
TULANG BAWANG, The Wasesa News – Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal serta memastikan seluruh program kerja TNI Angkatan Darat dapat berjalan secara optimal di tingkat Komando Distrik Militer (Kodim). Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Danrem saat mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., dalam rangka kunjungan kerja resmi ke Markas Kodim 0426/Tulang Bawang yang terletak di Jalan Lintas Timur Sumatra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Agenda peninjauan komprehensif lintas pimpinan komando kewilayahan ini dilangsungkan pada Selasa (09/06/2026).
Kehadiran pucuk pimpinan Kodam XXI/RI ke wilayah teritorial Provinsi Lampung tersebut dipandang sebagai momentum yang sangat krusial, terutama dalam konteks memperkuat tata kelola pembinaan personel di internal institusi militer. Selain itu, kunjungan kerja ini juga difungsikan sebagai sarana strategis untuk memompa motivasi dan semangat pengabdian para prajurit yang bertugas langsung di garda terdepan pertahanan wilayah. Evaluasi berkala secara tatap muka dinilai mampu mereduksi hambatan teknis operasional dalam setiap pelaksanaan program komando atas.
Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menjabarkan bahwa pengawasan melekat terhadap realisasi program kerja merupakan tanggung jawab moral institusi guna menghadirkan dampak nyata bagi ruang publik. Sinergitas program yang dicanangkan oleh pimpinan pusat TNI AD harus dipastikan terimplementasi dengan tepat, tanpa adanya distorsi informasi maupun keterlambatan eksekusi di lapangan. Oleh sebab itu, seluruh jajaran staf teritorial diminta bergerak lebih taktis dan responsif dalam menyerap dinamika sosial yang berkembang di masyarakat binaan.
“Kunjungan kerja ini menjadi evaluasi sekaligus memacu semangat bagi kami di jajaran Korem 043/Gatam. Kami ingin memastikan berbagai program strategis TNI AD, mulai dari penguatan teritorial hingga program kesejahteraan masyarakat, dapat terealisasi dengan baik di tingkat bawah,” ujar Danrem 043/Gatam menerangkan orientasi utama dari agenda pendampingan dinas tersebut.
Salah satu agenda penting yang mencuat dalam kunjungan kerja tersebut adalah pembahasan mendalam mengenai rencana strategis pembangunan Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang diproyeksikan berada di wilayah administratif Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Mesuji. Menanggapi arahan taktis dari Pangdam XXI/RI, Danrem 043/Gatam menyatakan kesiapan total seluruh jajarannya untuk mengawal fase awal perencanaan ini, terutama dalam aspek krusial penyiapan dan pemilihan lokasi lahan.
Pihak Korem 043/Gatam akan memastikan bahwa proses pencarian dan verifikasi lahan calon markas batalyon baru tersebut harus memenuhi kriteria hukum yang sah serta berstatus clear and clean. Validasi aspek legalitas tanah ini dinilai sangat penting agar di kemudian hari tidak memicu sengketa sosial maupun hambatan administratif perdata, sebelum draf laporan kelayakan fisik tersebut diajukan secara resmi kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk proses pengadaan.
Selain membahas proyeksi infrastruktur pertahanan, agenda kunjungan kerja ini juga menyoroti pencapaian realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Berdasarkan data evaluasi terkini, capaian program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa tersebut dilaporkan baru menyentuh angka 27 persen, atau baru terealisasi sebanyak 50 unit dari total target keseluruhan yang dipatok sebanyak 183 unit koperasi. Menanggapi rapor evaluasi yang dipaparkan oleh Pangdam XXI/RI, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki bergerak cepat dengan langsung menginstruksikan jajaran komando di bawahnya untuk segera melakukan akselerasi performa di lapangan.
“Kami menerima evaluasi dari Pangdam mengenai capaian KDKMP. Saya langsung perintahkan para Danramil dan Babinsa di wilayah Kodim 0426/TB untuk lebih aktif turun ke lapangan, bersinergi dengan kepala desa dan pemerintah daerah guna mengejar ketertinggalan tersebut,” tegas Danrem secara lugas memberikan instruksi operasional kepada jajarannya.
Setibanya di Markas Kodim 0426/Tulang Bawang, rombongan Pangdam XXI/RI beserta Danrem 043/Gatam disambut hangat oleh Komandan Kodim (Dandim) 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Syurya Dharma. Penyambutan resmi tersebut juga dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tulang Bawang, yang diawali dengan tradisi penghormatan jajar kehormatan militer serta suguhan Tarian Sembah sebagai simbol penghormatan budaya adat Lampung yang luhur kepada tamu agung negara.
Di hadapan ratusan prajurit, Pangdam XXI/RI memanfaatkan momentum tatap muka tersebut untuk memberikan pengarahan internal yang intensif mengenai penegakan kedisiplinan militer. Pimpinan tertinggi Kodam tersebut mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kehormatan korps dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum berat, termasuk keterlibatan dalam jaringan peredaran gelap narkotika serta tindakan desersi yang dapat merusak karier prajurit dan nama baik institusi TNI AD.
Hal menarik lainnya yang turut menjadi sorotan utama dalam pengarahan tersebut adalah mengenai dinamika perkembangan lanskap teknologi informasi global terkini. Pangdam memberikan atensi khusus terhadap ancaman pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini marak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab di jagat maya. Teknologi AI dinilai rawan digunakan sebagai alat propaganda hitam untuk memanipulasi informasi, menyebarkan berita bohong (hoax), serta memicu disinformasi massal di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Menutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja dinas tersebut, Danrem 043/Gatam kembali melayangkan seruan penting mengenai urgensi merawat stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah secara berkelanjutan. Upaya merawat ketertiban umum tersebut dinilai tidak akan berjalan optimal tanpa adanya jalinan kolaborasi yang kokoh, solid, dan berkesinambungan bersama seluruh instansi sektoral serta komponen masyarakat sipil.
“Kunjungan kerja Pangdam ini tidak hanya memperkuat internal kami, tetapi juga memperkokoh sinergi yang telah terjalin baik antar TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang,” pungkas Danrem mengakhiri penjelasannya kepada tim peliput di lapangan.








