
MANOKWARI, The Wasesa News – Sidang pemilihan tingkat pusat (Sub Panpus) Kodam XVIII/Kasuari resmi mengumumkan hasil kelulusan seleksi Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Pengumuman hasil akhir yang menentukan nasib ratusan pemuda Papua Barat ini dilangsungkan di Aula Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XVIII/Kasuari, Manokwari, pada Jumat (12/06/2026). Prosesi ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi ketat yang berorientasi pada transparansi, akuntabilitas, serta pemenuhan standar kualitas prajurit di wilayah Indonesia Timur.

​Aura kebahagiaan dan kesedihan tampak menyelimuti ruangan aula sesaat setelah panitia membacakan nama-nama peserta yang dinyatakan memenuhi syarat. Isak tangis haru dari para peserta yang lolos bersahutan dengan raut wajah tegar dari mereka yang belum berhasil melangkah ke tahap berikutnya pada gelombang kali ini. Fenomena emosional tersebut mencerminkan betapa besarnya perjuangan fisik dan mental yang telah dicurahkan oleh seluruh pemuda demi mewujudkan cita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur TNI Angkatan Darat.
​Asisten Personel (Aspers) Kasdam XVIII/Kasuari, Kolonel Kav Rudi Kurniawan, S.Sos., M.Tr.(Han), selaku Sekretaris I panitia seleksi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian tahapan dilaksanakan secara profesional. Sistem penerimaan ini telah melewati mekanisme verifikasi berlapis serta pengawasan melekat yang sangat ketat secara langsung dari Mabes Angkatan Darat (Mabesad). Langkah tersebut sengaja ditempuh guna memastikan tidak ada ruang bagi praktik penyimpangan, sehingga hasil yang diperoleh murni berdasarkan kapasitas objektif masing-masing individu peserta.

​”Setiap tahapan seleksi telah melalui proses verifikasi berlapis termasuk pengawasan dari Mabesad. Sehingga peserta yang belum berhasil, diberikan kesempatan untuk memperbaiki kekurangan dan kembali mencoba pada gelombang berikutnya,” ujar Kolonel Kav Rudi Kurniawan saat memberikan arahan moral sekaligus memotivasi para peserta di Aula Makodam.
Berdasarkan data rekapitulasi final Sub Panpus Kodam XVIII/Kasuari, total peserta yang mengikuti seleksi tahap akhir ini tercatat sebanyak 211 orang. Dari jumlah keseluruhan kompetitor tersebut, panitia memutuskan sebanyak 92 peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan berhak menyandang status sebagai prajurit siswa. Ratusan calon prajurit yang dinyatakan lulus tersebut nantinya akan segera diberangkatkan menuju pusat pendidikan kecabangan masing-masing guna menjalani penempaan militer lanjutan sesuai formasi kejuruan yang telah ditentukan.

​Merujuk pada rincian alokasi penempatan, sebanyak 59 orang prajurit siswa dipastikan akan melaksanakan pendidikan kejuruan pada kecabangan Infanteri di Resimen Induk Kodam (Rindam) XVIII/Kasuari. Sementara itu, sisa 33 orang peserta lainnya yang dinyatakan lulus akan disebar pada berbagai pusat pendidikan kecabangan teknis dan pembantu tempur. Formasi kejuruan tersebut meliputi Pusat Pendidikan Perhubungan (Pusdik Chb), Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdik Ckm), Pusat Pendidikan Peralatan (Pusdik Cpl), Pusat Pendidikan Zeni (Pusdik Czi), Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdik Kav), Pusat Pendidikan Artileri Pertahanan Udara (Pusdik Arh), serta Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Arm).

​Pihak panitia seleksi Kodam XVIII/Kasuari juga mengimbau para peserta yang belum berhasil untuk tidak berkecil hati atau menyerah. Mereka diberikan kesempatan untuk mengevaluasi poin-poin kekurangan nilai, baik di bidang kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, maupun akademik. Melalui perbaikan mandiri yang terukur dan persiapan matang sejak dini, para pemuda Papua Barat ini diharapkan dapat kembali berkompetisi dengan performa yang jauh lebih maksimal pada pembukaan gelombang penerimaan prajurit TNI AD di masa mendatang.
Sumber: Penerangan Komando Daerah Militer (Pendam) XVIII/Kasuari








