satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanees.com

Prajurit Satgas Yonif 645/GTY Pos Napua Jadi Tenaga Pendidik di SD Negeri Gunung Susu Jayawijaya

​"Kegiatan ini sebagai bentuk kami mendekatkan diri terhadap anak-anak murid dan memberikan wawasan kepada mereka untuk meningkatkan minat belajar dan wawasan kebangsaan terhadap anak-anak guna tetap cinta tanah air Indonesia," ujar Dankipur 1 Satgas Yonif 645/GTY, Kapten Inf Haris, di Jayawijaya.

JAYAWIJAYA, thewasesanews.com – Satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik melalui aksi nyata jajaran personel Pos Napua Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG yang mengajar secara langsung para murid di SD Negeri Gunung Susu, Jalan Wamena-Kimbim, Kecamatan Hubikiak, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (6/8/2026).

​Langkah teritorial bernuansa edukatif ini digelar sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah pedalaman serta garda terdepan perbatasan Indonesia.

​Penerjunan personel TNI sebagai tenaga pendidik (gadik) tersebut difokuskan untuk memberikan materi wawasan kebangsaan, pelatihan membaca dan berhitung dasar, serta mengajak para siswa menyanyikan lagu-lagu nasional dengan penuh kegembiraan.

​Kehadiran para prajurit gardatama di dalam ruang kelas tidak hanya mengisi kekosongan tenaga pengajar, tetapi juga dirancang untuk membangun ikatan emosional yang erat serta menanamkan jiwa nasionalisme sejak usia dini.

satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanees.com

​Komandan Kompi Perhubungan 1 (Dankipur 1) Satgas Yonif 645/GTY, Kapten Inf Haris, menjelaskan bahwa kegiatan mengajar ini bertujuan utama untuk mendekatkan prajurit TNI dengan generasi muda Papua sekaligus memperkokoh rasa cinta tanah air di sanubari anak-anak.

​”Kegiatan ini sebagai bentuk kami mendekatkan diri terhadap anak-anak murid dan memberikan wawasan kepada mereka untuk meningkatkan minat belajar dan wawasan kebangsaan terhadap anak-anak guna tetap cinta tanah air Indonesia,” ujar Dankipur 1 Satgas Yonif 645/GTY, Kapten Inf Haris, di Jayawijaya.

Kapten Inf Haris menambahkan, materi yang disampaikan dikemas dengan metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan agar anak-anak murid mudah menyerap pelajaran yang diberikan.

​Selain mengajarkan materi akademik dasar seperti berhitung dan membaca, para prajurit juga menyelipkan nilai-nilai moral, etika, serta kecintaan pada simbol-simbol negara melalui kegiatan bernyanyi bersama.

satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanews.com

​Kehadiran para prajurit Pos Napua sebagai guru pendamping mendapatkan sambutan yang sangat hangat dan positif dari pihak sekolah, mulai dari kepala sekolah hingga para guru pengajar.

​Pihak sekolah mengapresiasi keikutsertaan Satgas TNI yang dinilai sangat membantu mendorong semangat belajar para siswa di tengah keterbatasan sarana maupun tenaga pendidik di daerah tersebut.

​Para murid SD Negeri Gunung Susu pun tampak sangat antusias, ceria, dan bersemangat mengikuti setiap sesi pelajaran yang dibawakan oleh personel TNI berseragam lengkap.

​Suasana keakraban terlihat jelas saat para prajurit membagikan ilmu pengetahuan sambil berinteraksi secara aktif bersama para siswa di dalam maupun di luar ruangan kelas.

satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanews.com

​Guna semakin memacu motivasi belajar para siswa, personel Satgas Yonif 645/GTY Pos Napua juga membagikan sedikit perlengkapan sekolah berupa buku tulis, kotak pensil, serta makanan ringan (snack) kepada seluruh anak murid.

​Pemberian bantuan alat tulis sederhana ini disambut sorak gembira oleh anak-anak yang tampak gembira menerima perlengkapan belajar baru untuk menunjang aktivitas sekolah mereka.

​Kapten Inf Haris menegaskan bahwa pemberian motivasi dan sarana belajar tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi generasi muda Papua untuk terus menimba ilmu demi meraih cita-cita masa depan mereka.

satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanews.com

​”Harapan dari kami yakni agar menambah minat dan motivasi anak-anak tersebut untuk belajar guna bisa mengejar cita-cita yang diinginkan. Kami juga memberikan sedikit rezeki kepada mereka berupa snack, buku, dan kotak pensil maka dari itu mereka sangat senang dan bersemangat. Tidak lupa juga kami memberikan arahan motivasi kepada anak-anak murid agar tetap semangat, rajin belajar, serta hormat, patuh, dan taat kepada guru di sekolah,” kata Kapten Inf Haris menegaskan.

​Prajurit TNI di lapangan tak jemu-jemunya mengingatkan para siswa akan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai kunci utama meraih kesuksesan di masa depan.

​Melalui kegiatan tenaga pendidik ini, Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 645/GTY membuktikan komitmennya bahwa keberadaan TNI di tanah Papua tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah darat perbatasan negara.

​TNI juga hadir membawa solusi sosial, membimbing moral generasi bangsa, serta mendukung percepatan pembangunan manusia di wilayah Jayawijaya.

satgas yonif 645 gty jadi tenaga pendidik. - thewasesanews.com

​Semangat pengabdian tanpa batas ini sejalan dengan komitmen TNI dalam merawat kedamaian serta mencerdaskan kehidupan bangsa di pelosok negeri.

​Kegiatan mengajar yang berlangsung penuh kehangatan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara prajurit Pos Napua, para guru, dan siswa SD Negeri Gunung Susu menggemakan seruan semangat pengabdian khas prajurit: “Gardatama Yudha Cinta Papua, Gas Terus…!”

Sumber: Penerangan Satgas Yonif 645/GTY

Logo The Wasesa News
Dicky

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!