siswa spn polda metro jaya bakti sosial. - thewasesanews.com

Tanamkan Empati Bhayangkara, Siswa SPN Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial dan Tradisi Pengambilan Bendera di Bogor

​"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter siswa agar menjadi Bhayangkara yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki empati serta kepedulian sosial yang tinggi kepada masyarakat. Polisi yang baik adalah polisi yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat, dan ini merupakan latihan awal bagi mereka sebelum terjun ke lapangan. Pengambilan bendera ini bukan sekadar simbol, melainkan sebuah amanah. Di mana pun kalian berada kelak, bawa nama baik almamater dan jaga kehormatan institusi Polri," tegas Kepala SPN Polda Metro Jaya, Kombespol Abdul Waras, S.I.K., M.H., Minggu (23/8/2026).

BOGOR, thewasesanews.com — Siswa SPN Polda Metro Jaya Bakti Sosial serta melaksanakan Tradisi Pengambilan Bendera Peleton, Kompi, dan Batalyon sebagai ikhtiar pembentukan karakter Bhayangkara yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian sosial yang tinggi di Bodogol, Desa Watesjaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (23/8/2026).

​Kegiatan pembinaan tradisi dan pengabdian masyarakat tersebut diikuti oleh sebanyak 774 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya.

​Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari dengan pelaksanaan long march etape pertama menempuh jarak sejauh 5,5 kilometer dari markas SPN Polda Metro Jaya menuju titik Lapangan Bodogol di wilayah Kabupaten Bogor.

 siswa spn polda metro jaya bakti sosial. - thewasesanews.com

​Setibanya di Lapangan Bodogol dan usai melalui prosesi pengambilan bendera Peleton serta Kompi, para siswa calon anggota kepolisian tersebut tidak langsung beristirahat, melainkan bergerak mendatangi pemukiman warga untuk menyalurkan paket bantuan bakti sosial.

​Penyerahan bantuan sosial diberikan secara langsung dari tangan para siswa kepada warga masyarakat kurang mampu serta para lansia yang bermukim di sepanjang rute lintasan kegiatan di Desa Watesjaya.

​Aksi kepedulian yang ditunjukkan oleh para calon Bintara Polri tersebut mendapat sambutan yang sangat hangat, antusias, dan haru dari warga masyarakat setempat yang berada di kawasan pedesaan tersebut.

​Salah seorang warga penerima bantuan, Sayuti, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya saat menerima kedatangan para siswa SPN Polda Metro Jaya di kediamannya. Sayuti menilai kehadiran para siswa Polri yang mau menyapa dan berbagi secara langsung menjadi bukti bahwa kepolisian senantiasa dekat dengan rakyat.

siswa spn polda metro jaya bakti sosial. - thewasesanews.com

​Latihan lapangan yang mengombinasikan pembinaan fisik dan aksi kemanusiaan ini dirancang khusus oleh pimpinan SPN Polda Metro Jaya guna mengasah kepekaan jiwa para calon polisi sebelum nantinya dilantik dan diterjunkan melaksanakan tugas kepolisian di tengah dinamika masyarakat.

​Pembentukan karakter Bhayangkara yang presisi mensyaratkan hadirnya sosok anggota Polri yang tidak sekadar mahir dalam penegakan hukum, melainkan juga memiliki ketajaman empati, sikap santun, serta jiwa penolong yang melekat erat dalam setiap pelaksanaan tugas sehari-hari.

​Usai merampungkan aksi bakti sosial dan menyerahkan bantuan di Lapangan Bodogol, para siswa kembali melanjutkan perjuangan fisik melalui long march etape kedua menempuh jarak sejauh 7,5 kilometer menuju titik akhir di Lapangan Tri Brata SPN Polda Metro Jaya.

​Setibanya di Lapangan Tri Brata, seluruh jajaran peserta mengikuti Upacara Tradisi Pengambilan Bendera Peleton, Kompi, dan Batalyon yang dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Metro Jaya, Kombespol Abdul Waras, S.I.K., M.H.

siswa spn polda metro jaya bakti sosial. - thewasesanews.com

​Prosesi penyerahan bendera tersebut berlangsung dengan sangat khidmat di hadapan seluruh pengasuh dan personel SPN. Kepala SPN Polda Metro Jaya secara simbolis menyerahkan bendera Peleton, Kompi, dan Batalyon kepada perwakilan Resimen Siswa sebagai lambang kehormatan almamater.

​Bendera-bendera tersebut disimbolkan bukan sekadar kain hiasan, melainkan panji kebanggaan, kehormatan institusi, serta bentuk tanggung jawab moral yang harus dijaga dan dijunjung tinggi oleh setiap calon prajurit Bhayangkara.

​Seluruh rangkaian kegiatan pembinaan tradisi dan bakti sosial tersebut kemudian ditutup secara resmi melalui apel konsolidasi yang diikuti oleh seluruh siswa Diktukba dan jajaran pengasuh dalam suasana penuh kebanggaan dan kedisiplinan.

​Melalui perpaduan pembentukan fisik yang prima, ketahanan mental yang kokoh, serta pengasah jiwa empati sosial melalui bakti masyarakat ini, para siswa SPN Polda Metro Jaya diharapkan siap menjadi insan Bhayangkara Presisi yang dihormati dan dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

​”Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk karakter siswa agar menjadi Bhayangkara yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki empati serta kepedulian sosial yang tinggi kepada masyarakat. Polisi yang baik adalah polisi yang hadir dan bermanfaat bagi masyarakat, dan ini merupakan latihan awal bagi mereka sebelum terjun ke lapangan. Pengambilan bendera ini bukan sekadar simbol, melainkan sebuah amanah. Di mana pun kalian berada kelak, bawa nama baik almamater dan jaga kehormatan institusi Polri,” tegas Kepala SPN Polda Metro Jaya, Kombespol Abdul Waras, S.I.K., M.H., Minggu (23/8/2026).

Sumber: SPN Polda Metro Jaya

Avatar photo
Dian Pramudja

Leave a Reply

error: Content is protected !!