Bakti TNI Bangun Jembatan Gantung di Nias Utara. - thewasesanews.com

Pulihkan Konektivitas Tiga Desa yang Terisolasi, Program Bakti TNI Bangun Jembatan Gantung Sepanjang 50 Meter di Nias Utara

​"Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Program Bakti TNI tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik semata, tetapi juga berupaya memulihkan akses vital yang menjadi urat nadi aktivitas harian masyarakat, memperkuat kembali nilai gotong royong, serta menyukseskan program pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah terpencil," tegas Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., dalam keterangan resminya.

NIAS UTARA, The Wasesa News – Harapan besar warga di tiga desa di Kabupaten Nias Utara untuk kembali menikmati akses transportasi darat yang layak dan aman kini kian mendekati kenyataan. Melalui program pembangunan infrastruktur kewilayahan, jajaran personel gabungan TNI secara berkelanjutan merealisasikan program Bakti TNI bangun jembatan gantung baru di kawasan Desa Mazingo, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, pada Jumat (17/07/2026). Langkah tanggap darurat ini diambil setelah jembatan penghubung utama yang mengoneksikan Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa, dan Desa Orahili hancur total akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu, yang sempat melumpuhkan total urat nadi perekonomian lokal.

​Pembangunan jembatan gantung baru sepanjang 50 meter ini dirancang membentang kokoh di atas aliran sungai selebar 22 meter. Proyek strategis ini ditargetkan mampu memulihkan konektivitas antardesa secara permanen, sehingga mobilitas harian warga dapat kembali normal tanpa diselimuti rasa cemas. Keberadaan infrastruktur penyeberangan ini juga diproyeksikan memberikan dampak berganda, seperti memperlancar distribusi hasil bumi para petani lokal, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, hingga mempercepat evakuasi medis darurat bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan di pusat kecamatan.

Bakti TNI Bangun Jembatan Gantung di Nias Utara. - thewasesanews.com

​Langkah konkret di lapangan ini merupakan bagian integral dari Program Bakti TNI dalam mendukung program percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan terisolasi dan tertinggal. Kebijakan ini sejalan dengan arahan strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang terus menekankan penguatan konektivitas wilayah pinggiran guna mendongkrak kesejahteraan sosial serta pemerataan ekonomi nasional. Saat ini, koordinasi taktis terus dimatangkan agar seluruh tahapan pengerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan target operasional yang telah ditetapkan.

​Memasuki pertengahan Juli ini, para personel gabungan di lapangan tengah memfokuskan pengerjaan pada tahap krusial, yaitu penggalian pondasi pilon di area tepi jauh sungai. Berdasarkan data evaluasi berkala, progres kumulatif pembangunan jembatan gantung tersebut kini telah menyentuh angka 4 persen dari total target konstruksi. Akselerasi pengerjaan terus dipacu dengan menerapkan sistem kerja gotong royong yang melibatkan personel terlatih dari Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Koramil 07/Alasa, tenaga tukang profesional, serta partisipasi aktif dari ratusan warga setempat.

Bakti TNI Bangun Jembatan Gantung di Nias Utara. - thewasesanews.com

​”Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Program Bakti TNI tidak hanya berfokus pada pembangunan sarana fisik semata, tetapi juga berupaya memulihkan akses vital yang menjadi urat nadi aktivitas harian masyarakat, memperkuat kembali nilai gotong royong, serta menyukseskan program pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah terpencil,” tegas Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., dalam keterangan resminya.

bakti-tni-bangun-jembatan-gantung-nias-utara. - thewasesanews.com

Kehadiran jembatan penyeberangan permanen ini sangat dinantikan oleh warga di tiga desa terdampak yang selama ini terisolasi pasca-bencana alam melanda kawasan mereka. Komitmen bersama antara prajurit TNI dan masyarakat lokal diharapkan mampu menjadi katalisator bagi percepatan pemulihan sosial pasca-bencana. Dengan selesainya pembangunan fisik jembatan ini kelak, dinamika perekonomian di Kecamatan Alasa Talumuzoi diyakini akan kembali bergairah, sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih merdeka dan menjamin keselamatan mobilitas generasi muda di Nias Utara secara berkelanjutan.

Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pendam I/BB).

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!