
WEDA SELATAN, thewasesanews.com – Bupati halmahera tengah hadiri festival tanjung kalero yang diselenggarakan di Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, Minggu (9/8/2026). Perhelatan pariwisata berbasis masyarakat tersebut digelar secara semarak oleh pemerintah desa setempat dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, sekaligus menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan roda perekonomian warga lokal.
​Usai meninjau program perumahan warga, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, hadir langsung memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Desa Loleo. Pihaknya menilai perhelatan atraksi budaya dan wisata bahari seperti ini mampu memberikan dampak ekonomi secara mendasar, meningkatkan pendapatan masyarakat desa, serta merangsang tumbuhnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) baru di kawasan pesisir.
​Bupati Ikram menegaskan bahwa pengelolaan agenda wisata seperti Festival Tanjung Kalero sepenuhnya harus dikembalikan kepada pemerintah desa dan masyarakat lokal. Langkah ini diperkuat dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pariwisata yang telah mengalokasikan dukungan anggaran, sehingga pengelolaannya dapat dijalankan secara mandiri, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kas pendapatan desa.
​Dalam sesi wawancara, Bupati Ikram memaparkan bahwa Halmahera Tengah dianugerahi bentang alam yang kaya, mulai dari destinasi karst hingga pesisir pulau dan laut. Festival Tanjung Kalero menjadi contoh konkret bagaimana potensi lokal dikemas melalui atraksi wisata kreatif.

​”Wisata ini tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga memanfaatkan atraksi. Dengan adanya atraksi ini, orang bisa datang sekaligus menikmati makanan dan minuman, sehingga lahir UMKM di desa ini dan meningkatkan ekonomi lokal. Kalau desa-desa lain membuat kegiatan seperti ini, walaupun skalanya kecil, manfaat ekonominya sangat luar biasa,” ujar Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji.
​Pemerintah daerah menekankan bahwa penyerahan kewenangan pengelolaan wisata kepada desa bertujuan mendorong terciptanya Pendapatan Asli Desa (PADes) secara mandiri. Pemerintah desa diharapkan terus melahirkan gagasan inovatif demi meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
​Rangkaian Festival Tanjung Kalero menyajikan beragam agenda lomba kemerdekaan, seperti lomba dayung kategori anak-anak, pasangan suami istri, hingga ibu-ibu, serta aksi diving di perairan setempat.
​”Semua spot wisata ini harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sumber ekonomi masyarakat. Pemerintah Daerah Halmahera Tengah akan selalu mendukung setiap inisiatif positif yang datang dari pemerintah desa,” pungkas Bupati Ikram.
Sumber: Rilis Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah








