
GARUT, Thewasesanews.com – MGMP IPS DKI Jakarta gelar kajian Papandayan bekerja sama dengan Penerbit PT Erlangga sebagai langkah strategis memperkuat kompetensi profesional pendidik melalui riset dan eksplorasi berbasis lapangan. Kegiatan ilmiah bertajuk Kajian Etnografi dan Geomorfologi Papandayan ini diselenggarakan selama dua hari pada 25–26 Juli 2026 di kawasan Gunung Papandayan serta Darajat Pass, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Agenda tahunan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas deretan guru serta jajaran pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP Provinsi DKI Jakarta.
​Pelaksanaan studi edukatif tersebut dirancang khusus untuk memfasilitasi para pengajar dalam memahami fenomena bentang alam serta dinamika sosial kebudayaan secara langsung di tapak lokasi. Melalui metode observasi lapangan yang terstruktur, para peserta diajak mendalami keterkaitan antara struktur geomorfologi gunung api aktif dan kearifan lokal masyarakat lereng Papandayan. Pengetahuan kontekstual ini diproyeksikan dapat memperkaya bobot materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di ruang kelas, sehingga penyampaian kurikulum menjadi lebih hidup, aplikatif, dan bermakna bagi para siswa tingkat SMP.
​Ketua MGMP IPS SMP DKI Jakarta, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ilmiah ini diselaraskan dengan tema besar “Kolaborasi Ilmiah Guru-Guru IPS dalam Kajian Lapangan Fenomena Alam dan Masyarakat Papandayan Garut Jawa Barat.” Menurutnya, tema tersebut menjadi kompas utama dalam menggalang keterpaduan gagasan sekaligus mengasah daya analisis kritis pendidik terhadap kondisi riil di lingkungan luar sekolah.

​”Tema ini menjadi landasan kuat dalam memperkuat kolaborasi antarguru sekaligus memperkaya pengalaman belajar yang kontekstual melalui observasi langsung terhadap fenomena alam, budaya, dan kehidupan masyarakat setempat. Kemitraan strategis bersama PT Erlangga juga menjadi sinergi nyata organisasi profesi dan dunia industri penerbitan untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan IPS di DKI Jakarta,” ungkap Ketua MGMP IPS SMP DKI Jakarta, Sri Wahyuni, di Garut, Minggu (26/7/2026).
Keterlibatan PT Erlangga dalam agenda ini mempertegas komitmen korporasi dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan nasional, khususnya pada pengembangan kapasitas dan kapabilitas para tenaga pendidik. Dukungan ini memfasilitasi kelancaran operasional selama pengamatan bentang fisik geomorfologi maupun wawancara etnografis dengan komunitas lokal. Di samping penelitian lapangan, forum ini dimanfaatkan secara intensif oleh pengurus MGMP untuk menggelar konsolidasi internal organisasi.
​Beberapa agenda internal yang dibahas mencakup evaluasi program kerja yang telah berjalan, pemetaan rencana strategis yang belum terealisasi, serta persiapan matang Hari Belajar guru mata pelajaran IPS bagi sekolah negeri se-DKI Jakarta. Para peserta juga merumuskan formulasi kegiatan produktif yang diselaraskan dengan kewajiban pengisian Manajemen Kinerja dan Standar Operasional Prosedur (SOP) di unit kerja masing-masing. Lebih jauh, forum ini mulai menyusun rancangan Kompetisi IPS (KIPS) secara berjenjang guna menyiapkan murid-murid berprestasi yang akan menempuh jalur penerimaan peserta didik baru berbasis jalur prestasi.

​Ketua Pelaksana Kegiatan, Yawan Priyono, menyampaikan bahwa keikutsertaan para pendidik dalam ruang terbuka ini juga berfungsi sebagai sarana penyegaran kesehatan fisik dan mental di tengah padatnya rutinitas mengajar di ibu kota. Interaksi harmonis di alam terbuka terbukti efektif dalam memupuk rasa persaudaraan serta kohesi antaranggota organisasi.
​”Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik semata, tetapi juga menjadi momentum emas untuk memperkuat solidaritas dan jejaring profesional antaranggota MGMP IPS. Kami berharap hasil kajian lapangan ini dapat segera diimplementasikan dalam pembelajaran IPS yang lebih inovatif, kontekstual, dan menginspirasi siswa di sekolah masing-masing,” tegas Ketua Pelaksana, Yawan Priyono.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan Kajian Etnografi dan Geomorfologi di Papandayan ini, kolaborasi antara MGMP IPS SMP DKI Jakarta dan PT Erlangga diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) bagi kemitraan organisasi profesi guru di daerah lain. Sinergi berkelanjutan ini diyakini mampu mengakselerasi peningkatan kualitas proses belajar mengajar demi mencetak generasi muda yang memiliki wawasan keilmuan sosial serta kepedulian lingkungan yang kuat.
Sumber: MGMP IPS SMP DKI Jakarta & Keterangan Resmi PT Erlangga








