
MAMBERAMO TENGAH, thewasesanews.com — Satgas Yonif 645 GTY Gelar Yankes Keliling Di Kobakma melalui aksi kemanusiaan dari pintu ke pintu (door-to-door) di Kampung Gimbis, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, pada Jumat (6/9/2026). Kegiatan pelayanan kesehatan gratis yang diinisiasi oleh prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 645/Gardatama Yudha (GTY) tersebut dilaksanakan dalam rangka membantu mengatasi keterbatasan akses layanan medis warga pedalaman sekaligus menciptakan suasana wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis.
​Wilayah pedalaman Papua Pegunungan, khususnya di pelosok Distrik Kobakma, selama ini dihadapkan pada tantangan geografis yang cukup berat dengan medan berbukit dan keterbatasan sarana transportasi darat. Kondisi infrastruktur yang minim kerap membuat masyarakat setempat kesulitan untuk menjangkau fasilitas kesehatan publik seperti pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) atau rumah sakit daerah saat mengalami masalah kesehatan. Merespons realitas sosial tersebut, prajurit Gardatama Yudha mengambil langkah responsif dengan menerjunkan tim kesehatan militer langsung ke tengah-tengah pemukiman warga guna memberikan penanganan medis awal secara cuma-cuma.

​Aksi penjangkauan medis keliling di Kampung Gimbis ini dipimpin secara langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Kobakma, Letda Inf Fadliansyah Adha Siregar, S.Tr.(Han)., dengan melibatkan Bintara Kesehatan (Bakes) beserta jajaran personel teritorial Satgas Pamtas Yonif 645/GTY. Para prajurit TNI tersebut menyusuri lorong-lorong perkampungan sambil membawa perlengkapan medis lapangan lengkap, ransel obat-obatan, serta vitamin untuk disalurkan kepada seluruh warga dari berbagai tingkatan usia, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga kaum lanjut usia (lansia).
​Fokus utama kegiatan pelayanan kesehatan keliling ini mencakup pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, pengukuran tekanan darah, diagnosa penyakit ringan, serta penanganan medis secara langsung di tempat. Tim kesehatan Satgas Yonif 645/GTY mengobati berbagai macam keluhan fisik masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, demam, pegal linu akibat aktivitas fisik berat, serta pencegahan penyakit menular endemik pedalaman. Selain memberikan obat-obatan sesuai dosis resep medis, prajurit juga membagikan suplemen vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh warga di tengah cuaca ekstrem daerah pegunungan.
​Sikap ramah dan pendekatan humanis yang ditunjukkan oleh prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/GTY mendapat sambutan yang sangat hangat dari warga Kampung Gimbis. Senyum kebahagiaan dan raut lega terpancar jelas dari wajah para penduduk saat para tentara mendatangi rumah-rumah mereka untuk menanyakan kondisi kesehatan keluarga. Salah seorang warga setempat, Bapak Jhon (39), menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih atas kepedulian prajurit TNI yang mau datang langsung membantu kesulitan warga tanpa dipungut biaya sedikit pun.

​Kehadiran aktif prajurit TNI melalui program kesehatan keliling ini terbukti ampuh mempererat tali silaturahmi serta meruntuhkan kekakuan hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat lokal. Pendekatan berbasis humanis dan kepedulian sosial ini menjadi instrumen efektif dalam membangun tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap institusi TNI. Ketika kebutuhan mendasar seperti kesehatan dapat terpenuhi dengan baik, rasa aman dan kenyamanan iklim kemasyarakatan di Distrik Kobakma secara otomatis tercipta dengan stabil.
​”Tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan keliling ini adalah untuk terus meningkatkan hubungan emosional dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, serta untuk memahami secara langsung kebutuhan maupun aspirasi warga di wilayah penugasan. Melalui pelayanan kesehatan secara rutin seperti ini, kami berharap Pos Kobakma dapat terus menjalin silaturahmi yang erat, meringankan beban hidup warga, serta memupuk rasa percaya dan aman di hati masyarakat terhadap kehadiran TNI di tanah Papua,” tegas Komandan Pos Kobakma Satgas Yonif 645/GTY, Letda Inf Fadliansyah Adha Siregar, S.Tr.(Han)., Jumat (6/9/2026).
Secara doktrinal, pelaksanaan penugasan pengamanan perbatasan dan wilayah rawan oleh Satgas Pamtas Yonif 645/GTY tidak hanya berorientasi pada aspek operasi militer untuk perang semata, melainkan juga mengedepankan operasi militer selain perang (OMSP) melalui fungsi pembinaan teritorial (Binter). Pendekatan soft power yang diwujudkan dalam bentuk pelayanan medis, bantuan sosial, edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta karya bakti menjadi pilar strategis dalam merawat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah pelosok Papua.
​Di samping memberikan pengobatan secara langsung, tim kesehatan Satgas Yonif 645/GTY turut menyelipkan edukasi kesehatan lingkungan kepada para orang tua di Kampung Gimbis. Prajurit mengimbau warga untuk selalu menjaga kebersihan sumber air minum, menerapkan sanitasi lingkungan rumah yang baik, serta memastikan kecukupan gizi bagi anak-anak balita demi mencegah potensi tengkes (stunting). Bimbingan kesehatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran mandiri warga pedalaman akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga secara berkelanjutan.

​Menembus jalan setapak berlumpur dan menanjak di kawasan pedalaman Distrik Kobakma menjadi pembuktian semangat pengabdian tanpa batas jajaran prajurit Yonif 645/Gardatama Yudha. Sesuai dengan moto juang “645 Gas Terus”, para prajurit menunjukkan konsistensi dan loyalitas tinggi dalam melayani masyarakat terdepan Indonesia. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kedamaian ini menegaskan komitmen Satgas Yonif 645/GTY untuk senantiasa menjadi pelindung sekaligus pengayom rakyat di tanah Papua Pegunungan.
​Jajaran Satgas Pamtas Yonif 645/GTY bertekad untuk terus melanggengkan program-program sosial-kemasyarakatan sejenis di seluruh wilayah pos jajarannya di Kabupaten Mamberamo Tengah. Kebersamaan yang terjalin erat antara prajurit TNI dan warga lokal diharapkan dapat terus dirawat sebagai modal utama menjaga stabilitas keamanan, mendorong pemerataan pembangunan kesejahteraan, serta mengukuhkan rasa persaudaraan kebangsaan di persada Nusantara.
Sumber: Pen Satgas Yonif 645/GTY Gardatama Yudha








