bupati halmahera tengah tinjau pemulihan gempa yeysowo. - thewasesanews.com

Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji Tinjau Pemulihan Pascagempa dan Pembangunan Infrastruktur di Desa Yeysowo Patani

​“Semoga proses pembangunan dan pemulihan pascagempa di Desa Yeysowo ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti, serta segera memberikan manfaat yang luas dan nyata bagi seluruh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan bencana ini dari fase tanggap darurat hingga fase rehabilitasi selesai secara sempurna. Kita ingin memastikan infrastruktur pelayanan dasar seperti Pustu dan jaringan listrik kembali berfungsi optimal untuk menunjang kehidupan warga,” ujar Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., Selasa (8/9/2026).

PATANI, thewasesanews.comBupati Halmahera Tengah Tinjau Pemulihan Gempa Yeysowo, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, guna memastikan seluruh tahapan penanganan pascabencana, pelayanan kesehatan dasar, serta pemulihan jaringan infrastruktur vital berjalan dengan cepat dan tepat sasaran pada Selasa (8/9/2026). Kunjungan kerja lapangan yang dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian nyata pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat terdampak yang sedang berjuang bangkit dari guncangan gempa bumi dalam beberapa hari terakhir. Dalam agenda peninjauan maraton ini, pimpinan daerah tidak hanya menggelar tatap muka dan bersilaturahmi dengan warga pemukiman terdampak, melainkan juga menginspeksi secara intensif progres pengerjaan fisik pembangunan Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) Desa Yeysowo serta memantau pengerjaan teknis pergantian kabel jaringan listrik utama yang menghubungkan wilayah Yeysowo hingga Desa Galou.

​Dampak guncangan gempa bumi yang melanda kawasan semenanjung Patani sebelumnya sempat mengganggu ritme kehidupan sehari-hari masyarakat pedesaan di wilayah tersebut. Kerusakan minor pada beberapa struktur bangunan rumah warga serta terputusnya saluran distribusi energi listrik menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Desa Yeysowo yang terletak di pesisir Kecamatan Patani menjadi salah satu pemukiman yang membutuhkan intervensi penanganan tanggap darurat dan percepatan rekonstruksi secara menyeluruh. Kehadiran Bupati Ikram di lokasi bencana sejak Selasa pagi membawa pesan kuat bahwa pemerintah daerah tidak pernah membiarkan warga berjuang sendirian di masa pemulihan pascabencana.

​Di tengah suasana pemukiman warga Desa Yeysowo, Bupati Ikram Malan Sangadji menyempatkan diri berjalan kaki menyusuri lorong-lorong desa untuk menemui dan berdialog secara langsung dengan warga masyarakat terdampak. Momen silaturahmi tersebut berlangsung penuh kehangatan, di mana bupati mendengarkan secara saksama setiap aspirasi, keluhan, serta kebutuhan mendesak yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat, kaum perempuan, dan jajaran pemerintah desa setempat. Langkah pendekatan persuasif ini diambil guna memastikan bahwa bantuan logistik, pendampingan psikososial, serta perencanaan perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan dapat dialokasikan secara akurat tanpa ada satu pun kepala keluarga yang terabaikan dalam basis data penanganan bencana.

bupati halmahera tengah tinjau pemulihan gempa yeysowo. - thewasesanews.com

​Selain memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, peninjauan lapangan dilanjutkan menuju lokasi proyek pembangunan Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) Desa Yeysowo. Fasilitas medis tingkat tapak ini dipandang sebagai infrastruktur sangat krusial dalam menopang ketahanan kesehatan masyarakat, khususnya saat terjadi bencana alam. Bupati Ikram melihat secara cermat ketebalan struktur pondasi, kualitas material dinding, serta progres pengerjaan gedung Pustu guna memastikan bangunan tersebut memenuhi standar kelaikan fisik yang tahan terhadap potensi risiko gempa di masa mendatang. Keberadaan Pustu Yeysowo yang representatif diproyeksikan bakal mempermudah jangkauan pelayanan medis dasar, pertolongan pertama korban bencana, serta perawatan kesehatan ibu dan anak di wilayah pedalaman Kecamatan Patani.

​Fokus perhatian pimpinan daerah dalam kunjungan kerja tersebut juga tertuju pada percepatan pemulihan jaringan kelistrikan antar-desa di wilayah Patani. Bupati secara khusus mendatangi titik-titik lokasi pekerjaan teknis pemasangan dan pergantian kabel jaringan listrik utama yang membentang dari Desa Yeysowo hingga menuju Desa Galou. Kerusakan pada kabel distribusi akibat guncangan gempa sebelumnya telah menyebabkan pemadaman aliran listrik secara berkala di beberapa desa sekitarnya. Oleh karena itu, percepatan penarikan kabel baru dan pembenahan tiang penyangga listrik dilakukan secara maraton oleh tim teknis gabungan dengan pengawasan langsung dari pemerintah daerah.

​Ketersediaan pasokan listrik yang stabil dipandang sebagai urat nadi utama yang menentukan kecepatan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga pascabencana. Tanpa aliran listrik yang memadai, kegiatan penerangan jalan, operasional fasilitas umum, jaringan komunikasi seluler, hingga aktivitas perdagangan warga di pasar lokal akan terhambat secara drastis. Bupati Ikram menginstruksikan kepada tim teknis kelistrikan di lapangan agar memprioritaskan keamanan instalasi dan menuntaskan proses penyambungan kabel Yeysowo–Galou dalam waktu sesingkat-singkatnya, dengan tetap menjunjung tinggi standar keselamatan kerja.

​Di sela-sela peninjauan fasilitas teknis tersebut, Bupati Halmahera Tengah menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah dapat terus memperkuat koordinasi serta bahu-membahu dalam merampungkan seluruh agenda rekonstruksi wilayah Patani.

​“Semoga proses pembangunan dan pemulihan pascagempa di Desa Yeysowo ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti, serta segera memberikan manfaat yang luas dan nyata bagi seluruh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen penuh untuk mengawal penanganan bencana ini dari fase tanggap darurat hingga fase rehabilitasi selesai secara sempurna. Kita ingin memastikan infrastruktur pelayanan dasar seperti Pustu dan jaringan listrik kembali berfungsi optimal untuk menunjang kehidupan warga,” ujar Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., Selasa (8/9/2026).

Pernyataan Bupati Halmahera Tengah tersebut menegaskan kepemimpinan daerah yang berorientasi pada hasil (result-oriented leadership), di mana pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada tahapan seremonial atau pembagian bantuan darurat semata. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus menggerakkan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta berkoordinasi erat dengan PT PLN (Persero) untuk menyusun langkah penanganan terintegrasi di kawasan semenanjung Patani.

bupati halmahera tengah tinjau pemulihan gempa yeysowo. - thewasesanews.com

​Guna mengantisipasi ancaman bahaya sekunder dan potensi gempa susulan di wilayah Halmahera Tengah, pemerintah daerah juga menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan desa untuk mengaktifkan kembali sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Edukasi mengenai tata cara evakuasi mandiri, penataan tata ruang pemukiman yang aman gempa, serta penyiapan jalur evakuasi desa menjadi bagian integral dari strategi mitigasi jangka panjang yang sedang dirancang oleh Pemkab Halmahera Tengah untuk seluruh desa di pesisir pulau.

​Pendekatan responsif dan kehadiran langsung pimpinan daerah di Desa Yeysowo mendapatkan tanggapan sangat positif dan apresiasi tinggi dari warga masyarakat Kecamatan Patani. Kepala Desa dan para tokoh adat Yeysowo menyampaikan bahwa peninjauan langsung oleh Bupati Ikram memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi masyarakat yang sempat diliputi rasa cemas pascagempa. Warga merasa optimis bahwa proses perbaikan jaringan listrik Yeysowo–Galou dan penyelesaian Pustu akan membawa dampak perubahan yang signifikan bagi kemajuan serta kesejahteraan desa mereka di masa depan.

​Rangkaian kunjungan kerja penanganan pascagempa di Kecamatan Patani ini ditutup dengan penyerahan arahan teknis dari Bupati kepada aparatur pemerintah desa dan jajaran teknis di lapangan. Dengan komitmen pengawasan yang ketat dan sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat lokal, seluruh proses rehabilitasi infrastruktur serta pemulihan ekonomi warga di Desa Yeysowo dipastikan dapat tuntas tepat waktu, sekaligus menjadikan wilayah Patani lebih tangguh dalam menghadapi tantangan bencana geologi di masa depan.

Sumber: Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Setda Halmahera Tengah

Avatar photo
Tomi Umarama

Leave a Reply

error: Content is protected !!