kepentingan para pengemudi ojol yang selama beberapa tahun terakhir merasa terbebani oleh besaran potongan aplikasi yang tinggi.

Gojek dan Grab Resmi Terapkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen. - thewasesanews.com
Gojek dan Grab resmi memberlakukan potongan komisi aplikasi ojol sebesar 8 persen mulai 1 Juli 2026. Driver kini menerima 92 persen pendapatan bersih. – thewasesanews.com

​”Mengenai pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda dua yang penerapannya selama ini mungkin ditunggu-tunggu oleh pengemudi. Kami sudah mengadakan pembicaraan bersama,” ujar Sufmi Dasco Ahmad di hadapan media.

Menanggapi regulasi baru tersebut, Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo, menyatakan komitmen penuh korporasi untuk menyukseskan kebijakan ini. Pihaknya siap melakukan penyesuaian sistem operasional demi mendorong peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup para mitra pengemudi GoRide di lapangan.

​”Mulai efektif tanggal 1 Juli 2026, GoTo Gojek Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide. Kami mendukung upaya ini untuk terus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi,” jelas Catherine Hindra Sutjahyo.

​Komitmen serupa juga ditegaskan oleh manajemen Grab Indonesia. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, memastikan bahwa penyesuaian tarif potongan komisi aplikasi untuk layanan GrabBike bakal diterapkan secara serentak di seluruh wilayah operasional Indonesia tepat pada awal bulan depan.

​”Grab Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8% untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua, atau GrabBike. Implementasi ini akan efektif dimulai tanggal 1 Juli 2026,” tegas Neneng Goenadi secara transparan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi kerja sama dari kedua aplikator besar tersebut. Ia menyebut realisasi ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pengemudi ojol serta wujud nyata dari komitmen keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap pekerja sektor informal.

​”Sudah jelas barusan bagaimana komitmen kami di DPR RI mengawal proses panjang perjuangan teman-teman ojek online. Komitmen Bapak Presiden Prabowo betul-betul berpihak terhadap seluruh pengemudi. Per 1 Juli 2026, tarif delapan-sembilan pukul dua ini sudah berlaku,” pungkas Cucun Ahmad Syamsurijal.

Perubahan skema bagi hasil ini diharapkan mampu memulihkan daya beli para pengemudi ojol di tengah tantangan ekonomi. Kebijakan ini sekaligus diproyeksikan bakal memperkuat fondasi ekosistem transportasi online nasional yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas publik serta penggerak utama roda ekonomi digital di Indonesia.

Sumber: Hasil Pertemuan Pimpinan DPR RI dan Manajemen Aplikator

Avatar photo
Syahrizal Amarullah

Leave a Reply

error: Content is protected !!