
WEDA, thewasesanews.com – bupati halmahera tengah apresiasi kebijakan presiden prabowo Subianto secara terbuka atas komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat postur fiskal daerah melalui pengucuran alokasi dana transfer sebesar Rp41,34 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, mewakili jajaran pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Halmahera Tengah.
Kebijakan penguatan fiskal daerah ini dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan di wilayah Halmahera Tengah. Tambahan alokasi dana segar tersebut akan digunakan secara optimal untuk membiayai berbagai program prioritas daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar serta kesejahteraan masyarakat.
Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa kebijakan transfer anggaran dari pemerintah pusat ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian nyata Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terhadap percepatan pembangunan serta pemerataan ekonomi di daerah, khususnya di wilayah Provinsi Maluku Utara.
“Saya Ikram Malan Sangadji, Bupati Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, sebagai Bupati dan rakyat Halmahera Tengah mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto atas kebijakan memperkuat fiskal daerah,” tegas Bupati Halmahera Tengah dalam pernyataan resminya.
Secara rinci, total dana transfer sebesar Rp41,34 miliar yang diterima oleh Kabupaten Halmahera Tengah tersebut terbagi ke dalam dua komponen utama penganggaran. Komponen pertama merupakan alokasi penyelesaian Kurang Bayar Dana Bagi Hasil (DBH) yang nilainya mencapai Rp31,96 miliar.
Sementara itu, komponen kedua yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah adalah alokasi Tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan besaran nilai mencapai Rp9,38 miliar. Kedua sumber pendanaan ini siap diintegrasikan ke dalam APBD untuk menggerakkan sektor-sektor vital di daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah telah merancang skema pemanfaatan anggaran transfer tersebut secara terarah, transparan, dan akuntabel. Seluruh dana akan difokuskan pada pemenuhan fasilitas publik serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di seluruh pelosok wilayah Weda dan sekitarnya.
Sektor infrastruktur fisik menjadi salah satu prioritas utama penerima alokasi dana tersebut. Anggaran akan dialokasikan langsung untuk percepatan pembangunan serta perbaikan jaringan jalan dan jembatan guna menunjang aksesibilitas, konektivitas, dan mobilitas ekonomi warga.
Selain pembangunan fisik jalan dan jembatan, perhatian khusus juga diberikan pada pengelolaan lingkungan hidup. Pemkab Halmahera Tengah mengalokasikan dana tersebut untuk program pengolahan sampah yang lebih terpadu guna menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih dan sehat.
Dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga mengalokasikan sebagian dari dana transfer untuk pembangunan rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan di berbagai desa.
“Tambahan transfer tersebut akan kami gunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan, pengolahan sampah, dan pembangunan rumah layak huni,” ungkap Ikram Malan Sangadji merincikan prioritas alokasi anggaran.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan lingkungan, penguatan fiskal ini juga disalurkan untuk sektor peningkatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas melalui program bantuan pendidikan dan beasiswa secara berkelanjutan.
Pemkab Halmahera Tengah memastikan akan menyalurkan program beasiswa jenjang Strata 1 (S1) hingga Strata 3 (S3). Program beasiswa ini diperuntukkan bagi para mahasiswa jalur reguler maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang menempuh pendidikan lanjutan.
Kebijakan penyediaan beasiswa ini diharapkan mampu mencetak generasi muda dan birokrat daerah yang unggul, profesional, serta berdaya saing tinggi dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan pembangunan Halmahera Tengah di masa depan.
Pada sektor kepegawaian, dana transfer dari pemerintah pusat ini juga dialokasikan untuk memperkuat belanja pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, khususnya dalam mendukung operasional tenaga pelayan publik.
Secara spesifik, pengalokasian anggaran belanja pegawai difokuskan untuk mendukung pemenuhan hak dan penyelesaian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta PPPK Paruh Waktu yang bertugas di berbagai instansi pemerintah daerah.
“Kemudian beasiswa S1 sampai S3 bagi mahasiswa reguler dan ASN, serta belanja pegawai khususnya PPPK dan PPPK Paruh Waktu,” lanjut Bupati Halmahera Tengah menjelaskan skema alokasi bidang pendidikan dan kepegawaian.
Dukungan terhadap alokasi anggaran PPPK dan PPPK Paruh Waktu ini dinilai sangat strategis untuk menjaga kepastian kerja serta meningkatkan kesejahteraan aparatur yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan masyarakat di Halmahera Tengah.
Kehadiran tambahan alokasi anggaran fiskal dari Presiden Prabowo Subianto ini diyakini memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perputaran roda perekonomian lokal serta peningkatan indeks pembangunan manusia di Kabupaten Halmahera Tengah.
Bupati Ikram Malan Sangadji mengakhiri pernyataan resminya dengan menyampaikan pesan kehangatan dan doa khusus dari pusat ibu kota Kabupaten Halmahera Tengah di Weda untuk Presiden Republik Indonesia.
Pemkab dan masyarakat Halmahera Tengah mendoakan agar Presiden H. Prabowo Subianto senantiasa dianugerahi kesehatan dan perlindungan dari Allah SWT dalam memimpin bangsa Indonesia menuju kemajuan.
“Demikian yang dapat saya sampaikan. Salam kami dari Weda, Kabupaten Halmahera Tengah untuk Bapak Presiden, semoga sehat walafiat, selalu dalam lindungan Allah SWT. Terima kasih, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup Ikram Malan Sangadji.
Sumber: Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah








