Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair. - thewasesanews.com

Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair

​“Pengembangan sektor kelautan di Halmahera Tengah memerlukan landasan akademis yang kuat dan terukur. Melalui riset mengenai strategi pengembangan budidaya rumput laut di Perairan Loleo ini, kita berharap dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta pengelolaan potensi kelautan secara berkelanjutan di Halmahera Tengah,” tegas Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

TERNATE, thewasesanews.comBupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair secara langsung dalam prosesi ujian akhir mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Kelautan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate yang berlangsung di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (11/9/2026). Langkah tanggap Kepala Daerah Halmahera Tengah ini menegaskan komitmen nyata pemerintah kabupaten dalam menjembatani dunia akademik dengan implementasi kebijakan pembangunan daerah berbasis riset ilmiah.

​Kehadiran sosok Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., sebagai penguji eksternal tersebut memuat nilai substantif yang mendalam bagi penguatan kapasitas sumber daya manusia di wilayah pesisir. Dalam sidang akademik yang digelar secara khidmat di Ruang Kuliah 3, Gedung Pascasarjana Unkhair Ternate tersebut, orang nomor satu di Halmahera Tengah itu menguji secara kritis karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa strata dua atas nama Julhasnah Hasanuddin.

​Tesis yang dipertahankan di hadapan dewan penguji tersebut mengusung topik kajian ilmiah yang sangat spesifik dan aplikatif bagi daerah, yakni “Strategi Pengembangan Budidaya Rumput Laut di Perairan Loleo, Kabupaten Halmahera Tengah.” Kajian ini membedah secara komprehensif potensi geografis, kualitas perairan, serta daya dukung ekologis kawasan Loleo yang dinilai memiliki keunggulan komparatif tinggi untuk pengembangan komoditas kelautan unggulan daerah.

Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair. - thewasesanews.com

​Pemilihan topik penelitian tersebut mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah karena memiliki derajat relevansi yang sangat kuat dengan peta jalan pembangunan ekonomi berbasis kelautan di Kabupaten Halmahera Tengah. Sektor kelautan dan perikanan, khususnya subsektor budidaya rumput laut, selama ini diproyeksikan sebagai salah satu pilar utama pemulihan dan peningkatan taraf hidup masyarakat pesisir di kawasan Halmahera Tengah secara konsisten.

​Dalam perspektif pembangunan kawasan pesisir, pengembangan budidaya rumput laut yang terencana dengan baik diharapkan mampu memperkuat struktur perekonomian lokal secara inklusif. Pendekatan berbasis sains yang ditawarkan dalam riset magister ini dipandang dapat mengoptimalkan efisiensi produksi, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga daya dukung lingkungan pesisir agar tetap lestari dan terhindar dari kerusakan ekosistem.

​Keikutsertaan aktif kepala daerah di dalam forum akademis tinggi ini menunjukkan perhatian mendasar Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terhadap pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dalam perumusan kebijakan publik. Penguatan sumber daya manusia dan dukungan terhadap inovasi sains dinilai sebagai fondasi utama agar pengelolaan sumber daya alam tidak hanya bertumpu pada eksploitasi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan jangka panjang seluruh masyarakat.

​Inisiatif pengujian ilmiah oleh jajaran pimpinan daerah ini sekaligus menjadi ruang evaluasi objektif atas kelayakan riset mahasiswa agar hasil kajiannya dapat diterapkan secara nyata di lapangan. Riset akademik tidak boleh berhenti sekadar sebagai tumpukan berkas di perpustakaan kampus, melainkan harus mampu ditransformasikan menjadi rekomendasi teknis yang relevan bagi para pemangku kepentingan dan kelompok pembudidaya lokal di Perairan Loleo.

Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair. - thewasesanews.com

​“Pengembangan sektor kelautan di Halmahera Tengah memerlukan landasan akademis yang kuat dan terukur. Melalui riset mengenai strategi pengembangan budidaya rumput laut di Perairan Loleo ini, kita berharap dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta pengelolaan potensi kelautan secara berkelanjutan di Halmahera Tengah,” tegas Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si.

Kehadiran pemerintah daerah yang secara proaktif menyerap hasil pemikiran universitas menandai era baru kolaborasi tata kelola pembangunan di Provinsi Maluku Utara. Sinergi antara birokrasi pemerintah dan institusi perguruan tinggi dipandang sebagai jembatan emas untuk memecahkan berbagai persoalan teknis serta tantangan ekonomi yang dihadapi oleh komunitas nelayan dan pembudidaya rumput laut di daerah pesisir.

​Melalui kemitraan yang terjalin erat antara Pemkab Halmahera Tengah dan Universitas Khairun Ternate, berbagai dokumen riset akademik diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program kerja strategis instansi teknis terkait. Langkah kolaboratif ini diyakini mampu mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir melalui penyediaan lapangan kerja baru di sektor kelautan non-ekstraktif yang ramah lingkungan.

​Pengembangan potensi kelautan yang dibarengi dengan peningkatan kualitas SDM lokal akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) bagi kemajuan daerah secara menyeluruh. Pertumbuhan ekonomi yang bersumber dari sektor perikanan budidaya dinilai lebih inklusif karena menyentuh langsung tingkat perekonomian rumah tangga nelayan di kawasan perdesaan pesisir Halmahera Tengah secara adil.

​Selain itu, keterlibatan aktif kepala daerah berlatar belakang akademisi dalam sidang tesis ini memberikan motivasi tersendiri bagi civitas akademika Unkhair Ternate untuk terus melahirkan riset-riset inovatif yang berorientasi pada penyelesaian masalah daerah. Lingkungan kampus didorong untuk semakin responsif terhadap kebutuhan pembangunan riil yang ada di tengah-tengah masyarakat Halmahera Tengah dan Maluku Utara pada umumnya.

​Ke depan, hasil formulasi strategi budidaya rumput laut di Perairan Loleo ini diharapkan dapat segera diselaraskan dengan rencana kerja dinas terkait di Kabupaten Halmahera Tengah. Dengan intervensi kebijakan yang tepat, teknologi budidaya yang ramah lingkungan, serta pendampingan manajemen pemasaran yang memadai, Perairan Loleo berpeluang besar menjadi sentra produksi rumput laut unggulan nasional.

Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji Penguji Tesis Unkhair. - tgewasesanews.com

​Sinergi riset ini juga diharapkan memicu munculnya inovasi teknologi pascapanen agar komoditas rumput laut dari Perairan Loleo memiliki nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi sebelum dipasarkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan ruang fasilitasi agar mata rantai industri rumput laut lokal dapat berkembang secara mandiri dan kompetitif.

​Melalui ujian tesis ini, momentum penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah semakin mengukuhkan komitmen bersama dalam mengawal pemanfaatan ruang laut secara bijaksana. Keberhasilan riset ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara ilmu pengetahuan dan kepemimpinan daerah mampu memberikan kontribusi substantif bagi kemajuan peradaban masyarakat pesisir di Kabupaten Halmahera Tengah.

Sumber: Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Pemkab Halmahera Tengah / Pascasarjana Unkhair

Avatar photo
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!