Budayantara Fest 2026 Dinas Kebudayaan DKI. - thewasesanews.com

Menuju Jakarta Kota Global Berjiwa Lokal, Dinas Kebudayaan DKI dan IKB Jabodetabek Matangkan Budayantara Fest 2026

Sinergi yang erat antara nilai-nilai kebudayaan Betawi sebagai tuan rumah dan kekayaan budaya Nusantara lainnya di Jakarta dipandang sebagai aset diplomasi budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia.

JAKARTA, thewasesanews.com — Perencanaan gelaran Budayantara Fest 2026 Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama Ikatan Keluarga Besar (IKB) Jabodetabek resmi dimatangkan melalui audiensi strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Bir Pletok, Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.

​Pertemuan tingkat tinggi ini diselenggarakan sebagai langkah konkret dan terukur untuk memperkuat pelestarian serta pengembangan akar budaya lokal di tengah percepatan transformasi Jakarta menuju status kota global yang modern, berdaya saing internasional, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi.

​Agenda audiensi tersebut berfokus secara mendalam pada pembahasan rencana kolaborasi akbar antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka menyambut peringatan Milad ke-25 IKB Jabodetabek yang dirangkaikan secara megah dengan perhelatan Budayantara Fest 2026.

​Dalam kesempatan penuh kehangatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary, yang diwakili secara langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan, Rusmantoro, menyambut sangat positif inisiatif kolaboratif yang diprakarsai oleh jajaran pengurus IKB Jabodetabek.

​Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kembali bahwa pembentukan sinergi yang kokoh antara institusi pemerintah dan elemen masyarakat merupakan kunci utama agar identitas kebudayaan Betawi tidak tergerus oleh laju modernisasi dan arus globalisasi yang kian masif.

​Proses transformasi Jakarta yang kini tengah berproses menuju pusat perekonomian dan kota global berstandar internasional menuntut hadirnya fondasi kebudayaan lokal yang tangguh sebagai pilar utama pembentuk karakter dan jati diri daerah yang berkeadaban.

​Rusmantoro menyampaikan bahwa pelaksanaan audiensi ini menjadi wadah komunikasi yang sangat penting untuk menyelaraskan arah kebijakan dan program pembinaan kebudayaan milik pemerintah daerah dengan aspirasi riil komunitas di lapangan.

​Melalui dialog strategis ini, seluruh program kerja pelestarian budaya yang dirancang pemerintah diharapkan dapat berjalan beriringan serta menjawab kebutuhan nyata para pelaku seni dan kebudayaan Betawi secara optimal dan berkesinambungan.

​Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata dari komitmen aktif Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam merangkul seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter kota yang modern tanpa meninggalkan warisan luhur nenek moyang.

​Kebudayaan Betawi ditempatkan secara terhormat sebagai fondasi utama yang menjiwai setiap langkah arah pembangunan Kota Jakarta, baik di masa transisi saat ini maupun di masa-masa yang akan datang.

​Di sisi lain, Ketua Umum IKB Jabodetabek, H. Jayadih, mengungkapkan bahwa perayaan Milad ke-25 IKB Jabodetabek yang dirangkaikan dengan Budayantara Fest 2026 dirancang sebagai panggung besar kebudayaan yang inklusif, partisipatif, dan progresif.

​Perhelatan budaya ini diproyeksikan menjadi sarana strategis bagi pengembangan, pembinaan, serta pemanfaatan potensi kebudayaan Betawi sekaligus keberagaman budaya Nusantara secara luas di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

​Jayadih menekankan pentingnya menyelaraskan visi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah agar potensi seni budaya Betawi dapat naik kelas dan sejajar dengan perkembangan kebudayaan dunia.

​Sinergi yang erat antara nilai-nilai kebudayaan Betawi sebagai tuan rumah dan kekayaan budaya Nusantara lainnya di Jakarta dipandang sebagai aset diplomasi budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia.

​Penyelenggaraan Budayantara Fest 2026 diharapkan dapat menjadi cermin kuat dari ketahanan identitas nasional serta harmoni keberagaman yang hidup subur di tengah masyarakat perkotaan.

​Dari perspektif pengembangan media dan teknologi, Masdjo Arifin dari Budayantara Media Digital Nusantara (BMDN) menggarisbawahi krusialnya sentuhan modernisasi serta pemanfaatan platform digital dalam upaya promosi kebudayaan lokal.

​Inovasi teknologi dan digitalisasi media dipandang sebagai sarana vital untuk mengenalkan nilai-nilai seni tradisi kepada generasi muda serta menjangkau audiens global secara lebih luas, terstruktur, dan interaktif.

​Masdjo menaruh harapan besar agar kesepakatan strategis yang lahir dari pertemuan audiensi ini mampu memberikan dampak sosial, budaya, dan ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan para pelaku seni di tanah air.

​Proses modernisasi ibu kota negara yang begitu cepat ditegaskan tidak boleh sampai meminggirkan atau mengeliminasi keberadaan seni tradisi dari ruang-ruang ekspresi publik dan pusat kegiatan warga.

​Sebaliknya, era digital dan perkembangan teknologi mutakhir harus dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana untuk memperkuat eksistensi seni tradisi melalui kemasan festival berstandar internasional.

​Melalui ajang Budayantara Fest 2026, para pelaku seni Betawi dan kebudayaan Nusantara dipastikan akan memiliki panggung apresiasi yang jauh lebih luas, profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.

​Langkah kolaborasi ini menjadi bukti nyata keseriusan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dalam mendampingi komunitas lokal guna menciptakan ekosistem kebudayaan yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

​Diskusi yang berlangsung di Ruang Rapat Bir Pletok tersebut melahirkan berbagai kesepahaman penting yang akan segera ditindaklanjuti dalam rencana aksi teknis persiapan perhelatan tahun depan.

​Dengan kematangan perencanaan dan keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan kebudayaan, Budayantara Fest 2026 diprediksi akan menjadi salah satu agenda festival budaya paling megah dan dinantikan di Jakarta.

​Melalui perhelatan ini, Jakarta membuktikan kepada dunia internasional bahwa status sebagai kota global dapat diwujudkan secara selaras dengan penghormatan mendalam terhadap kelestarian warisan budaya lokal.

​Sinergi berkelanjutan antara Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, IKB Jabodetabek, dan BMDN akan terus dimatangkan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

​Upaya kolektif ini diharapkan tidak hanya memperkuat identitas kota, tetapi juga memberikan inspirasi bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia dalam mengelola serta memajukan potensi kebudayaan lokal di era modernisasi.

​Dengan komitmen bersama yang solid dan berkesinambungan, pergelaran Budayantara Fest 2026 siap mengukuhkan posisi Jakarta sebagai kota global yang maju, inklusif, modern, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi dan kebudayaan lokal.

Sumber: Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta & IKB Jabodetabek

Avatar photo
Mohammad Sofyan

Leave a Reply

error: Content is protected !!