
GOWA, thewasesanews.com — Pemkab Halteng Gaet Universitas Patria Artha melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) strategis yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kesehatan, serta akuntabilitas penatausahaan keuangan daerah pada Sabtu (5/9/2026). Kesepakatan kerja sama lintas kelembagaan tersebut ditandatangani secara langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., bersama Rektor Universitas Patria Artha, Bastian Lubis, bertempat di Ruang Rapat Universitas Patria Artha, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini dirancang sebagai pijakan utama Pemkab Halmahera Tengah dalam mempercepat akselerasi kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mentransformasi sistem tata kelola pemerintahan daerah agar semakin transparan, akuntabel, dan berdaya saing tinggi.
​Acara penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah Halmahera Tengah serta civitas akademika Universitas Patria Artha. Hadir mendampingi rektor di antaranya para Wakil Rektor, dekan fakultas, kepala lembaga penelitian, serta jajaran dosen dan jajaran pejabat structural perguruan tinggi. Kehadiran lengkap pimpinan institusi ini menegaskan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti kesepakatan normatif menjadi program aksi konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

​Kabupaten Halmahera Tengah saat ini tengah berada dalam pusaran pertumbuhan ekonomi yang amat masif seiring dengan pesatnya perkembangan industri dan pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut. Namun, pesatnya laju investasi ekonomi daerah wajib diimbangi dengan kesiapan kapa
sitas manusia lokal agar masyarakat daerah tidak sekadar menjadi penonton di tanah sendiri. Bupati Ikram Malan Sangadji menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan Halmahera Tengah adalah investasi pada sektor pendidikan dan kesehatan. Melalui kerja sama dengan Universitas Patria Artha, Pemkab Halteng bertekad mencetak generasi muda yang memiliki kompetensi akademik unggul, keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta integritas moral yang kokoh.
​Dalam lingkup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—yang merupakan pilar utama Tridharma Perguruan Tinggi—kemitraan ini membuka peluang seluas-luasnya bagi peningkatan jenjang kualifikasi akademik aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Halteng maupun pemuda-pemudi asal Halmahera Tengah. Universitas Patria Artha akan memfasilitasi program riset terapan yang disesuaikan dengan pemetaan potensi serta permasalahan riil di daerah. Riset-riset akademis tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) yang akurat bagi pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah daerah, mulai dari perencanaan tata ruang, pengembangan ekonomi lokal, hingga penanggulangan kemiskinan.

​Poin krusial lain yang menjadi sorotan utama dalam perjanjian kerja sama ini adalah penguatan akuntabilitas penatausahaan keuangan daerah. Universitas Patria Artha, yang memiliki keunggulan akademis dan praktis di bidang manajemen keuangan serta tata kelola sektor publik, akan memberikan pendampingan intensif bagi jajaran pengelola keuangan di lingkungan Pemkab Halmahera Tengah. Pendampingan ini meliputi penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah, penguatan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP), tata kelola keuangan desa, hingga digitalisasi sistem akuntansi publik. Langkah ini ditempuh guna memastikan seluruh alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dikelola secara cermat, terhindar dari potensi kebocoran, serta mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
​Di sektor kesehatan, kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan masyarakat hingga ke pelosok desa dan wilayah kepulauan di Halmahera Tengah. Sinergi program akan diwujudkan melalui pelatihan serta penguatan kapasitas manajerial tenaga kesehatan, peningkatan tata kelola administrasi pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit daerah, serta pelaksanaan program pengabdian masyarakat berupa bakti kesehatan terpadu. Pemkab Halteng meyakini bahwa tingkat produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan fasilitas serta mutu pelayanan kesehatan yang prima dan terjangkau.

​”Kemitraan strategis antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dan Universitas Patria Artha merupakan wujud komitmen nyata kami dalam membangun daerah yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan tata kelola yang bersih. Kita tidak bisa membangun Halmahera Tengah hanya dengan mengandalkan kekayaan alam semata, tetapi harus ditopang oleh kualitas sumber daya manusia yang unggul serta sistem penatausahaan keuangan yang akuntabel dan transparan. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran daerah benar-benar memberikan dampak langsung bagi kemajuan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan seluruh warga Halmahera Tengah,” tegas Bupati Halmahera Tengah, Dr. Ir. Ikram Malan Sangadji, M.Si., Sabtu (5/9/2026).
Sementara itu, Rektor Universitas Patria Artha, Bastian Lubis, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk menurunkan tim ahli dan sumber daya akademis terbaik guna mengawal implementasi seluruh poin kerja sama yang telah disepakati. Bastian menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademis untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendampingi pemerintah daerah mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel, bebas dari kesalahan administratif, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Sebagai langkah konkret pasca-penandatanganan MoU, kedua belah pihak sepakat untuk segera membentuk tim kerja bersama (joint working group) yang bertugas menyusun dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Tim teknis ini akan memetakan prioritas kebutuhan daerah secara terperinci, seperti jadwal pelatihan akuntansi penatausahaan keuangan bagi bendahara dan pejabat pembuat komitmen, pelaksanaan riset potensi daerah, hingga penetapan kuota program beasiswa atau pelatihan khusus bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan Halmahera Tengah.
​Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi (pentahelix) ini dinilai sebagai langkah visioner dalam menjawab tantangan pembangunan daerah di era modern. Dengan menggandeng institusi pendidikan tinggi yang berlokasi di Sulawesi Selatan, Pemkab Halmahera Tengah tidak hanya membangun jembatan akademis antarwilayah, tetapi juga memperluas jejaring transfer pengetahuan (knowledge transfer) yang dapat mempercepat peningkatan kapasitas kelembagaan daerah. Kehadiran pakar akademis dan praktisi dari Universitas Patria Artha diharapkan menjadi akselerator dalam memodernisasi tata kelola birokrasi di Halmahera Tengah.
​Ke depan, hasil-hasil dari program kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan efek ganda (multiplier effect) bagi kemajuan daerah secara menyeluruh. Selain terwujudnya tata kelola keuangan Pemkab Halteng yang semakin tertib dan transparan, masyarakat Halmahera Tengah juga akan menikmati peningkatan mutu layanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan. Kesepakatan strategis ini menegaskan kembali visi kepemimpinan Bupati Ikram Malan Sangadji dalam membawa Kabupaten Halmahera Tengah menjadi daerah yang maju, mandiri, sejahtera, serta berlandaskan pada prinsip kepemerintahan yang baik (good governance) menyongsong masa depan yang berkelanjutan.
Sumber: Pemkab Halmahera Tengah & Universitas Patria Artha








