Nakes Puskesmas Sukawali Periksa Pasien Disabilitas Desa Kramat. - thewasesanews.com

Nakes Puskesmas Sukawali Periksa Pasien Disabilitas Desa Kramat

​“Pasien mengalami kondisi palsi serebral sehingga terdapat gangguan pada fungsi gerak kaki dan kemampuan berjalan sesuai perkembangan usianya. Kami menyarankan agar pasien segera dirujuk ke rumah sakit terdekat sehingga dapat memperoleh pemeriksaan, pengobatan, serta terapi yang sesuai. Untuk mempermudah akses rujukan, kami juga mendorong penyesuaian administrasi fasilitas kesehatan pasien agar sesuai dengan wilayah layanan Puskesmas Sukawali demi kenyamanan keluarga,” ujar Kepala Puskesmas Sukawali, dr. R. Astrid Heraline, M.I.P.

KABUPATEN TANGERANG, thewasesanews.comNakes Puskesmas Sukawali Periksa Pasien Disabilitas Desa Kramat secara langsung dalam sebuah aksi pelayanan jemput bola bagi warga kurang mampu di Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (11/9/2026). Langkah tanggap ini diambil oleh tim tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Sukawali bersama bidan desa guna memastikan terpenuhinya hak atas pelayanan kesehatan yang memadai bagi kelompok rentan.

​Pemeriksaan medis lapangan tersebut difokuskan pada seorang anak penyandang disabilitas dari keluarga prasejahtera yang membutuhkan pendampingan serta perawatan intensif. Kehadiran tim medis di pemukiman warga tersebut didampingi secara jajaran pengurus lingkungan setempat yang dipimpin langsung oleh Ketua RW 007 Desa Kramat, M. Insani Bayhaqi.

​Berdasarkan hasil diagnostik awal yang dilakukan di lokasi, tim medis mengonfirmasi bahwa pasien anak tersebut mengalami kondisi medis khusus yang dikenal sebagai palsi serebral (cerebral palsy). Gangguan saraf ini berdampak signifikan pada perkembangan fungsi motorik tubuh, khususnya menghambat fungsi gerak kaki dan kemampuan berjalan yang belum sesuai dengan kriteria usia tumbuhnya.

Nakes Puskesmas Sukawali Periksa Pasien Disabilitas Desa Kramat. - thewasesanews.com

​Mengingat kompleksitas kondisi palsi serebral yang dialami pasien, pihak Puskesmas Sukawali langsung menyusun skema penanganan medis berkelanjutan. Penanganan tersebut memerlukan intervensi spesialis melalui fasilitas kesehatan tingkat lanjutan agar pasien mendapatkan tindakan terapi fisik serta penanganan medis yang lebih komprehensif.

​Langkah strategis yang disiapkan meliputi fasilitasi rujukan medis ke rumah sakit rujukan terdekat yang memiliki sarana pendukung rehabilitasi medis lengkap. Upaya ini diharapkan dapat membantu memaksimalkan potensi pemulihan fungsi gerak anak tersebut sesuai dengan standar pelayanan medis yang ideal.

​Guna memastikan kelancaran proses rujukan dan memangkas hambatan birokrasi, Puskesmas Sukawali juga menginisiasi penataan administrasi kepesertaan fasilitas kesehatan pasien. Penyesuaian dokumen administratif ini diarahkan agar Wilayah Pelayanan Puskesmas Sukawali menjadi basis rujukan utama, selama memenuhi kualifikasi dan regulasi kepesertaan yang berlaku.

​Langkah penyelarasan administrasi layanan kesehatan ini dinilai sangat krusial bagi keluarga kurang mampu tersebut. Selain memperpendek jarak tempuh pengobatan, skema ini secara signifikan dapat mengurangi beban logistik dan biaya transportasi keluarga saat mendampingi pasien menjalani terapi berkala di rumah sakit rujukan.

​“Pasien mengalami kondisi palsi serebral sehingga terdapat gangguan pada fungsi gerak kaki dan kemampuan berjalan sesuai perkembangan usianya. Kami menyarankan agar pasien segera dirujuk ke rumah sakit terdekat sehingga dapat memperoleh pemeriksaan, pengobatan, serta terapi yang sesuai. Untuk mempermudah akses rujukan, kami juga mendorong penyesuaian administrasi fasilitas kesehatan pasien agar sesuai dengan wilayah layanan Puskesmas Sukawali demi kenyamanan keluarga,” ujar Kepala Puskesmas Sukawali, dr. R. Astrid Heraline, M.I.P.

Tidak hanya memberikan atensi penuh pada pasien disabilitas anak, aksi kemanusiaan tim nakes Puskesmas Sukawali di Desa Kramat ini juga menjangkau kelompok lanjut usia (lansia). Dalam kesempatan yang sama, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap salah seorang warga lansia bernama Ibu Rohani.

Nakes Puskesmas Sukawali Periksa Pasien Disabilitas Desa Kramat. - thewasesanews.com

​Dari hasil penapisan awal, petugas menemukan adanya indikasi tekanan darah tinggi atau hipertensi pada warga lansia tersebut. Meskipun secara umum kondisi fisiknya relatif stabil, indikasi hipertensi ini memerlukan pemantauan ketat agar tidak menimbulkan komplikasi penyakit kardiovaskular lainnya.

​Sebagai langkah tindak lanjut yang terukur, Puskesmas Sukawali menjadwalkan pemeriksaan laboratorium diagnostik secara mendalam bagi Ibu Rohani. Penelusuran spesimen darah ini ditujukan untuk memetakan parameter vital lainnya, seperti kadar gula darah dan profil kolesterol, guna menentukan regimen terapi obat yang tepat.

​Pendampingan medis terhadap lansia ini juga menyoroti pentingnya dukungan sosial dari lingkungan keluarga dan tetangga sekitar. Aspek perawatan diri harian serta pemenuhan nutrisi seimbang menjadi fokus edukasi yang disampaikan tim nakes kepada keluarga guna meningkatkan kualitas hidup lansia di Desa Kramat.

​Respons cepat dan kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh jajaran Puskesmas Sukawali mendapatkan apresiasi tinggi dari para tokoh masyarakat lokal. Ketua RW 007 Desa Kramat, M. Insani Bayhaqi, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan pengobatan dan proses rujukan bagi warganya yang membutuhkan.

​Sinergi antara aparat desa, pengurus lingkungan, dan tenaga medis puskesmas ini diharapkan menjadi model pelayanan publik yang responsif di Kabupaten Tangerang. Pengawalan secara berkala akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada warga kurang mampu yang luput dari perhatian fasilitas kesehatan negara.

​Kunjungan lapangan yang berlangsung humanis ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan kesetaraan akses kesehatan tanpa diskriminasi. Langkah proaktif Puskesmas Sukawali ini menjadi titik awal yang sangat berharga dalam menjamin keberlanjutan perawatan medis bagi penyandang disabilitas dan kelompok lansia di wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.

Sumber: Puskesmas Sukawali & Pengurus RW 007 Desa Kramat

Avatar photo
Dian Pramudja

Leave a Reply

error: Content is protected !!