yonge sihombing serahkan buku prabowonomics. - thewasesanews.com

Yonge Sihombing, S.E, M.B.A Serahkan Buku Prabowonomics kepada Presiden Prabowo

​“Buku dwibahasa Prabowonomics ini kami susun dan hadirkan sebagai bentuk sumbangsih pemikiran serta dokumentasi historis atas gagasan strategis dan gerakan besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun perekonomian bangsa yang berdaulat. Seluruh analisis dalam buku setebal 946 halaman ini berakar kuat pada nilai-nilai ekonomi kerakyatan Pasal 33 dan 34 UUD 1945, yang membuktikan bahwa capaian quick win dalam waktu 1,5 tahun ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan utama bagi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga mitra internasional dalam mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” tegas Penulis Buku sekaligus Ketua The Prabowonomics Institute (The PRINT), Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

JAKARTA, thewasesanews.com — Yonge Sihombing Serahkan Buku Prabowonomics karya terbarunya yang monumental secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai rujukan komprehensif arah kebijakan pembangunan dan lanskap ekonomi nasional. Penyerahan mahakarya literatur ekonomi politik tersebut menandai momentum penting dalam mengdokumentasikan gagasan strategis, filosofi pembaharuan, serta peta jalan taktis kepemimpinan nasional di bawah naungan Kabinet Merah Putih. Buku bertajuk Prabowonomics yang diterbitkan secara resmi oleh The Prabowonomics Institute (The PRINT) ini hadir sebagai karya intelektual berbobot tinggi yang merangkum landasan visi ekonomi kerakyatan menuju perwujudan Indonesia Maju serta cita-cita agung Indonesia Emas 2045.

Buku karya Yonge Sihombing, S.E., M.B.A. ini dirancang dengan standar kualitas cetak eksklusif dan fisik yang sangat megah guna mencerminkan kedalaman substansi yang dikandungnya. Mengusung format dwibahasa (bilingual) Indonesia dan Inggris, buku tebal berkapasitas 946 halaman ini dicetak dalam jumlah terbatas (limited edition) menggunakan format lux, full color, cetakan hardcover, serta kertas kualitas premium. Pilihan format dwibahasa dan spesifikasi fisik yang tinggi tersebut sengaja disiapkan agar buku ini tidak hanya mampu menjangkau pembaca di tingkat nasional, tetapi juga menjadi rujukan strategis bagi komunitas internasional, diplomat, dan lembaga ekonomi global dalam memahami paradigma perekonomian Indonesia saat ini.

​Secara substansial, buku Prabowonomics menyajikan kajian akademis dan praktis yang sangat mendalam mengenai pemikiran, gagasan strategis, serta gerakan besar Presiden Prabowo Subianto di bidang perekonomian. Di dalam setiap bagiannya, buku ini menguraikan secara runut arah kebijakan ekonomi makro maupun mikro, serta rancangan program-program pembangunan nasional yang disusun secara terukur untuk memberikan dampak peningkatan kesejahteraan secara langsung kepada seluruh lapisan rakyat Indonesia. Gagasan yang dituang dalam buku ini bukan sekadar teori akademis di atas kertas, melainkan panduan eksekusi kebijakan yang berakar pada realitas kebutuhan masyarakat.

​Salah satu sorotan utama yang dikupas secara tuntas di dalam buku ini adalah rekam jejak keberhasilan penjelmaan program-program prioritas (quick win) yang berhasil diwujudkan oleh jajaran pemerintah dalam jangka waktu singkat, yakni kurun waktu 1,5 tahun perjalanan kepemimpinan nasional. Penulis mencatat dengan cermat bagaimana akselerasi program prioritas tersebut mampu menggerakkan roda perekonomian dari tingkat tapak, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta membangun fondasi perlindungan sosial yang responsif. Keberhasilan pencapaian ini disandingkan pula dengan lembar rencana aksi nyata (action plan) masa depan yang berfokus pada keberpihakan penuh terhadap kepentingan masyarakat luas.

​Seluruh filosofi dan konstruksi pemikiran yang tertuang di dalam buku Prabowonomics berakar secara kokoh pada doktrin ekonomi kerakyatan, sebagaimana yang diamanatkan secara tegas oleh Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Penulis menegaskan bahwasanya kedaulatan ekonomi Indonesia harus bermuara pada penguasaan sumber daya vital untuk kemakmuran bersama serta kewajiban negara dalam memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar. Visi ekonomi yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo dan dirangkum dalam buku ini secara konsisten menekankan pentingnya kedaulatan, keadilan sosial, pemerataan kemakmuran, dan kesejahteraan rakyat yang berkesinambungan.

​Dalam proses perjalanannya, sosialisasi dan pendistribusian buku Prabowonomics ini telah dilakukan secara masif, terstruktur, dan meluas ke berbagai lini pemangku kepentingan (stakeholders) di dalam maupun luar negeri. Selain diserahkan secara khusus kepada Presiden Prabowo Subianto, karya tulis ini juga telah disampaikan oleh Yonge Sihombing kepada jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian (LPNK), serta pimpinan lembaga-lembaga tinggi negara. Langkah ini diambil guna menyelaraskan persepsi dan pemahaman para pengambil kebijakan di tingkat pusat terhadap arah besar Perekonomian Indonesia.

​Tak berhenti di tingkat eksekutif pusat, sosialisasi buku ini juga menjangkau ranah legislatif dan pemerintah daerah secara intensif. Buku Prabowonomics telah diserahkan kepada para wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, jajaran DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten dan Kota di seluruh pelosok tanah air, serta para kepala daerah di jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Penyerahan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan arah strategis pemerintah pusat.

​Jangkauan sosialisasi buku Prabowonomics makin diperluas hingga ke tataran diplomasi internasional dan dunia akademis. Yonge Sihombing menyampaikan buku karya The PRINT ini kepada para Duta Besar negara-negara sahabat yang bertugas di Indonesia, kalangan akademisi dan rektor perguruan tinggi, para pelaku usaha nasional maupun multinasional, organisasi masyarakat sipil, hingga mitra pembangunan nasional dan internasional. Respon positif mengalir dari berbagai pihak yang menilai buku ini sebagai panduan paling komprehensif dalam membaca peta jalan ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

​“Buku dwibahasa Prabowonomics ini kami susun dan hadirkan sebagai bentuk sumbangsih pemikiran serta dokumentasi historis atas gagasan strategis dan gerakan besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun perekonomian bangsa yang berdaulat. Seluruh analisis dalam buku setebal 946 halaman ini berakar kuat pada nilai-nilai ekonomi kerakyatan Pasal 33 dan 34 UUD 1945, yang membuktikan bahwa capaian quick win dalam waktu 1,5 tahun ini adalah bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat. Kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan utama bagi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, hingga mitra internasional dalam mengawal perjalanan bangsa menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” tegas Penulis Buku sekaligus Ketua The Prabowonomics Institute (The PRINT), Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Penyerahan buku Prabowonomics oleh Yonge Sihombing ini menjadi manifestasi dari sinergi antara dunia intelektual dan pembuat kebijakan dalam mengawal transisi pembangunan nasional. Melalui kehadiran buku dwibahasa berkualitas lux ini, publik nasional maupun internasional kini memiliki rujukan otentik mengenai arah pergerakan ekonomi Indonesia yang tidak hanya mengejar pertumbuhan angka, melainkan mengedepankan keadilan dan kemakmuran merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sumber: The Prabowonomics Institute (The PRINT)

Logo The Wasesa News
Dicky S

WARTA SEJATI SANTUN

Leave a Reply

error: Content is protected !!