
JAKARTA, thewasesanews.com — Dukung Duta Pelajar Anti Narkoba Sumut secara resmi digelorakan oleh Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) bersama The Prabowonomics Institute (The PRINT) kepada Elisabeth br. Sihombing yang sukses melangkah sebagai finalis ajang Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Pernyataan komitmen dan apresiasi moral tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PPPT sekaligus Ketua The PRINT, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta pada Kamis (10/9/2026). Kehadiran Elisabeth dalam kontestasi tingkat provinsi ini dipandang sebagai momentum krusial untuk memperkuat barisan generasi muda dalam mengampanyekan gerakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Sumatera Utara.
Dukungan kolektif yang mengalir dari lembaga kebudayaan dan institusi kajian strategis ini menegaskan pentingnya peranan pelajar sebagai pelopor perlawanan terhadap ancaman barang haram. Ajang pemilihan yang dikelola secara terstruktur oleh Duta Pelajar Anti Narkoba (DPAN) Indonesia tersebut dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi unjuk kebolehan, melainkan sarana pencetakan figur pendorong edukasi P4GN di bangku sekolah. Elisabeth br. Sihombing dinilai memiliki kapasitas integritas, keberanian, serta wawasan sosial yang kuat untuk mengemban misi kemanusiaan tersebut di tengah dinamika kehidupan remaja saat ini.
Pihak pengusung menilai bahwasanya ancaman penyalahgunaan zat adiktif di kalangan generasi muda telah berada pada tingkat yang memerlukan intervensi terpadu dari seluruh elemen bangsa. Pelajar yang memegang peranan sebagai Duta Anti Narkoba diharapkan mampu menjadi role model yang sebaya (peer educator), sehingga pesan-pesan edukatif mengenai bahaya laten narkotika dapat tersampaikan secara lebih efektif, persuasif, dan menyentuh. Pendekatan antar-teman sebaya ini diyakini jauh lebih ampuh meredam godaan serta pengaruh negatif lingkungan luar.
Penguatan figur muda anti narkoba ini juga selaras dengan langkah-langkah pembinaan pemuda yang selama ini disuarakan oleh para tokoh masyarakat Sumatera Utara. Dalam kesempatan yang sama, Yonge Sihombing turut menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Horas Bangso Batak (DPP HBB), Lamsiang Sitompul, S.H., M.H., yang terus menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembinaan mental serta karakter generasi muda di tanah Batak dan Sumatera Utara pada umumnya.
Sinergi antara tokoh kepemudaan, ormas kebudayaan, dan lembaga kajian strategis ini menjadi fondasi kokoh untuk membentengi para pelajar dari ancaman kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Keterlibatan aktif Elisabeth br. Sihombing dalam ajang DPAN Sumut 2026 ini pun dipandang sebagai representasi positif anak muda Tapanuli yang berani tampil membawa perubahan konstruktif bagi lingkungan sekitarnya.
Perspektif pembentukan karakter pemuda bebas narkoba ini dinilai sangat koheren dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang tertuang dalam pemikiran strategis pemerintahan saat ini. Sebagai Ketua The Prabowonomics Institute, Yonge Sihombing menggarisbawahi bahwasanya gerakan edukasi anti narkoba di tingkat sekolah merupakan pengejawantahan langsung dari visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tangguh, produktif, dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.
Prinsip pembangunan SDM unggul tersebut berkelindan rapat dengan pilar-pilar strategis Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin penguatan sektor kesehatan publik, pemberantasan peredaran gelap narkoba, serta pengembangan potensi pemuda. Tanpa adanya jaminan lingkungan belajar yang bersih dari bahaya narkoba, upaya mewujudkan Indonesia yang kuat, mandiri, dan bermartabat akan menghadapi kendala yang sangat berat di masa depan. Oleh sebab itu, akselerasi program P4GN di sekolah menjadi syarat mutlak pembangunan nasional.
Kondisi objektif Sumatera Utara yang masuk dalam peta perhatian serius pemerintah pusat terkait tingkat kerawanan peredaran gelap narkotika menambah bobot urgensi keberadaan Duta Pelajar Anti Narkoba. Kehadiran para finalis seperti Elisabeth br. Sihombing diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan efektif bagi pemerintah, aparat penegak hukum, dan BNN dalam menjangkau pelosok-pelosok sekolah di daerah agar tidak tersentuh oleh jaringan peredaran gelap.
“Presiden Prabowo Subianto berkali-kali menegaskan bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Generasi muda tidak boleh kalah oleh narkoba. Apa yang dilakukan Elisabeth br. Sihombing ini adalah implementasi nyata dari semangat Prabowonomics, yaitu membangun manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. PPPT dan The PRINT akan terus berada di garis depan mendukung program Presiden Prabowo untuk menyelamatkan generasi muda. Pembangunan Provinsi Tapanuli yang kami perjuangkan juga bermakna pembangunan karakter anak-anak Tapanuli yang bersih dari narkoba, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas,” ujar Ketua Umum PPPT sekaligus Ketua The PRINT, Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta, Kamis (10/9/2026).
Langkah perjuangan yang ditempuh oleh Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) menegaskan bahwasanya perjuangan pembangunan wilayah tidak sebatas pada pembangunan fisik infrastruktur semata. Lebih dari itu, PPPT memandang bahwa fondasi utama dari sebuah calon daerah otonomi baru terletak pada kualitas moral, intelektual, dan kesehatan generasi penerusnya. Mendidik anak-anak Tapanuli agar terbebas dari jeratan narkotika merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar-tawar.
Keikutsertaan Elisabeth br. Sihombing dalam ajang Duta Pelajar Anti Narkoba Provinsi Sumatera Utara 2026 diharapkan dapat memicu gelombang kesadaran serupa di kalangan siswa-siswi lainnya di seluruh wilayah Tapanuli dan Sumatera Utara. Dengan keterlibatan aktif para pelajar dalam gerakan sosial ini, mimpi menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan kondusif untuk menuntut ilmu dapat diwujudkan secara nyata.
Seluruh jajaran PPPT, The PRINT, serta para tokoh masyarakat Sumatera Utara memanjatkan doa terbaik agar Elisabeth br. Sihombing dapat tampil maksimal dan keluar sebagai pemenang dalam ajang DPAN Sumut 2026. Kemenangan tersebut nantinya diyakini bakal menguatkan daya jangkau kampanye P4GN di Sumatera Utara sekaligus membawa nama baik kawasan Tapanuli di kancah nasional.
Melalui sinergi lintas elemen masyarakat, dukungan bagi perwakilan pelajar ini bukan sekadar menghadiri ajang seremonial tahunan, melainkan wujud kepedulian kolektif dalam menjaga benteng pertahanan bangsa. Diharapkan aksi nyata Elisabeth br. Sihombing dapat menginspirasi ribuan pelajar lainnya untuk dengan tegas menolak segala bentuk peredaran narkoba demi masa depan Indonesia yang lebih gemilang.
Sumber: Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) & The Prabowonomics Institute








