
MAPPI, The Wasesa News – Satgas Yonif 123/Rajawali wujudkan ketahanan pangan di kawasan pedalaman Papua Selatan melalui aksi nyata pendampingan sektor agrikultur bersama masyarakat lokal. Langkah strategis ini diimplementasikan langsung oleh personel Pos Asgon Satgas Pamtas Mobile Yonif 123/Rajawali di Kampung Eci, Distrik Assue, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, pada Sabtu (13/06/2026). Program akselerasi tersebut sengaja dirancang untuk menyokong kedaulatan pangan nasional sekaligus memicu kemandirian ekonomi warga setempat.
​Aksi ketahanan pangan (Hanpangan) yang digerakkan oleh para prajurit TNI ini berfokus pada optimalisasi lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. Di bawah bimbingan personel Pos Asgon, masyarakat diajak membuka lahan baru dengan metode penanaman yang lebih modern dan efektif. Kehadiran prajurit di tengah ladang terbukti mampu memberikan suntikan motivasi dan semangat baru bagi para petani lokal untuk lebih giat bercocok tanam.

​Selain menyalurkan edukasi praktis mengenai tata cara budidaya komoditas pertanian, personel TNI juga mendampingi proses perawatan tanaman dari ancaman hama. Pendampingan melekat ini diharapkan dapat mendongkrak produktivitas hasil panen, sehingga kebutuhan pangan harian keluarga di Kampung Eci dapat terpenuhi secara mandiri tanpa harus mengandalkan pasokan logistik dari luar wilayah yang memakan biaya besar.
​Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, menegaskan bahwa program Hanpangan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat pedalaman Papua Selatan. Menurutnya, wilayah Mappi menyimpan potensi agraris yang sangat melimpah dan perlu dikembangkan secara serius demi masa depan generasi muda di wilayah penugasan tersebut.
​”Melalui kegiatan Hanpangan ini, kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Letkol Inf Anhar Agil Gunawan.
Respons positif dan antusiasme tinggi ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat Kampung Eci yang terlibat dalam proyek pertanian bersama ini. Warga mengaku gembira karena mendapatkan pengetahuan baru mengenai sistem pengolahan tanah yang baik. Pola pendampingan humanis ini dirasa sangat menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat yang hidup di wilayah terpencil.

​Di samping keberhasilan di sektor ketahanan pangan, aktivitas ini juga bertindak sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) yang sangat efektif di lapangan. Interaksi intensif yang terbangun di atas lahan pertanian menciptakan kemanunggalan yang semakin solid, penuh kebersamaan, serta melahirkan rasa saling mendukung antara pihak militer dan warga sipil dalam membangun daerah.
​Melalui program teritorial yang berorientasi pada pemenuhan hajat hidup orang banyak, Satgas Yonif 123/Rajawali berkomitmen penuh memberikan sumbangsih terbaik bagi kemajuan Papua. Upaya mulia ini senantiasa diselaraskan dengan visi kesatuan dalam mengabdi di wilayah perbatasan, yang diringkas dalam sebuah semboyan tegas, “Rajawali Hadir, Rakyat Sejahtera.”
Sumber: Satgas Pamtas Mobile Yonif 123/Rajawali








