
TERNATE, thewasesanews.com — Bantuan Beras Bulog Tafure resmi disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Rabu, 16 September 2026.
Penyaluran komoditas pangan pokok pasokan dari Perum Bulog tersebut difokuskan untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan serta menopang pemenuhan kebutuhan dasar warga yang masuk dalam kategori berpenghasilan rendah hingga menengah di wilayah Ternate Utara.
Program pembagian bahan pangan ini diposisikan sebagai langkah konkret intervensi pemerintah dalam menekan beban pengeluaran harian masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan akses pangan berkualitas bagi warga kelas menengah ke bawah.
Pemerintah Kelurahan Tafure memastikan bahwa proses pendistribusian beras bantuan telah diselaraskan dengan data sasaran tingkat kesejahteraan keluarga guna menjamin ketepatan penyaluran di tingkat tapak.
Skema pendistribusian komoditas beras dari Perum Bulog ini menyasar kelompok masyarakat yang secara ekonomi tergolong rentan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran daerah.
Ia menyampaikan bahwa penerima alokasi bantuan pangan tersebut difokuskan pada rumah tangga yang tercatat dalam kelompok sasaran berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Secara teknis penataan sosial, kelompok penerima bantuan tersebut mencakup masyarakat yang berada pada klasifikasi tingkat kesejahteraan desil 1 hingga desil 5.

Penetapan kriteria desil 1 sampai desil 5 mencakup spektrum masyarakat berpendapatan kecil hingga menengah, yang membutuhkan skema jaring pengaman sosial pemerintah secara berkelanjutan.
Langkah stratifikasi sasaran ini diambil guna memastikan bahwa prinsip keadilan sosial serta pemerataan akses pangan benar-benar menyentuh lapisan warga yang membutuhkan penopang ekonomi.
“Beras yang sudah dibagikan kepada masyarakat ini masuk dalam kategori masyarakat yang berpendapatan kecil dan menengah, atau masyarakat yang berada pada desil 1 sampai 5. Harapan kami, bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga yang kurang mampu dan dapat membantu kehidupan mereka sehari-hari,” tegas Lurah Tafure, Agung Saputra, S.STP., dalam keterangannya di Ternate, Rabu.
Agung menerangkan bahwa pemenuhan pangan pokok berupa beras berkualitas dari Perum Bulog menjadi modal penting bagi keluarga penerima manfaat dalam menjaga ketahanan ekonomi domestik mereka.
Melalui bantuan beras yang diterima secara langsung ini, beban belanja rutin rumah tangga warga dapat berkurang secara signifikan selama beberapa waktu ke depan.
Pengurangan beban pengeluaran konsumsi harian ini memberikan ruang finansial yang lebih akomodatif bagi keluarga sasaran untuk mengalokasikan anggaran harian mereka pada sektor penting lainnya, seperti pemenuhan gizi anak, kesehatan, maupun biaya pendidikan.
Agung juga menekankan pentingnya kesadaran dari para penerima manfaat untuk menggunakan bantuan komoditas beras tersebut murni untuk kebutuhan konsumsi mandiri di tingkat keluarga.
Ia berharap bantuan tersebut tidak diperjualbelikan atau dialihkan kepada pihak lain, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya demi menopang gizi dan kesejahteraan anggota keluarga sehari-hari.
Pemerintah Kelurahan Tafure menilai bahwa sinergitas antara instansi pemerintah daerah, pihak kelurahan, dan Perum Bulog merupakan instrumen vital dalam mewujudkan keadilan distribusi pangan di kawasan kepulauan.
Ketersediaan beras cadangan pemerintah di tingkat kelurahan menjadi benteng pertahanan utama dalam menghadapi dinamika ekonomi serta fluktuasi pasokan pangan di wilayah perkotaan.
Penyaluran logistik pangan di Kelurahan Tafure ini juga sekaligus menjadi cerminan dari komitmen keberlanjutan program perlindungan sosial nasional yang diturunkan hingga ke tingkat kelurahan.
Pengawasan ketat terhadap mekanisme pembagian terus dilakukan oleh jajaran aparatur kelurahan untuk mengantisipasi potensi kendala administratif maupun teknis selama proses penyerahan beras berlangsung.
Kelancaran proses pembagian beras pada hari ini menunjukkan tingginya koordinasi antarpihak serta kesadaran masyarakat dalam mengantre dan mengikuti petunjuk teknis yang ditetapkan oleh panitia di lapangan.
Warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas kelancaran alur pembagian beras Bulog yang berjalan secara teratur, aman, dan tepat waktu di lokasi penyaluran.
Kehadiran program bantuan beras ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat berpendapatan kecil yang menggantungkan daya beli harian mereka pada stabilitas harga bahan pokok.
Dengan terealisasinya pembagian beras Bulog di Kelurahan Tafure, pemerintah daerah berharap tingkat kerentanan pangan di kawasan Ternate Utara dapat terus diminimalisir secara efektif.
Program perlindungan sosial berbasis pemenuhan kebutuhan dasar ini diharapkan dapat berlanjut secara konsisten dengan terus memperbarui ketepatan data sasaran di tingkat RT dan RW.
Verifikasi data yang kontinu di tingkat bawah sangat penting agar masyarakat yang mengalami perubahan status ekonomi tetap dapat terjangkau oleh program jaring pengaman sosial pemerintah.
Langkah ini juga sekaligus memperkuat basis pelayanan publik di jajaran Kantor Kelurahan Tafure dalam merespons berbagai aspirasi dan kebutuhan dasar warganya secara cepat.
Pemerintah Kelurahan Tafure menyatakan siap untuk terus membuka pintu koordinasi dan pemutakhiran data warga agar seluruh program bantuan sosial pemerintah di masa mendatang dapat terserap secara optimal, transparan, serta berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat luas.
Sumber: Keterangan Resmi Lurah Tafure Agung Saputra, S.STP.








