
PAPUA SELATAN, The Wasesa News – Personel Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali Pos Kimaam perkuat ketahanan pangan warga Kampung Kiwiro melalui aksi nyata pengolahan lahan pertanian di Distrik Kimaam, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, pada Senin (15/06/2026). Kegiatan teritorial ini menjadi wujud kepedulian TNI Angkatan Darat dalam mengawal kestabilan pangan serta memacu produktivitas pertanian di daerah pedalaman.
​Dalam pelaksanaannya, para prajurit TNI membaur bersama masyarakat setempat untuk membuka dan mengoptimalkan lahan tidur yang tersedia. Area tersebut ditanami dengan berbagai jenis komoditas pangan yang adaptif, dengan target menopang pemenuhan gizi serta kebutuhan konsumsi harian keluarga secara mandiri.

​Kehadiran personel Satgas Yonif 123/Rajawali di area perladangan tidak sebatas memberikan bantuan tenaga fisik dalam membuka lahan. Mereka juga aktif mentransfer pengetahuan praktis dan memberikan suntikan motivasi agar warga lokal lebih giat dan konsisten dalam mengelola sektor agraris.
​Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, S.H., M.Han., menegaskan bahwa program ketahanan pangan (Hanpangan) ini merupakan salah satu pilar penting dalam agenda operasi kewilayahan. Menurutnya, tugas pengamanan wilayah perbatasan harus berjalan selaras dengan upaya peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

​”Program Hanpangan merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonif 123/Rajawali dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain menjaga keamanan wilayah, Satgas juga berupaya hadir memberikan solusi atas berbagai kebutuhan warga, termasuk di bidang pangan,” ujar Letkol Inf Anhar Agil Gunawan dalam rilis resminya.
Respons positif pun mengalir dari masyarakat Kampung Kiwiro yang menyambut hangat pendampingan dari para prajurit Rajawali ini. Penduduk setempat merasa sangat terbantu, terutama dalam hal teknis manajemen tanah yang diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.
​Kolaborasi agraris di wilayah perbatasan RI-PNG ini diproyeksikan dapat mewujudkan kemandirian pangan di tingkat kampung. Melalui hasil panen yang optimal, masyarakat diharapkan memiliki ketahanan ekonomi yang lebih kuat dan tidak lagi rentan terhadap fluktuasi pasokan logistik dari luar daerah.

​Melalui konsistensi program Hanpangan tersebut, Satgas Yonif 123/Rajawali membuktikan komitmennya untuk terus membangun kemanunggalan TNI bersama rakyat. Kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini menegaskan identitas prajurit yang senantiasa hadir membawa dampak positif bagi kemajuan pembangunan di wilayah Papua Selatan.
Sumber: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 Rajawali








