
YAHUKIMO, The Wasesa News – Pendekatan humanis berbasis teritorial yang menyentuh langsung aspek kebutuhan dasar hidup masyarakat terus digalakkan secara intensif oleh jajaran prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di wilayah pedalaman. Sebagai bentuk kepedulian yang mendalam terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat di wilayah penugasan, Satgas Yonif 521/DY terus menunjukkan eksistensi dan komitmen pengabdiannya melalui rangkaian kegiatan teritorial yang humanis, inklusif, serta berdampak manfaat nyata bagi warga lokal. Kali ini, jajaran personel Satgas Yonif 521/DY melaksanakan kegiatan anjangsana kemitraan yang dirangkaikan secara terpadu dengan aksi nyata mendukung program ketahanan pangan serta produktivitas sektor pertanian masyarakat di kawasan Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Minggu (24/05/2026).

Pelaksanaan kegiatan pembinaan teritorial di sektor pertanian andalan ini dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Kurima, Lettu Inf Dany Rizki Hardiyanto, S.Tr.Han. Dengan berjalan kaki menyusuri wilayah perbukitan dan lembah, para ksatria pelindung rakyat ini mendatangi satu per satu rumah panggung milik warga setempat untuk bersilaturahmi, sekaligus turun langsung ke area perkebunan guna membantu aktivitas pertanian harian masyarakat adat Kurima. Kehadiran para prajurit TNI di tengah ladang perkebunan ini disambut dengan penuh kehangatan, senyuman, serta antusiasme yang sangat tinggi oleh warga setempat yang merasa sangat terbantu oleh perhatian fisik dan kepedulian nyata yang diberikan oleh pihak militer.
Secara terpisah, Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menyampaikan amanat tertulisnya bahwa agenda anjangsana ke pemukiman dan ladang warga ini merupakan sarana komunikasi sosial yang sangat efektif untuk mempererat hubungan kekeluargaan yang harmonis antara prajurit penjaga perbatasan dengan masyarakat asli Papua. Pucuk pimpinan jajaran Macan Kumbang tersebut menegaskan bahwa selain mengemban tugas pokok utama untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah dari berbagai potensi ancaman, Satgas Yonif 521/DY juga berkomitmen penuh untuk selalu hadir memberikan solusi konkrit serta suntikan semangat bagi warga dalam meningkatkan taraf kesejahteraan hidup melalui optimalisasi sektor pertanian lokal dan penguatan ketahanan pangan domestik.

Dalam implementasi kegiatan di lapangan, jajaran personel Satgas tampak tidak canggung untuk membaur dan mengotori seragam mereka demi membantu warga membersihkan rumput liar di lahan, mencangkul tanah, menanam berbagai bibit tanaman pangan produktif seperti ubi jalar dan sayur-sayuran, hingga memberikan edukasi taktis mengenai teknik perawatan tanaman yang baik agar menghasilkan panen yang melimpah. Tidak hanya memberikan bantuan tenaga fisik di kebun, para prajurit TNI ini juga memberikan motivasi moril secara persuasif agar masyarakat adat terus memanfaatkan potensi kekayaan alam sekitar yang sangat subur secara bijak guna menunjang kemandirian pangan keluarga. Rona kehangatan dan nilai kebersamaan yang murni terlihat jelas saat prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu di ladang maupun saat berbincang santai di dalam rumah warga sembari menikmati hasil bumi.
Dampak positif dan nilai manfaat dari kehadiran program ketahanan pangan teritorial ini diakui secara jujur oleh salah satu warga senior setempat, Martin Heselo yang saat ini telah menginjak usia 53 tahun. Mewakili segenap elemen masyarakat di Distrik Kurima, dirinya mengaku sangat senang, bangga, dan berterima kasih yang sebesar-sebesarnya atas perhatian tulus serta dedikasi tinggi yang konsisten ditunjukkan oleh seluruh personel Satgas Yonif 521/DY. Menurut pandangannya, keberadaan pos Satgas di wilayah mereka tidak hanya sekadar memberikan jaminan rasa aman dan damai dari gangguan kamtibmas, melainkan juga secara nyata membawa perubahan serta manfaat ekonomi yang konkrit bagi kelangsungan hajat hidup sehari-hari warga di pedalaman Yahukimo.

Melalui spirit perjuangan yang tertuang dalam semboyan “Hadir Berbakti dan Berbuat”, jajaran prajurit Macan Kumbang dari Satgas Yonif 521/DY berjanji akan terus konsisten melaksanakan berbagai program kerja positif yang menyentuh langsung akar rumput dan kebutuhan mendasar masyarakat selama masa penugasan di tanah Papua. Langkah integratif ini diproyeksikan tidak hanya untuk menciptakan hubungan sosial yang harmonis dan meningkatkan indeks kesejahteraan warga, melainkan juga sebagai instrumen strategis pertahanan untuk memperkuat kemanunggalan yang tidak terpisahkan antara TNI dengan rakyat di wilayah hukum Papua Pegunungan. Seluruh rangkaian kegiatan ketahanan pangan ini dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, kondusif, dan penuh kedamaian.
Sumber: Penerangan Komando Satgas (Pen-Satgas) Yonif 521/DY








